
Gion dan Mica menemui dokter untuk menanyakan penyakit Ray setelah keduanya menjalani pemeriksaan darah atas permintaan dokter.
"Sebenarnya apa yang terjadi pada anak saya dok? sampai membutuhkan transfusi darah?" Tanya Gion.
"Anak bapak mengalami kerusakan sel darah merah yang di akibatkan karena rhesus/Rh ibu dan bayi saat berada di dalam kandungan berbeda. Ibu Mica memiliki rhesus negatif (+) sedangkan anaknya memiliki rhesus positif (-) yang di wariskan dari ayahnya. Yang mengakibatkan darah ibu dan janin bertabrakan yang mengakibatkan kerusakan sel darah pada anak bapak, jalan satu-satunya yaitu dengan mengganti sel darah yang rusak dengan transfusi darah dari ayah kandungnya jika tidak segera dilakukan itu akan membahayakan anak bapak, karena saat ini mengalami anemia yang cukup parah.
Sebenarnya hal ini bisa di hindari saat kehamilan, tapi sepertinya ibu Mica kurang menjalani pemeriksaan atau tidak rutin mengawasi perkembangan janjinya." Jelas dokter yang sedikit menyinggung Mica seolah dialah yang menyebabkan anaknya menderita. Mica tak dapat berkata apa-apa ia hanya bisa mendengarkan apa yang di jelaskan dokter walaupun air mata tetap lolos dari sudut matanya.
Tak lama salah satu perawat menyerahkan hasil tes yang telah di lakukan Gion dan juga Mica. Sang dokter sekilas melirik lalu kembali membaca hasilnya.
"Maaf pak Gion, sebelumnya saya ingin bertanya. Apakah bapak bukan ayah kandungnya? dari hasil tes yang sudah bapak lakukan, hasilnya menunjukkan kalau bapak bukan ayah kandungnya." Dokter menyerahkan hasil tes kepada Gion dan memang tertulis jika golongan darah antara Gion dan Ray tidak cocok.
"Benar dok, saya memang bukan ayah kandungnya. Kerena ayah kandungnya tidak tau kebenarannya dimana sekarang." Jelas Gion membuat dokter hanya menghela nafas.
"Sebaiknya segera temukan ayah kandungnya untuk menyelamatkan Pasien, jika tidak akan sulit di sembuhkan, karena sel darah yang rusak tidak tergantikan." jelas dokter.
Mereka pun keluar dengan perasaan campur aduk. Bingung bagaimana bisa menemukan ayah kandung Ray dan juga menjelaskan kepada keluarga jika Gion bukan lah ayah kandung ray.
__ADS_1
"Kenapa aku harus mencarinya mas, aku tak tau siapa dia. Aku tak tau dari mana aku harus memulai untuk mencarinya. Aku tidak ingin Ray kenapa-kenapa. Kasian Ray mas, dia masih kecil." Ucap Mica yang benar-benar dalam kondisi tertekan.
"Kita akan berusaha bersama-sama agar laki-laki itu bisa kita temukan.
Mica dan Gion pun menghampiri dua keluarga yang tengah berkumpul dan menunggu hasilnya.
"Bagaimana Gion, apa kamu sudah mendonorkan darah untuk Ray. dan apa penyakitnya sampai membutuhkan transfusi darah?" tanya Diah yang sudah tidak sabar, namun keduanya saling menatap dan Gion menggelengkan kepalanya, membuat Diah terkejut lalu segera mundur beberapa langkah.
"Maksudmu?" tanya Diah.
"Golongan darahku tidak cocok dengan Ray. Hanya ayah kandungnya yang bisa menyelamatkannya. Maaf jika aku berbohong dengan mengaku jika aku ayah dari Ray." jawab Gion disertai rasa bersalah, tidak tau jika semuanya akan menjadi rumit.
"Lo jeng, jangan menyalakan Mica, salahkan anakmu yang mau mengakui perbuatan yang tidak dia lakukan. Mica juga tidak memaksanya, jangan menuduh Mica yang sengaja mencari kesempatan?" Saut Diah membela Mica dan segera menarik Mica dari tangan Gion untuk menjauhi suaminya.
Mica sama sekali tak merespon tuduhan Vika, perkataan pun hanya seperti angin berlalu. Pikiran Mica hanya tertuju pada putranya yang tengah berjuang di ruang NICU, menunggu keajaiban agar ayah kandungnya datang untuk menolong.
"Ma, ini bukan salah Mica, aku yang sengaja membuat kebohongan ini. Karena aku mencintai Mica dan aku sudah siap menerima Ray sebagai putraku." jelas Gion berusaha menjelaskan kembali alasannya.
__ADS_1
"Tapi Gion-"
"Apa yang terjadi pada Ray ma?" tanya Zen yang baru datang dengan buru-buru saat mendengar jika Ray masuk rumah sakit.
"Anaknya Mica butuh transfusi darah dari ayah kandungnya, Dan kakakmu yang bodoh ini akhirnya ketauan kalau dia berbohong, kalau sebenarnya jika dia bukan ayahnya Ray." jelas Vika yang kesal setelah mengetahui jika putranya berbohong.
"Lalu apa yang akan terjadi jika dia tidak mendapatkan transfusi darah dari ayahnya?" tanya Zen dengan serius untuk mamastikan.
"Kondisi Ray akan semakin parah dan itu akan merusak otaknya akibat sel darah tidak tergantikan." timpal Gion.
' Separah itukah kondisi anakku? tidak aku tidak boleh egois, Ray saat ini membutuhkan aku, hanya aku yang bisa menyelamatkan. Tunggu ayah nak, ayah akan menyelamatkan kamu.'
Zen pun segera pergi, tak mendengarkan panggilan Vika yang bertanya, Zen segera mencari dokter yang menangani Ray untuk memastikan kebenarannya, dan ia pun sudah siap untuk mendonorkan darahnya untuk Ray dan itu Artinya Zen pun sudah siap jika semua nya tau kalau dirinyalah ayah dari Raymond.
Bagaimana reaksi Mica nantinya kalau tau, jika ayah kandung anaknya adalah adik iparnya sendiri?🤔🤭
...To Be Continued ☺️☺️☺️...
__ADS_1
To Be Continued ☺️☺️☺️☺️