
siang berganti malam , waktu menunjukkan jam 18.30 . Nayla bersiap untuk ke acara sekolah nya , dia pun tak lupa menelfon Adit untuk menanyakan keberadaannya .
tut... tut... tut...
"hallo Assalamualaikum" ucap Adit
"Wa'alaikumsalam , mas sudah dimana?" tanya Nayla
"ini mas lagi di depan rumah papa" jawab Adit
"ih mas jail , ya sudah masuklah aku sedang bersiap di kamar" ucap Nayla
"oke sayang . Assalamualaikum" ucap Adit
"Wa'alaikumsalam" ucap Nayla mematikan telfon nya
tak lama Adit masuk kerumah...
"Assalamualaikum" ucap Adit menghampiri papa mama Nayla di ruang keluarga dan menyalami mereka
"Wa'alaikumsalam . eh kamu sudah pulang Dit" ucap mama Mira
"iya ma , kan mau temani Nayla ke acara sekolahnya" ucap Adit
"ya sudah kalo istirahat saja sejenak , Nayla ada dikamarnya" ucap papa Hendra
"iya pa . kalo gitu Adit ke atas ya" ucap Adit sambil berjalan menuju kamar Nayla
ceklek
Adit membuka pintu kamar Nayla...
"eh mas udah sampe" ucap Nayla
"udah sayang" ucap Adit sambil memeluk Nayla
__ADS_1
"mas kan malu , mas mandi dulu sana abis itu kita makan malam setelah itu berangkat ke acara" ucap Nayla
"malu sama siapa sih , kan ada kita doang . ya udah aku mandi dulu kalau gitu" ucap Adit dan segera pergi mandi . Nayla pun hanya mengangguk
setelah Adit selesai mandi dia memakai baju yg sudah disiapkan oleh Nayla setelah selesai bersiap mereka turun ke bawah untuk makan malam .
"pa ma , nanti kita langsung pulang ya . kita tidak menginap karena besok Adit ada kerjaan pagi2" ucap Adit
"ya sudah tidak apa2 . kamu yg semangat ya kerja nya" ucap papa Nayla
"iya pa . terima kasih" ucap Adit dan mereka melanjutkan makan malam nya . selesai makan malam Nayla dan Adit berangkat ke acara sekolah Nayla
selama di perjalanan mereka bersenda gurau dan tak terasa mereka telah sampai sekolah Nayla . mereka pun turun dari mobil dan berjalan menuju tempat acara , semua mata tertuju pada mereka , merasa kagum akan kecantikan dan ketampanan mereka .
"hai Nay , hai kak Adit" sapa Dinda
"hai Din , kamu malam ini bawa pasangan gak?" tanya Nayla
"bawa dong Nay tapi belum dateng mungkin sebentar lagi" jawab Dinda
"Dindaa" panggil laki-laki itu . Dinda Nayla dan Adit pun menoleh ke arah suara itu .
Adit sangat terkejut dg siapa yg datang dan laki-laki itu pun terkejut dg siapa yg dia lihat .
"Anton" ucap Adit
"tu.. tuan Adit" ucap Anton
"kalian saling kenal? ini Nay cowok yg jd couple aku" ucap Dinda
"hah couple??" ucap Nayla dan Adit serentak
"hehehe . iya tuan , Dinda yg waktu itu saya ceritakan" ucap Anton malu2
"oh ini wanita yg sedang kamu dekati" tanya Adit
__ADS_1
"iya tuan" jawab Adit
"kalian tidak menjawab pertanyaanku tadi" ucap Dinda kesal
"udah jangan kesel gitu , mas Anton itu asisten mas Adit" jelas Nayla
"wah kalo gitu kapan2 kita bisa double date dong" ucap Dinda
"iya iya , ya udah kita masuk yukk . ga enak ngobrol di luar gini" ajak Nayla
mereka pun masuk , Adit menggandeng Nayla dan Anton hanya jalan beriringan dengan Dinda . mereka mengikuti acara dg tenang dan di tangah2 acara Rizki yg sebagi ketua acara tersebut naik ke atas panggung .
"permisi teman2 , ada yg mau aku sampaikan saat ini . untuk Nayla semoga kamu dengar ini , aku sudah lama menyukai mu , aku sudah lama mengejar2 mu . saat ini aku ingin kamu mau menjadi pacarku , tolonglah naik ke atas panggung Nay" ucap Rizki dg penuh keyakinan
"aduh gimana ini , mas Adit pasti marah" batin Nayla
naik... naik... naik... sorak anak2 menyuruh Nayla naik ke atas panggung .
sebenarnya Adit sangat geram melihat semua ini , dia ingin sekali memukul wajah anak itu namun dia tidak ingin membuat keributan dan membuat Nayla malu .
"naiklah dan selesaikan . aku tunggu disini" ucap Adit ketus
"mas ga apa2" tanya Nayla
"iya" jawab Adit datar
Nayla pun naik ke atas panggung dan menjawab pertanyaan Rizki tadi
"aku tau kalo kau menyukai ku tapi maaf aku hanya menganggap mu sebagai teman , tidak lebih . dan saat ini aku sudah mempunyai seseorang yg sangat berarti dalam hidupku dia adalah laki-laki yg sejak tadi bersama ku dan selalu menatap ku dari kejauhan . maaf kan aku Ki karena tidak bisa membalas semuanya" ucap Nayla dan meninggalkan Rizki yg masih di atas panggung
semua mata tertuju pada Adit yg memang sedari tadi selalu bersama Nayla . mendengar ucapan Nayla Rizki merasa kecewa dan malu karena cinta nya di tolak mentah2 di depan umum , Rizki mengira bahwa Nayla akan menerima nya tetali berbalik dg kira nya .
"ayo kita pulang mas" ucap Nayla sambil menarik tangan Adit
mereka pun pulang tanpa berpamitan dg Dinda dan Anton
__ADS_1