Si Dingin Itu Suamiku

Si Dingin Itu Suamiku
bab 27


__ADS_3

selesai mandi Nayla pun turun ke bawah untuk sarapan .


"papa udah berangkat ma" tanya Nayla pada mama nya


"udah sayang , kamu sarapan sana . kalo pengen sesuatu bilang mama" jawab mama Mira


"oke siap mama" ucap Nayla dan dia sarapan selesai sarapan dia menyusul mama nya di ruang keluarga


"ma ga ada kegiatan?" tanya Nayla


"ga ada Nay , semua udah beres" jawab mama Mira


"bimbing Nay ya ma biar jd istri dan ibu yg baik kaya mama" ucap Nayla lalu memeluk mama nya


"itu pasti sayang , apa yg selama ini mama ajarkan ke kamu bisa kamu jadikan bekal berumah tangga" ucap mama Mira sambil membelai rambut nya


disisi lain..


saat ini Adit sedang disibukkan dg berkas2 pentingnya , setelah meeting penting tadi Adit tidak memiliki waktu senggang lagi karena setelah memastikan berkas2 nya siap dan benar Adit akan meeting lg dg Agatha Ainsley rekan kerja nya dr perusahaan Ainsley grup .


tok... tok... tok...


"masuk" ucap Adit


"permisi tuan , 30 menit lg meeting dg nona Agatha di cafe Cemara" ucap Anton


"baiklah kalo gitu kita berangkat sekarang" ucap Adit


"baiklah tuan" ucap Anton dan mereka meninggalkan kantor lalu pergi ke cafe Cemara


sekitar 20 menit mereka pun sampai di cafe Cemara . mereka menempati meja yg sudah di pesan Anton dan memesan minuman untuk dia dan Anton . dan tak lama Agatha pun sampai


"siang tuan Adit" ucap Agatha yg baru datang bersama asistennya


"siang nona , silahkan duduk" ucap Adit

__ADS_1


"maaf saya sudah membuat tuan menunggu" ucap Agatha


"tidak juga nona , saya juga baru sampai" ucap Adit "silahkan anda memesan minum atau makan nona" ucapnya lagi


"baiklah" ucap Agatha lalu melambaikan tangan ke pelayan


"coffee latte 2" ucap Agatha lalu pelayan itu pergi mengambil minuman pesanan Agatha


"baiklah sambil menunggu minuman datang mari kita memulai meeting nya" ucap Adit


mereka pun mulai meeting nya dan si sela meeting nya minuman pun datang namun tak sengaja pelayan itu menumpahkan minuman ke baju Agatha .


"dasar bod*h , kerja begini aja ga becus . kamu punya mata tidak" ucap Agatha yg terus memaki .


"maaf nona saya tidak sengaja" ucap pelayan itu sambil tertunduk


"sudah nona mari kita bersihkan dahulu" ucap asisten Agatha


"tidak bisa , pelayan rendahan ini harus diberi pelajaran" ucap nya kesal


"nona Agatha , bisakah kamu tidak berlebihan" ucap Adit yg kesal dg sikap Agatha


"maaf tuan Adit pelayanan murahan ini harus diberi pelajaran" ucap Agatha


"bukankah td dia sudah minta maaf" ucap Adit


"maaf tidak cukup untuk saya" ucap Agatha


"kalo gitu saya tidak jd kerjasama dg perusahaan anda , saya tidak bisa bekerja sama dg orang yg tidak bisa memaafkan dan suka menghina derajat orang lain" ucap Adit


"tapi tuan ini urusan saya bukan urusan perusahaan jd jangan sangkut paut kan dg kerja sama kita" ucap Agatha kesal


"dan karena perusahaan adalah urusan saya maka saya tidak mau yg bekerja sama dg perusahaan saya adalah orang2 yg tidak punya hati" ucap Adit


"lihat kamu apa yg telah terjadi , saya kehilangan kerjasama saya , akan saya pasti kan kamu dipecat dari cafe ini" ucap agatha mengumpat pelayan tadi

__ADS_1


"tenanglah , kamu akan tetap bekerja disini karena cafe ini milik saya . ayo Ton kita pergi saya sudah muak dg kelakuan dia , dab pastikan dia tidak pernah lagi menginjakkan kaki nya disini ataupun di kanto" ucap Adit lalu pergi


"baik tuan . permisi nona" ucap Anton


"awas kamu Dit akan ku balas semua ini" ucap Agatha sambil melihat Adit pergi


Adit pun meninggalkan cafe itu dan menuju ke kantor nya .


"setelah ini apa ada jadwal meeting Ton" tanya Adit


"tidak tuan , setelah ini jadwal tuan kosong hanya ada beberapa berkas saja yg harus anda tanda tangani" jawab Anton


"baaiklah . berkasnya aku bawa ke rumah saja , aku akan pulang cepat" ucap Adit


"memang ada apa dg nona Nayla tuan?" tanya Anton


"tidak ada . dia sedang hamil jd aku harus extra menjaga dia" jawab Adit


"selamat tuan atas kehamilan nona Nayla semoga sehat sampai melahirkan" ucap Adit


"iya Ton terima kasih , lalu bagaimana hubungan mu dg Dinda?" tanya Adit


"entahlah tuan . saya ingin serius tapi Dinda masih ingin fokus kuliah dan menggapai cita2 nya menjadi dokter" jawab Adit


"apa kamu tidak bisa meyakinkan dia?" tanya Adit


"bukannya begitu tuan . saya hanya ingin dia merasa bahagia setelah menggapai cita2 nya dan menerima saya tanpa paksaan" jawab Anton


"ya sudah aku doa kan semoga kalian baik2 saja dan cepat menyusul saya dan Nayla" ucap Adit


"terima kasih tuan" ucap Anton


tak lama pun mereka sampai kantor dan Adit pun mengambil berkas2 nya tadi lalu pergi menjemput Nayla di rumah orang tua nya ..


------

__ADS_1


disisi lain Agatha sedang dimarahi habis2 an oleh papa nya karena gagal mendapat kerjasama dg Pandawa grup . hal itu semakin membuat Agatha geram dan sangat dendam pada Adit


__ADS_2