
setelah keluar dari rumah batu judi Fei Ying dan su hua lalu berjalan santai dan kembali ke rumah hu Zhan.
tok tok
"masuklah" sahut hu Zhan dari dalam lalu Fei Ying segera membuka pintunya.
"bagaimana kegiatan kalian ?" tanya hu Zhan saat Fei Ying dan su hua memasuki rumahnya.
"tidak terlalu buruk juga" balas Fei Ying dengan tersenyum.
"senior aku akan pergi berlatih di hutan, aku minta tolong pada senior bantu su hua untuk memurnikan kristal es yang telah aku berikan padanya tadi." lanjut Fei Ying lalu keluar dan melesat pergi ke arah hutan.
setelah sampai di hutan, Fei Ying langsung mencari tempat yang nyaman untuk ia gunakan mengaktifkan mata dewa nya.
setelah menemukan tempat yang ia rasa nyaman Fei Ying langsung duduk bersila dan menyuruh sistem nya untuk memulai aktivasi, "sistem aktivasi mata dewa."
[aktivasi mata dewa dimulai, mungkin akan terasa sangat sakit tapi tuan harus menahannya]
setelah ada pemberitahuan dari sistemnya perlahan darah dari dua kelopak mata Fei Ying mengalir, "arghhhh" teriak Fei Ying saat merasakan kedua matanya seperti tercongkel.
__ADS_1
30menit kemudian perlahan darah yang keluar dari kedua mata Fei Ying mengering, [Ding selamat aktivasi mata dewa berhasil].
setelah mendapat pemberitahuan dari sistemnya Fei Ying perlahan membuka kedua matanya, "apakah ini mata dewa ?" gumam Fei Ying saat melihat yang disekitarnya sangat jelas, bahkan semut yang ada dibawah tanah Fei Ying juga melihatnya.
[benar!!, itu adalah kemampuan mata dewa keunggulannya adalah tuan bisa melihat apapun dengan jelas, bahkan tuan dapat melihat gerakan musuh yang mau menyerang tuan.]
"dan termasuk tembus pandang?" tanya Fei Ying dengan jari telunjuk memegang dagunya.
[benar selain keunggulan tadi, mata ini juga tembus pandang, mata dewa ini banyak sekali keunggulannya jika tuan ingin mengetahuinya cari saja sendiri.]
"e e baiklah" balas Fei Ying dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
saat sedang bergumam sendiri Fei Ying merasakan ada beruang tingkat emas disekitarnya, "saatnya mencoba mata dewa" ucap Fei Ying dengan tersenyum menyeringai.
'mata dewa aktifkan'
sekilas Fei Ying langsung melihat gambaran beruang itu menyerang, "aku sudah memprediksinya bahwa hari ini kau akan mati" ucap Fei Ying dengan seringai lalu memenggal kepala beruang itu.
"masih ada lagi?... tunggu ini adalah seorang kultivator tahap penyatuan tubuh." ucap Fei Ying saat merasakan hawa kultivator yang menuju dirinya.
__ADS_1
"minggir ini adalah buruan kami" teriak dua orang yang berada di tahap jalur kultivasi tahap penyatuan tubuh.
"apa kalian mempunyai bukti ?" tanya Fei Ying dengan santai.
"itu memang buruan kami kau mau bukti macam apalagi." balas orang itu dengan angkuh.
"benarkah ? tapi aku yang membunuhnya." jawab Fei Ying dengan kedua tangan menumpu kepalanya.
"tapi Kamilah yang menargetkannya dan juga melukai beruang itu, jadi Kamilah yang hak mendapatkan beruang itu...." ucapnya terpotong saat sebilah pedang hanya berjarak 1cm dari lehernya.
"kau bicara lagi akan aku bunuh kau!!" ujar Fei Ying lalu memasukkan beruang itu pada cincin penyimpanannya, lalu melenggang pergi meninggalkan dua orang itu.
"grrr....mati kau sialan!!!" teriak orang itu lalu menyerang Fei Ying dari belakang.
'langkah bayangan' seketika Fei Ying menghilang dari pandangan kedua orang itu dan muncul lagi di belakang kedua orang itu.
"sudah kubilang jangan banyak bicara lagi." ucap Fei Ying dengan seringainya.
"a-ampun tuan mungkin itu beruang yang lain" sahut temannya dengan mengangkat kedua tangan nya.
__ADS_1
"baik, jika kalian masih mengganggu hidupku lagi aku akan mengirim kalian pada dewa neraka, apa kalian paham!!" balas Fei Ying lalu melepaskan mereka berdua lalu melesat diantara pepohonan.
'huh buruan hilang nyawa taruhan" ujar teman orang itu dengan sedih.