
sampainya di kamar Nayla dan Adit saling dian dan tidak saling menyapa atau menatap . Nayla tidur di tempat tidur dan Adit di sofa dekat jendela . mereka saling tertidur pulas karena memang hari ini hari yg melelahkan bagi mereka .
keesokan hari nya Nayla bangun lebih awal dia mandi lalu setelah itu menyiapkan barang2 yg akan dibawa nya . saat Nayla sedang mengemas baju2 nya ke dalam tas , Adit bangun dan menatap Nayla . Nayla pun menyadari nya .
"kenapa kamu menatapku seperti itu?" tanya Nayla dan Adit hanya diam saja tidak menjawab apa2 dan terus menatap .
"jika tidak mau jawab kamu mandi sana , aku akan turun menyiapkan sarapan" ucap Nayla yg telah selesai mengemas baju dan keluar kamar menuju dapur .
"dasar pria aneh , dingin dan menyebalkan . kenapa juga dia harus jadi suamiku" batin Nayla
Adit hanya diam dan diam , lalu dia beranjak menuju kamar mandi . setelah mandi dia pun turun ke bawah untuk sarapan .
"pagi Dit" sapa mama Mira yg sedang berada di sofa ruang tamu bersama papa Hendra , nenek Laksmi dan kakek Romi
"pagi ma pa kek nek" jawab Adit sambil menghampiri mereka
"sepertinya sarapan sudah siap , mari kita sarapan dulu" ajak mama Mira pada semuanya
mereka pun beranjak ke meja makan yg disana sudah ada Nayla yg dibantu bi Ina menyiapkan sarapan
"kamu yg masak semua nya Nay" tanya nenek Laksmi
"tidak nek . aku hanya membantu saja" jawab Nayla
"hmmm kalau gitu enak dong Adit setiap hari bisa dimasakin sama kamu dan dia tidak perlu makan diluar lagi , setiap saat juga bisa dimanja kamu" ucap kakek Romi
"tidak juga kek , Nay hanya menjalankan tugas Nay sebagai istri saja , tidak lebih" ucap Nayla "oh ya kek setelah ini kakek ikut dengan kami atau bagaimana kek" tanya Nayla
"tidak sayang , kakek akan kembali ke surabaya hari ini juga bersama nenekmu . kakek ingin menghabiskan masa tua kakek disana karena banyak kenangan yg sangat indah disana , jika kakek tiada nanti kakek tiada bersama kengan2 yg indah juga" jawab kakek Romi yg tak sadar dia menitik kan air mata
"sudahlah kek jangan bicara macam2 . Nay yakin kakek akan baik2 saja" ucap Nayla dan menghampiri kakek Romi lalu memeluknya
__ADS_1
"ya sudah kita sarapan yuk" aja mama Mira
semuanya pun sarapan dengan kehangatan keluarga , setelah sarapan Nayla dan Adit mengambil barang2 Nayla dan berpamitan kepada semua nya
"pa ma kami pamit ya nanti kami akan sering berkunjung , untuk kakek dan nenek maaf Adit tidak bisa mengantar kalian nanti karena setelah ini Adit ada meeting penting" ucap Adit bersalaman pada mereka
"tidak apa2 Dit , urus pekerjaan dan istri mu dg baik" ucap kakek Romi tersenyum
disisi lain ada Nayla yg tengah menangis karena dia harus berpisah dg orangtua nya .
"sudahlah nak kamu jangan menangis , kamu kan bisa sering2 mengunjungi kami atau nanti papa dan mama yg akan mengunjungi mu" ucap mama Mira memeluk Nayla
"hiks... hiks... iya ma , Nay pasti kangen banget" ucap Nayla menghapus air mata nya
"kamu jadi istri yg baik ya sayang , kalau ada yg ga kamu tau telfon mama ya" ucap mama Mira
Nayla hanya tersenyum dan meninggal kan kediaman orang tua nya . selama diperjalanan Adit dan Nayla hanya berdiam diri dan tak saling sapa walau pun sesekali Nayla melirik Adit yg sedang fokus menyetir.
sampailah mereka di rumah yg cukup besar , mereka pun turun
"ini rumah mas Adit" tanya Nayla
"iya" jawab Adit
"mas tinggal disini sendiri" tanya Nayla lagi
"iya" jawab Adit dengan datar
"mas jawab nya singkat banget , ga ada jawaban lain apa mas" tanya Nayla kesal
"sudahlah jangan bawel , ayo masuk" jawab Adit dan mengajak Nayla masuk
__ADS_1
sesampainya di dalam Adit disambut oleh bi Santi , pembantu nya sejak dia kecil
"pagi Aden , ini non Nayla ya den" tanya bi Santi
"iya" jawab Adit dengan datar sambil melangkah ke atas ke kamar nya
"sini non saya bantu bawain barangnya , saya bi Santi pembantu disini" ucap bi Santi ramah
"makasih ya bi udah mau bantu , bibi udah lama kerja disini" tanya Nayla
"ga apa2 non udah jd tugas bibi membantu disini , bibi kerja disini udah cukup lama non , sejak den Adit kecil bibi sudah kerja disini" jawa bi Santi sambil membawa barang Nayla dan mengantarnya ke atas ke kamar Adit
"disini non kamar den Adit" ucap bi Santi
"baik bi terima kasih ya bi" ucap Nayla
"sama2 non , bibi turun dulu ya non" jawab bi Santi
tok... tok... tok...
ceklek
pintu kamar terbuka
"maaf mas apa aku boleh masuk" tanya Nayla
"kamar mu ada disebelah , kamu taruh barang2 mu disana dan tidur disana" jawab Nayla
"oke baiklah tuan kutub utara" ucap Nayla kesal dan beranjak ke kamar sebelah kamar Adit
Nayla membereskan barang2 dikamarnya dan dia turun ke bawah untuk menyiapkan makan siang dan sedangkan Adit di ruang kerja nya karena setelah makan siang dia ada meeting penting dengan klien .
__ADS_1