
setelah merasa lelah bercanda dg anak2 akhirnya mereka pergi ke tempat pohon kedondong itu berada .
tak lama mereka pun menemukan pohon itu dan meminta ijin pada pemiliknya untuk memetiknya.
"Assalamualaikum" ucap Nayla
"Wa'alaikumsalam" ucap nenek yg memiliki kedondong itu
"maaf nek saya boleh minta kedondongnya , saya sedang ngidam nek" ucap Nayla
"petiklah , petik sepuasmu . turuti semua keinginan anak mu ini selagi kau masih bersamanya" ucap nenek itu
"terima kasih nek . tapi maksud nenek tadi apa ya" tanya Nayla heran karena perkataan nenek itu
"sudah ambillah sebelum aku berubah fikiran" ucap nenek itu lalu masuk ke dalam rumahnya
Nayla pun segera meminta Dimas untuk memanjat dan memetikkan kedondong untuk diri nya , setelah merasa cukup Dimas pun turun dan memberikan pada Nayla . mereka pun memutuskan untuk pulang .
saat di perjalanan pulang Nayla mampir dulu di warung makan bude yg biasa Nayla dan Dinda jumpai . sebelumnya Nayla dan Dinda sudah janjian untuk makan disitu karena Dinda mengendarai motor jd Dinda datang lebih dulu .
"eh neng Dinda , sendiri aja neng . udah lama ga kesini neng" ucap bude pemilik warung
"iya bude baru ada waktu senggang nih . Dinda kesini juga sama Nayla bude" ucap Dinda
"neng Nayla sama suami nya yg ganteng itu gak neng" tanya bude
"bude udah tau Nayla udah nikah?" ucap Dinda yg berbalik menanya
"waktu itu neng Nayla pernah bawa suaminya makan disini neng" jawab bude
"oh gitu . sekarang Nayla sama asistennya dan aku saja bude" ucap Nayla dan tak lama Nayla pun sampai
"budeee" ucap Nayla
"eh neng udah dateng" ucap bude
"iya bude . pesen ayam kremes 3 ya bude , dimakan disini" ucap Nayla dan mereka pun makan siang bersama juga dg Dimas namun Dimas makan agak jauhan dr Nayla dan Dinda
disisi lain ada yg sedang memperhatikan mereka dan terus memperhatikan mereka . tak lama Nayla dan Dinda sudah selesai makan , Nayla juga membeli pecel ayam untuk makan malam nanti bersama Adit .
mereka pun pulang namun saat di jalan Nayla dihadang oleh mobil . Dimas pun turun dan mengampiri mobil tersebut , 2 orang keluar mobil itu dan langsung menghajar Dimas . melihat hal itu Nayla mengirim pesan share location pada Dinda dg bacaan "tolong aku", setelah mengirim pesan Nayla pum turun dan ikut membantu Dimas namun 2 orang lg keluar dari mobil itu . Dinda pun merasa ada pesan masuk di ponsel nya dan segera membukanya , setelah melihat pesan itu Dinda segera. bergegas ke lokasi itu .
Nayla dan Dimas bertarung 1 lawan 2 , tak lama Dinda pun datang dan ikut membantu . setelah sekian lama bertarung mereka menang dan orang2 itu diikat oleh Dimas untuk di interogasi . Dimas membawa orang2 itu ke rumah tuannya dan Nayla memilih naik motor dg Dinda agar cepat sampai .
sampai nya di rumah Nayla sudah mendapati bahwa Adit sudah ada dirumah .
"kamu udah pulang mas" tanya Nayla
__ADS_1
"iya . kamu tidak apa2 kan sayang . mana para bedebah itu" jawab Adit yg berbalik bertanya
"aku ga apa2 untung ada. Dinda yg membantu td . dan orang2 itu mereka sedang dijalan sama mas Dimas , aku duluan dg Dinda biar cepat sampai" jawab Nayla
"terima kasih Din sudah membantu Nayla . dan kamu sayang sudah berapa kali aku katakan jangan berkelahi" ucap Adit
"iya kak sama2" ucap Dinda
"masa aku diam saja mas lihat mas Dimas dikeroyok . oh iya aku baru sadar , kamu tau dr mana semua kejadian ini" ucap Nayla
"oh itu aku memasang cctv di mobil kamu , karena aku khawatir hal ini terjadi lg dan benar saja kan . maaf orang2 suruhan ku terlambat datang , aku akan memecat mereka semua karena terlalu lelet" ucap Adit
"tidak apa2 sayang yg penting aku tidak kenapa2 , jangan pecat mereka kasian jika mereka harus mencari pekerjaan lain. ya sudah ya mas aku masuk dulu" ucap Nayla
"iya sayang aku tidak akan memecat mereka , aku akan tingkatkan pengamanan untuk mu , ya sudah kamu istirahat ya , ajak juga Dinda" ucap Adit
"iya sayang" ucap Nayla
"ayo Din masuk" ajak Nayla pada Dinda
tak lama mobil Nayla yg dibawa Dimas pun sampai dan Dimas keluar serta membawa orang2 itu .
"kita apakan orang2 ini tuan?" tanya Dimas
"bawa ke ruang belakang , kita interogasi mereka disana" ucap Adit
buggkkk buggkkk bugggkkk buugggkkk
Adit memukul keempat orang itu secara bergantian .
"siapa yg menyuruhmu" tanya Adit dan mereka hanya terdiam
"katakan siapa yg menyuruh mu atau kalian tidak akan melihat dunia ini lagi" ucap Adit menekan
"kami disuruh nona Nadia tuan" ucap salah satu orang itu
"dasar bodoh kenapa kau bilang" ucap yg satu nya lagi
"diam kau atau akan ku robek mulut mu , sudah berani menyakiti istri ku dan kau sekarang malah tidak mau mengakui siapa yg menyuruhmu" ucap Adit kesal
"dan kau , katakan siapa itu Nadia" tanya Adit pada orang yg mengatakan yg menyuruh adalah Nadia
"nona Nadia adalah anak kedua tuan Arjuna" ucap orang itu
"apa!! anak Arjuna . beraninya main apa dg ku" ucap Adit
"Dimas awasi orang2 ini , nanti ada pengawal yg membantumu" ucap Adit
__ADS_1
"baik tuan" ucap Dimas
Adit meninggalkan ruangan itu dan pergi ke ruang kerja nya untuk menghubungi Anton .
"Assalamualaikum tuan" ucap Anton dr sebrang
"Wa'alaikumsalam . Ton tolong kamu cari tau tentang Nadia Arjuna , dia sudah berani mencelakai Nayla" ucap Adit
"berikan laporannya hari ini dan jangan ada yg terlewat" ucap Adit
"baik tuan saya segera laksanakan" ucap Anton
"baiklah . Assalamualaikum" ucap Adit
"Wa'alaikumsalam" ucap Anton lalu mematikan telfonnya
disisi lain Nayla dan Dinda beristirahat di sofa dan Adit menghampiri mereka .
"kamu benar2 tidak apa2 sayang" ucap Adit yg sangat khawatir
"iya sayang , aku tidak merasakan apapun . hanya sedikit lelah saja karena habis berkelahi" ucap Nayla meyakinkan
"hemm apa kamu kenal Nadia" tanya Adit
"Nadia adalah kakak seniorku dikampus mas" jawab Nayla
"apa kamu punya masalah dg nya" tanya Adit lg
"sepertinya tidak ada mas , cuma waktu itu. aku pernah membantahnya dan memelintir tangannya saat ospek tapi aku rasa itu wajar karena dia menyamakan aku dg kambing , aku juga sudah minta maaf atas kejadian itu" jawab Nayla
"selain itu apa tidak ada lagi" tanya Adit
"tidak ada mas , emangnya kenapa?" ucap Nayla yg balik bertanya
"dia yg menyuruh orang2 itu mencelakimu" ucap Adit
"benar dia mas . kenapa dia melakukan nya ya , aku jd penasaran . besok akan ku tanya baik2 mas" ucap Nayla
"tidak usah . biar aku yg urus semua ini" ucap Adit
"ya sudah mas . oh ya Din nginep disini aja ya" ucap Nayla
"ga usah Din aku pulang aja . besok aku ada kuliah pagi" ucap Dinda
"ya udah terserah kamu aja , tapi makan malam disini dulu" ucap Nayla
"iya Nay" ucap Dinda
__ADS_1
setelah makan malam Dinda pun pulang dan Nayla bersama Adit pun beristirahat .