
setelah mengantar kakek nya pulang, Fei Ying lalu melesat pergi untuk menyelidiki kasus lemah Bunga dosa.
"aku masih penasaran dengan organisasi lembah bunga dosa, walau dia organisasi pembunuh bayaran tapi aku tidak mengerti kenapa mereka mengincar ku dan juga Xian Zu, arghhh"
setelah beberapa saat Fei Ying berpikir dan menggabungkan masalah satu dengan masalah yang lainnya. Fei Ying sedikit lebih paham kenapa lembah bunga dosa mengincar nya.
"aku baru ingat kejadian dulu waktu pertama kali bertemu dengan tuan putri Qing, aku sempat melawan mereka dan salah satunya mengambil sumpah serapah, tapi itu sudah sangat lama apa ini juga termasuk kutukan elemen kegelapan" pikir Fei Ying.
"ah, sudahlah kalau memang itu kutukan dari elemen kegelapan biar aku saja yang menanggung nya, asal tidak orang terdekat ku saja yang terkena imbas" ucap Fei Ying dengan menghela nafas dan juga Fei Ying tidak ingin terlalu ada orang yang dekat dengan nya.
Deg!
"perasaan apa ini, kenapa dada ku terasa sangat sakit sekali" ucap Fei Ying dengan nanar wajah kesakitan.
[ itu adalah efek dari roh kegelapan yang ada di jantung tuan, jika tuan bisa mengendalikan tuan akan semakin kuat ]
mendengar perkataan sistem nya Fei Ying sangat senang dan juga menjadi gelisah, apakah kekuatan itu bisa dikendalikan atau kah malah sebaliknya dia yang dikendalikan.
"sistem apa itu tidak berbahaya, maksud ku tentu saja roh kegelapan tidak mudah untuk di taklukkan" tanya Fei Ying yang sudah tidak merasakan sakit di dadanya.
[ tentu tapi selama ada Mei Ying sistem tuan, tuan akan baik-baik saja, bukankah tuan ingin menjadi kuat ? ]
"tentu saja, tunggu pembalasan ku lembah bunga dosa"
lalu Fei Ying melesat untuk mencari tempat yang nyaman untuk menyerap energi roh kegelapan yang ada di dalam tubuhnya.
"aku rasa ini tempat yang cocok." gumam Fei Ying saat sampai di satu mulut gua.
saat masuk ke dalam gua Fei Ying merasakan aura roh kejahatan yang sangat kental sekali, "e-eh perasaan ku gak enak" benar saja saat Fei Ying melihat ke arah samping ia menemukan orang dengan luka darah di seluruh kepalanya.
"a-aaa setannn" teriak Fei Ying lalu berlari ke dalam gua.
[ sebenarnya tuan tidak usah lari karena tuan telah di lindungi oleh roh kegelapan ]
"kenapa tidak bilang"
[ Ding tuan tidak bertanya ]
__ADS_1
"huh baiklah-baiklah sebenarnya aku masih ada banyak pertanyaan dengan elemen kegelapan ini" tanya Fei Ying pada sistem nya.
[ semua akan terjawab pada waktu yang tepat tuan, sekarang tuan fokus saja pada penyerapan roh kegelapan yang ada di dalam tubuh tuan ]
"benar juga baiklah kalau begitu" lalu Fei Ying mengambil duduk bersila dan mulai melakukan penyerapan.
saat melakukan penyerapan Fei Ying merasakan badan nya terasa sakit, dan juga energi yang ada di dalam tubuhnya bergerak dengan cepat.
tapi Fei Ying masih berkonsentrasi menyerap roh kegelapan yang ada di tubuhnya, hingga satu jam sudah berlalu.
kini tubuh Fei Ying mulai memancarkan aura kegelapan di sekitar nya, dan juga tubuh Fei Ying mulai tenang seperti semula.
...***********...
di desa Tiran
tampak rumah Li Hua dan Tora sangat ramai di pendopo nya, "selamat datang Xian Zu bagaimana kabar mu" sapa Xin Yuan lalu memeluk sahabatnya dengan erat.
"seperti yang kau lihat, ada masalah serius kah hingga kita di undang di sini" balas Xian Zu.
"tidak kita hanya mengobrol ringan dan bertukar informasi saja serta perkembangan pasukan, di mana ini adalah perintah ketua kita yang menyuruh kita untuk sering-sering berkomunikasi" ucap Li Hua yang datang sambil membawa nampan berisi cemilan dan minuman.
"baiklah senior tapi aku mau memanggil murid ku, Jian An kemari lah minum dulu" ucap Xian Zu kepada murid nya yang ada di luar.
"baiklah Ki"
lalu seorang pemuda berbadan tegap dan wajah di sebelah kirinya terdapat goresan pedang yang membuat nya semakin terlihat kejam.
"duduk lah Jian An, senior ini Jiang An apakah kalian ingat saat aku menemukan teman lamaku yang ada di kaisar Utara, dialah yang menemani ku"
"perkenalkan aku Xin Yuan aku juga punya murid yang sebaya dengan mu, kapan-kapan berkunjunglah ke tempat ku"
"hah kau punya rumah ? bukannya kau sering berkelana bahkan pasukan mu kadang-kadang susah menemukan mu" tawa Tora sambil merangkul Xin Yuan.
"jangan pedulikan dia Jian An, mereka adalah Tora dan Li Hua, dia adalah senior kami dan masih ada satu lagi tapi mereka belum datang" ucap Xin Yuan sambil melepaskan rangkulan dari Tora.
setelah menyesap minuman yang di buatkan oleh Li Hua, lalu Li Hua langsung membuka topik, "bagaimana perkembangan pasukan kalian dan para murid kalian serta keamanan wilayah kalian"
__ADS_1
"jawaban ku masih sama hanya beberapa dan untuk keamanan aku semakin memperketat bahkan, aku telah mengintrogasi penyusup dari kelompok aliran hitam" sebelum melanjutkan Xian Zu menyesap teh nya.
"itu terjadi saat sebelum desa pesisir barat di serang, yang aku dapat dari interogasi ku hanya tentang rencana pengepungan terhadap benua kita, jadi aku harap kalian tetap harus waspada dan juga kalau bisa potong jalur pijakan mereka sedikit demi sedikit"
lalu mereka semua menyesap teh dengan pikiran masing-masing, "huh jika benar ini akan sangat sulit bagi kita..." belum selesai Li Hua berbicara.
swuss
"maaf mengganggu kalian tapi di luar senior Zhan Haifeng butuh bantuan, dia di serang dengan trik licik oleh pasukan kelompok aliran hitam" ucap Ching Ziyi dengan nafas memburu.
"benar-benar ingin bermain api dengan kita, Tora ayo kita tunjukkan kekuatan kita" ucap Li Hua dengan nada membunuh.
"ayo, Ching Ziyi ayo pergi yang lainnya tetap di sini !!!" lalu mereka bertiga melesat pergi dengan cepat.
"hahaha kau sudah kalah tua Bangka" ucap orang berpakaian hitam.
"cih dengan trik murahan saja kalian masih bisa sombong, walau aku dalam keadaan sekarat tapi aku bisa langsung menghajar mu dengan hanya satu pukulan saja" ucap Zhan Haifeng dengan menahan rasa sakit.
"sudah mau mati tapi masih bisa sombong, baiklah kalau mau mu begitu aku akan langsung menghabisi mu" ucap orang berpakaian hitam yang langsung melesat dan menyerang Zhan Haifeng.
blarrr
ledakan kecil antara mereka terjadi, "cih hanya orang lemah" lalu Li Hua menghempaskan tubuh orang itu hanya dengan sekali kibasan saja.
melihat teman nya yang sudah tewas karena hempasan Li Hua, lalu teman nya langsung memintanya maaf pada Li Hua karena kabur pun sudah percuma.
"maafkan kami, kami hanya di suruh"
"setelah mencelakai orang kalian ingin pergi begitu saja ? cih, Li Hua tunjukkan taring mu" ucap Li Hua lalu berjalan kebelakang untuk memeriksa keadaan Zhan Haifeng.
"sudah lama aku tidak membunuh, ' cakaran harimau langit ' " seketika orang-orang tersebut mati dengan sangat mengenaskan.
"bagaimana keadaan Zhan Haifeng" tanya Tora pada Li Hua.
"aku sudah mengeluarkan racun-racun yang ada di tubuh nya, tenang saja dia hanya butuh istirahat satu Minggu, oh ya Ching Ziyi bagaimana kalian bisa di serang"
"saat aku dan senior telah meninggalkan kediaman, di tengah-tengah jalan kami merasa ada yang mengikuti kami, tapi aku dan Senior hanya menganggap nya sebagai perasaan kami saja, hingga kami lewat di sini mereka baru memperlihatkan siapa mereka sebenarnya, dan saat itu juga mereka menyerang aku dan senior walau kami unggul tapi mereka menggunakan cara licik untuk melumpuhkan kami, seperti yang Senior lihat mereka menggunakan racun " ucap Ching Ziyi dengan nada menyesal.
__ADS_1
"untuk masalah ini biar nanti pasukan ku yang menyelidiki nya, sekarang ayo kita kembali semua pasti menunggu kita" ucap Li Hua lalu Tora membuat formasi Array perpindahan untuk membawa mereka serta Zhan Haifeng.