
setelah melakukan telepati jarak jauh Fei Ying lalu memanggil Chian Hay dan Xin Yuan.
"sudah saat nya kau mencari pengalaman Xin Yuan dua hari lagi kita akan berangkat ke desa Tiran, di sana sudah ada Li Hua dan Tora yang berhasil membangun pasukan di pesisir sebelah timur" mendengar ucapan Fei Ying Xin Yuan terkejut lalu mengangguk kan kepala nya.
"baik ketua, Chian Hay apa kau siap melakukan latihan keras di mulai hari ini dan saat ini juga" tanya Xin Yuan pada Chian Hay.
"aku siap guru"
"jangan panggil aku guru karena aku bukan guru mu tapi Fei Ying lah yang mengajari mu teknik beladiri" balas Xin Yuan
"kau ini aku hanya memberikan dia kitab dan menyuruhnya mempelajari nya, dia memang berbakat sudahlah lanjutkan saja latihan aku akan kembali setelah menyiapkan semua perlengkapan" ucap Fei Ying lalu melesat pergi.
***
desa Tiran bagian timur
"ketua di sebelah selatan aku menemukan pergerakan yang mencurigakan" ucap salah satu pasukan Tora.
"bentuk tiga tim bersama kelompok ketua Li Hua dan bikin formasi susunan perang, ingat lakukan dengan senyap dan tetap waspada jangan sampai ada formasi yang pecah karena itu bisa membuat lawan mendapatkan celah" balas Tora.
"siap laksanakan ketua" ucap orang itu dengan hormat.
***
kembali lagi bersama Fei Ying, dia sekarang sedang berada di toko persenjataan keluarga nya.
"selamat datang tuan muda" lalu di balas anggukan oleh Fei Ying.
"bagaimana hasil penjualan bulan ini" tanya Fei Ying pada manager itu.
"penjualan kita meningkat drastis apalagi saat kita mendapat suplai batu tembaga mistic apalagi senjata yang kita jual juga berkualitas"
"apa aku boleh mengambil setengahnya tentu aku akan meninggalkan beberapa senjata kelas bumi" tawar Fei Ying.
"tentu saja tidak masalah" lalu manager itu mengeluarkan banyak koin emas dari cincin penyimpanan nya.
"terimakasih ini seperti yang aku janjikan" ucap Fei Ying lalu mengeluarkan seratus pedang dan busur panah tingkat bumi.
"dan ini ada dua senjata Tingkat langit" lanjut Fei Ying lalu pergi meninggalkan ruangan tersebut dengan cepat.
"Mei Ying tolong siapkan baju zirah sebanyak tiga ratus, serta senjata dengan masing-masing jumlah tiga ratus" ucap Fei Ying dengan telepati.
"baik"
__ADS_1
[ Ding poin di kurangi 100 jt pada pembelian ]
setelah itu Fei Ying kembali ke massion di mana Chian Hay berlatih, "bagaimana latihan nya" tanya Fei Ying saat sampai di halaman belakang massion.
"dia berbakat tapi sayang dia hanya berada di jalur kultivasi tahap fondasi" balas Xin Yuan.
"hm baik lah kalau begitu, kita pikirkan nanti dulu" ucap Fei Ying lalu membuka toko sistem nya.
"ini dia" ucap Fei Ying saat menemukan Pill berwarna emas keputihan.
[ beli y/n ]
"ya" ucap Fei Ying lalu seberkas cahaya muncul dan menghilang.
setelah selesai Fei Ying lalu menutup sistem nya dan berbincang dengan Xin Yuan, "bagaimana tugas mu, apakah kau sudah mulai membentuk pasukan" tanya Fei Ying pada Xin Yuan.
"masih dalam tahap tapi aku sudah memiliki beberapa pasukan" balas Xin Yuan.
"kalau begitu kau pergi lah bawa pasukan mu yang bisa kau andalkan 5atau10 tidak masalah" ucap Fei Ying sambil menyesap teh yang sudah di siapkan Xin Yuan sebelumnya.
"akan aku laksanakan tapi bagaimana dengan Chian Hay"
"tenang saja pengawal ku yang akan melatih nya, kau lebih cepat menggunakan teknik meringankan tubuh atau memakai siluman elang" tanya Fei Ying.
"kalau begitu bawalah ini, ini adalah penambah energi Qi dan juga beberapa Pill untuk pasukan mu itu adalah Pill untuk meningkatkan jalur kultivasi mereka sesuai tingkatannya" balas Fei Ying lalu mengeluarkan Pill.
"terimakasih ketua aku akan menyampaikan salam mu pada mereka" setelah itu Xin Yuan melesat pergi.
***
di benua Utara
peperangan sudah pecah bahkan sebagian wilayah benua Utara sudah di kuasai oleh kelompok aliran hitam.
Deru pedang dan pekikan kesedihan di mana-mana hampir setengah dari pasukan kaisar Utara yang masih hidup sisanya sudah tidak lagi bernyawa.
dan juga sekte kecil sudah di bumi hanguskan oleh kelompok aliran hitam, bahkan sebagian rakyat benua Utara hanya tinggal ribuan jiwa saja.
saat pasukan benua Utara hampir kalah, tiba-tiba lesatan panah dari ke empat penjuru mata angin berterbangan dan mengambil nyawa pasukan aliran hitam
deru langkah kuda dari ke empat penjuru mata angin juga mengepung kelompok aliran hitam.
ya mereka adalah gabungan pasukan antara benua tengah, barat dan selatan sisanya adalah pasukan Fei Ying yang menyamar.
__ADS_1
"Serang!!" teriak panglima dari pasukan masing-masing.
dentingan pedang menyahut serta teriakan semangat yang menggebu-gebu dari pasukan benuah Utara dan pasukan gabungan.
perlahan tapi pasti kelompok aliran hitam mulai terdesak bahkan yang semula pasukan aliran hitam banyak sekarang tinggal sedikit.
dentingan pedang tidak terelakan lagi, benturan energi juga memenuhi pertempuran itu.
"hancurkan formasi lawan" teriak panglima salah satu pasukan bala bantuan.
lalu mereka langsung menggempur pasukan aliran hitam dari penjuru arah, pasukan Fei Ying yang menyamar juga ikut menggempur habis-habisan.
saat matahari hampir tenggelam akhirnya pasukan gabungan itu menang melawan pasukan aliran hitam.
pasukan Fei Ying yang menyamar juga sudah kembali, sekarang kekaisaran Utara tinggal merebut kembali wilayah-wilayah mereka.
yang di bantu oleh pasukan bala bantuan, "aku selaku panglima pasukan mengucapkan banyak terimakasih" ucap panglima perang Utara.
"kita seharusnya memang saling membantu di situasi saat ini" ucap panglima kekaisaran timur.
***
kembali lagi Fei Ying saat ini sedang melatih Chian Hay teknik meringankan tubuh, "Chian Hay saat kau menggunakan teknik meringankan tubuh sebisa mungkin kau mengontrol tenaga dalam mu" ucap Fei Ying.
dan Fei Ying juga mengomentari gerakan pedang Chian Hay, "gerakan mu masih kaku dan memiliki celah untuk lawan, menyatu lah dengan pedang mu, kau akan merasakan sensasi nya" ucap Fei Ying lagi.
malam berganti pagi Fei Ying seharian hanya fokus melatih Chian Hay, sesekali dia juga melakukan telepati pada Mei Ying.
"Chian Hay minum ini" ucap Fei Ying menyerahkan pil berwarna emas keputihan dan Pill dengan warna abu-abu.
"apa ini ketua" tanya Chian Hay.
"minumlah itu akan membuat mu jauh lebih baik" balas nya.
***
di tempat berbeda Tora dan Li Hua mendapatkan laporan yang sangat mengejutkan.
tidak jauh dari desa Tiran terdapat banyak sekali pangkalan perang yang sudah di buat, "bagaimana ini Tora" ucap Li Hua cemas.
"kau tidak usah khawatir ketua Fei pasti akan bergerak bersama pasukan nya sendiri, walau tanpa pasukan juga kita bisa meratakan mereka semua" kekeh Tora.
"benar tapi kalau jumlah lawan lebih banyak kita juga akan kuwalahan" balas Li Hua
__ADS_1
"sudah kau tenang saja" balas Tora sambil menepuk pundak Li Hua