
saat ini Adit dan Anton sudah sampai surabaya dan langsung menuju RS dimana kakek nya berada , sesampainya di RS langsung menuju resepsionis untuk menanyakan dimana kakek nya berada dan petugas resepsionis mengatakan bahwa kakek Romi ada di ruang jenazah begitu juga supir nya . Adit dan Anton pun segera menuju ke ruang jenazah .
sampai nya di ruang jenazah Adit benar2 terpukul dg apa yg dilihatnya saat ini seakan jantung berhenti berdetak , Adit terpuruk lemas didepan jenazah kakek nya dan Anton pun hanya bisa menenangkan sedikit . setelah Adit terlihat tenang Anton mengurus administrasi kakek Romi dan juga supirnya lalu mereka membawa jenazah ke rumah duka masing2 . tak lupa Anton juga memberi santunan kematian pada keluarga supir kakek Romi .
saat ini jenazah kakek Romi sudah berada dirumahnya , Adit hanya terkulai lemas disamping jenazah kakek Romi . Adit hanya menatapi jenazah itu seolah tak percaya dg apa yg dilihatnya . tak lama pun Nayla beserta keluarga nya datang .
"mas . kamu yg ikhlas ya" ucap Nayla yg menghampiri Adit .
melihat istri nya yg sudah ada disisi nya Adit langsung memeluk erat Nayla dan menumpahkan semua rasa sedih nya pada Nayla
"sekarang aku sudah tidak ada orang tua lg Nay . aku sendiri" ucap Adit dg air mata yg sudah tak terbendung lg . ini pertama kali nya Nayla melihat suami nya menangis dan sehancur ini .
__ADS_1
"kata siapa kamu sudah tidak memiliki orang tua , nenek papa dan mama bukan kah orang tua mu juga . kamu bilang kamu sendiri?? lalu bagaimana aku dan calon anak kita??" ucap Nayla menenangkan
Adit mencoba mencerna kata2 Nayla
"kamu ga boleh sedih dan terpuruk mas . mungkin ini sudah jalan Allah untuk kakek dan kamu harus meng ikhlaskan nya . kamu harus tegar , kakek juga tidak suka melihatmu seperti ini . bukankah kamu cucu nya yg sangat dia banggakan?? tunjukkan bahwa kamu memang kebanggaannya . ikhlaskan kakek , doakan semoga amal ibadah kakek diterima Allah dan kakek mendapat tempat yg paling indah disana" ucap Nayla lg yg memang sudah tidak tega melihat suami nya seperti itu
"iya sayang kamu benar . maaf kan aku karena telah melupakan kalian . aku akan ikhlaskan semua ini dan tegar untuk meneruskan semua peninggalan kakek" ucap Adit yg mulai tenang dan tegar
"iya sayang makasih" ucap Adit
"papa mama dan nenek turut berduka cita atas kakek mu Adit" ucap papa Hendra
__ADS_1
"iya pa . terima kasih" ucap Adit
"kenapa kamu duluan yg pergi Rom , secepat ini . apa kamu tidak ingin melihat cicit mu dulu hiks hiks" ucap nene Laksmi
"yg sabar bu . yg ikhlas , Mira tau om Romi sahabat terbaik ibu . ibu harus ikhlas agar om tenang" ucap mama Mira menenangkan nenek Laksmi karena memang nenek Laksmi dan kakek Romi sudah seperti adik dan kakak
"mari kita urus pemakaman kakek Romi" ucap papa Hendra pada Adit
"iya pa" ucap Adit
Nayla nenek Laksmi dan mama Mira beristirahat sejenak karena perjalanan jauh dan tangisan rasa sedih yg cukup menguras energi . papa Hendra , Adit dan Anton mengurus kakek Romi mulai dr memandikan , men sholat i dan bersiap untuk memakamkan kakek Romi .
__ADS_1
mereka semua menuju TPU dimana istri kakek Romi , ayah dan ibu Adit dimakamkan , memang sudah sejak lama kakek Romi berpesan jika dia tiada nanti dia ingin dimakamkan di dekat makan istri , anak dan menantunya (ayah dan ibu Adit) . pemakaman itu dihadiri banyak orang dr tetangga jauh dan dekat serta keluarga yg jauh dan dekat juga .