
pagi ini mama Mira bangun lebih dahulu dan membangunkan suami nya dan juga Anton , melihat Adit yg tertidur disamping Nayla pun sangat terharu akan besar cinta Adit pada Nayla dan bahagia juga bahwa pilihannya tak salah .
dan tak lama pun Nayla juga bangun .
"ma... mama" ucap Nayla
"iya sayang , syukurlah kamu sudah sadar" ucap mama Mira lalu menghampiri Nayla dan papa nya pun juga , Anton pun juga sama
Adit yg mendengar orang berbicara pun membuka mata nya dan melihat bahwa Nayla sudah sadarkan diri .
"kamu sudah sadar sayang?? aku begitu khawatir . apa yg kamu keluhkan , apa yg sakit?? kata kan pada ku" ucap Adit antusias
"hemm sudah2 aku ga apa2 kok . aku sudah sadar dr semalam cuma karena aku merasa pusing maka nya aku tidur lg , tapi sekarang aku ga apa2 kok . aku merasa lebih baik" ucap Nayla
"kamu benar ga apa2 . kalo ada yg sakit bilang sama aku" ucap Adit dg penuh kekhawatirannya
"iya mas aku ga apa2 . bayi kita ga apa2 kan mas . aku khawatir karena kemarin aku sempat kram di perut" ucap Nayla sambil mengusap perutnya
"bayi kita baik sayang . oh ya bisa kamu ceritakan kejadian nya" ucap Adit
"kemari saat aku membeli kue aku bertemu Nadia mas , aku sempat beradu kata dg dia . karena aku ga mau meladeni aku pun pulang dan saat di jalan mobil ku di hadang oleh 3 mobil , sebenarnya aku sama bang Dimas tak mau keluar tapi mereka mengancam mau membakar mobil jd bang Dimas keluar duluan dan langsung di keroyok oleh beberapa orang . aku ga sempat menghubungi kamu karena saat akan menelfon kamu hp ku jatuh dan orang itu terus menggedor pintu mobil , aku pun keluar dan mengiyakan ikut dg mereka karena tak tega melihat bang Dimas sudah terkapar , aku dan bang Dimas dibawa ke sebuah gudang kosong dan kami diikat disana . saat itu Nadia menghampiriku dan meluapkan kekesalannya padaku serta menamparku sampai aku tak sadarkan diri tapi sebelum aku benar2 pingsan Tania menghentikan Nadia , Tania sempat mengatakan bahwa masuk dalam rencana Bagas dan selebihnya aku tidak tau karena aku sudah benar2 tak sadarkan diri" ucap Nayla panjang menjelaskan
"Bagas!! apa mungkin dia?? Anton tolong kau temui kedua wanita busuk itu dan cari informasi dr dia" ucap Adit yg sudah sangat marah
mendengar cerita Nayla mama Mira hanya bisa menangis dan papa Hendra pun juga penuh dendam pada orang yg telah menyakiti putri semata wayangnya .
__ADS_1
"cepat bereskan semua ini Dit , kalau perlu papa akan turun tangan juga" ucap papa Hendra geram
"sudah2 . kalian jgn terlalu menaruh dendam yg mendalam , lebih baik menyadarkan mereka daripada mendendam" ucap Nayla
"kamu tidak pernah berubah sayang , selalu seperti ini . papa bangga dg mu nak" ucap papa Hendra lalu memeluk Nayla
Adit yg mendengarkan ucapan Nayla pun merasa kagum dan bangga begitu juga Anton juga merasa kagum lalu tiba2 dia mengingat Dinda yg sifat nya tak jauh beda dg Nayla
"sayang maaf mama papa pulang dulu ya , nenek mu sendiri di rumah dan papa juga akan kerja" ucap mama Mira
"iya ma ga apa2 salam untuk nenek ya" ucap Nayla
"iya . Assalamualaikum" ucap mama Mira lalu mengecup kening Nayla begitu juga dg papa Hendra
"Wa'alaikumsalam" ucap Adit Nayla Anton serempak
"mas kamu gak ke kantor" tanya Nayla
"gak sayang , biar Anton yg handle . aku mau temani kamu disini" jawab Adit
"kasian mas Anton jika harus kerja sendiri" ucap Nayla
"Anton juga pasti mengerti . ya kan Ton" ucap Adit
"iya tidak apa2 nona , sudah menjadi tugas saya untuk selalu ada untuk Tuan Adit" ucap Anton
__ADS_1
"terima kasih ya mas Anton karena selalu mengerti dan membantu keadaan kami" ucap Nayla
"sama2 nona . kalo begitu saya permisi tuan nona . Assalamualaikum" ucap Anton
"Wa'alaikumsalam" ucap Adit dan Nayla , Anton pun pergi dr rumah sakit untuk pergi ke kantor
saat dijalan Anton pun sempat mengirim pesan pada Dinda memberi tahu tentang apa yg menimpa Nayla dan keadaan Nayla saat ini karena memang Dinda dan Anton sudah sangat dekat . Dinda yg mengetahui kabar tentang Nayla berencana siang ini untuk menjenguk Nayla
saat ini di RS , suster menfantarkan sarapan dan obat untuk Nayla
"kamu benar2 tidak ada keluhan sayang , jika ada katakan padaku dan sekarang sarapan dulu" tanya Adit
"ada mas . hemmm....." jawab Nayla menggantung
"apa?? apa yg sakit?? dimana yg sakit??" tanya Adit
"hehehehe . sudah jgn panik , aku hanya ingin makan ketoprak yg ada timunnya" ucap Nayla yg tidak tega jika harus mengerjai suami nya lg lebih lanjut
"kamu ini . ini lain kali jgn membuatku panik seperti ini , makan ini saja sayang , lebih sehat untukmu dan bayi kita" ucap Adit dg wajah masamnya
"iya sayang maaf . aku tidak nafsu melihat makanannya ya sudahlah tolong belikan aku ketoprak nya yaa , siapa tau di depan RS ada . aku mohon" ucap Nayla memelas
"oke baiklah aku carikan . tapi tidak apa2 j8ka aku tinggal sebentar" ucap Adit
"aku ga apa2 mas , lagi pula aku yg minta kan" ucap Nayla
__ADS_1
"baiklah . kamu baik2 disini dan jangan banyak bergerak" ucap Adit lalu keluar kamar inap Nayla dan mencari ketoprak untuknya