Si Dingin Itu Suamiku

Si Dingin Itu Suamiku
bab 12


__ADS_3

setelah selesai sarapan mereka bersiap2 untuk ke kantor , Adit menggunakan setelan jas seperti biasa dan Nayla menggunakan dress pendek selutut berlengan pendek dengan riasan make up yg natural sehingga membuatnya cantik alami .


"cantik" ucap Adit pelan


"kenapa mas" ucap Nayla yg tidak begitu mendengarnya


"hemmm ga apa2 , kamu udah siap?" tanya Adit


"udah mas , tinggal ambil tas itu" jawab Nayla sambil menunjuk tas kecil yg ada di tempat tidur


"baiklah ayo berangkat" ajak Adit


"iya ayo" jawab Nayla


mereka berangkat ke kantor Adit , selama di perjalanan mereka berbincang2 ria .


"mas aku boleh tanya" tanya Nayla


"apa Nay" jawab Adit


"sikap kamu lebih hangat sekarang , mas udah ga benci lg sama Nay" tanya Nayla


"aku ga pernah benci sama kamu , waktu itu kerena aku belum sepenuhnya menerima perjodohan ini maka nya aku bersikap seperti itu" jawab Adit


"aku pikir mas tidak menyukaiku dan mas membenciku" ucap Nayla


"aku tidak membencimu dan aku mungkin aku mulai menyukaimu sejak pertama kita bertemu di bioskop" ucap Adit


"ketemu di bioskop? memang pernah ya , aku gak inget mas" tanya Nayla


"waktu itu kamu menabrak aku di depan toilet" jawab Adit


"oh mas laki - laki itu?? pantas saja waktu kamu pertama kali datang kerumah ku , aku merasa pernah melihatmu" ucap Nayla " kenapa kamu gak bilang dari awal mas" ucapnya lagi


"aku tipe orang yg cuek dg keadaan dan perempuan utama ny , maka dari itu pertemuan itu aku anggap hal yg tidak penting" ucap Adit


"trus sekarang aku penting gak mas" tanya Nayla


"ku usahakan agar kamu penting dan selalu terpenting dalam hidupku" jawab Adit


"terima kasih mas , aku juga akan selalu berusaha jd yg terbaik untukmu" ucap Nayla


"nah kita sudah sampai , kita turun yuk" ajak Adit


"iya mas" ucap Nayla


mereka lalu menuruni mobil dan masuk ke kantor Adit .


"kantor kamu sangat besar ya mas" ucap Nayla


"iya . ya sudah ayo kita masuk" ajak Adit sambil menggandeng Nayla


"selamat pagi pak Adit" sapa security yg berjaga di depan


"pagi" jawab Adit

__ADS_1


semua karyawan yg ada disitu melihat kagum akan kecantikan Nayla dan bingung juga karena bos nya itu tak pernah membawa wanita ke kantor , kemudian mereka menggunakan lift menuju lantai 7 , sampai nya di lantai 7 mereka keluar lift dan berjalan menuju ruangan Adit yg berada tidak jauh di depan lift .


"itu ruangan ku dan di sebelahnya ruangan Anton , ayo kita masuk" ucap Adit


Nayla mengangguk dan mengikuti Adit , sesampainya di dalam ruangan Adit , Nayla terpukau melihat ruangan Adit yg sangat luas dan megah .


"mas ruanganmu megah sekali ya , begitu mewah" ucap Nayla kagum


"ruangan ini sengaja aku design sesuai dengan keinginanku dan kenyamanan ku , disini ada kamar tidur dan kamar mandi nya . karena kalau aku lagi sibuk kerja dan lelah aku memilih untuk tidur disini" jelas Adit


"tapi kalau nanti kamu kelelahan bekerja kamu tidur disini juga mas? kan kamu ada aku dirumah" tanya Nayla


"tidak Nay , akan ku usahakan pulang setiap hari walaupun larut malam" jawab Adit


"tidak usah memaksakan mas , aku ngerti kok" ucap Nayla


"ya sudah kamu tunggu sebentar ya , aku mau cek berkas dulu . duduk lah di sofa itu atau kamu bisa tiduran di kamar itu" ucap Adit


"aku di sofa aja mas" ucap Nayla dan duduk di sofa sambil memainkan HP nya


tok... tok... tok...


"masuk" ucap Adit


seseorang masuk ke ruangan Adit yg tak lain adalah Anton


"ada apa Ton" tanya Adit


"permisi tuan ada yg ingin saya bicarakan" jawab Anton


"tidak . katakanlah ada hal apa?" jawab Adit


"begini tuan sabtu ini Batara grup mengundang anda untuk peresmian cabang perusahaan baru yg ada di padang tuan , saya belum menyetujuinya karena saya bertanya dulu dg tuan" jelas Anton


"hmm... Nay bukankah minggu ini kamu wisuda ya , hari apa Nay?" tanya Adit pada Nayla


"hari sabtu mas , pagi wisuda di lanjut malam nya acara perpisahan anak2" jawab Nayla


"kalau begitu bilang pada Batara grup saya tidak bisa menghadiri nya , aku akan menghadiri wisuda Nayla" ucap Adit pada Anton


"tapi tuan Batara grup adalah perusahaan sahabat dg perusahaan kita , apa tidak bisa dipertimbangkan tuan?" tanya Anton


Adit hanya diam dan memikirkan kebimbangan nya .


"begini saja mas , mas datang saja ke undangan itu . Nay wisuda nya di dampingi papa mama saja , nah kalau sudah selesai acara disana mas bisa kembali ke jakarta . toh jakarta padang hanya memakan waktu 1 jam 45 menit , paling lama nya 2 jam . syukur2 malam mas sudah datang karena acara itu harus bawa pasangan" jelas Nayla


"oke baik lah kalo begitu , aku akan ke acara Batara grup . terima kasih Nayla , istri yg cerdas dan bijak" ucap Adit "kau konfirmasi pada Batara grup Ton" ucapnya lagi


"sama2 mas" ucap Nayla sambil tersenyum yg membuat hati para lelaki berdebar


"baik tuan" ucap Anton menjawab perintah bos nya


"lain kali kamu tidak boleh tersenyum pada siapa pun Nay , termasuk Anton karena senyuman mu itu membuat laki-laki ingin mendekati mu" ucap Adit


"oke bosku" ucap Nayla menggoda

__ADS_1


Anton hanya tersenyum melihat kelakuan mereka dan dia juga merasa senang karena Adit yg kini lebih hangat dan ceria .


"kalau begitu saya permisi dulu tuan nona , masih ada kerjaan yg harus saya selesaikan" pamit Anton lalu ke ruangan nya


tak terasa hari semakin sore , Adit dan Nayla pun bersiap untuk pulang . saat keluar kantor pun mereka menjadi pusat pandangan para karyawan seperti tadi pagi .


 


saat sampai dirumah mereka langsung ke kamar nya .


"mas kamu mandi duluan aja , aku mau lihat bi Santi udah masak makan malam atau belum" ucap Nayla


"oke , tapi kalau bi Santi belum masak kamu jangan masak ya , nanti tangan mu terluka lagi" ucap Adit


"ga apa2 mas nanti aku akan hati2 , aku juga udah sering kok terluka kaya gitu" ucap Nayla


"ya sudah terserah kamu saja yg penting kamu hati2" ucap Adit


Adit pun mandi dan Nayla turun ke bawah untuk melihat bi Santi , sampai nya di dapur ternyata bi Santi sudah masak untuk makan malam dan Nayla memutuskan untuk pergi ke kamarnya lagi untuk mandi , sampainya di kamar ternyata Adit belum selesai mandi Nayla menyiapkan pakaian Adit dan Nayla pun merebahkan tubuhnya tempat tidur sambil menunggu Adit selesai mandi dan akhirnya tertidur . tak lama Adit keluar kamar mandi , melihat Nayla yg tertidur dia menghampiri Nayla dan duduk berjongkok tepat di depan wajahnya .


"anak cantik , pasti kamu lelah ikut denganku ke kantor" ucap Adit dan mengelus lembut rambut Nayla .


merasa ada sentuhan Nayla pun membuka mata nya dan tak disangka kalau tepat di depan mata nya ada laki-laki yg mulai dia cintai .


"mas sudah selesai mandi" tanya Nayla


"iya , maaf mas tak bermaksud membangunkan mu" jawab Adit


"iya ga apa2 mas , lagi pula aku ingin mandi" ucap Nayla "mas kok belum pake baju , nanti masuk angin loh" ucapnya lagi


"tadi selesai mandi mas lihat kamu tertidur , mas gemas lihat kamu" ucap Adit sambil mencubit pipi Nayla


"aku jd malu mas" ucap Nayla yg saat ini pipi ny sudah merona


Adit mendekatkan wajahnya ke wajah Nayla dan mencium bibir Nayla dengan lembut dan m*l*m*t nya dengan lembut juga , Nayla yg terbuai pun mebalasnya dengan lembut juga , setelah 10 menit mereka berciuman mereka melepaskan ciuman itu dan Adit pun ingin meminta lebih karena sudah tak bisa menahan hasratnya .


"Nay boleh mas minta itu" tanya Adit


"minta apa mas ?" jawab Nayla


"masa kamu ga tau" ucap Adit


"iya mas , Nay ga tau . bener" ucap Nayla


"melakukan yg suami istri semestinya lakukan Nay" ucap Adit


"Nay lagi datang bulan mas" ucap Nayla


"aakkkhhhh . masih lama?" tanya Adit


"sekitar 4 hari lagi baru selesai" jawab Nayla


"itu arti nya aku akan menundanya lebih lama lagi" ucap Adit


"yg sabar ya mas" ucap Nayla

__ADS_1


Nayla pun bangun dan pergi ke kamar mandi dan Adit pun hanya bisa pasrah karena hasratnya pun harus ditunda dulu .


__ADS_2