Sistem Kultivasi Terkuat

Sistem Kultivasi Terkuat
ch 86. informasi darurat.


__ADS_3

"udah ya Kakak capek ayo kita pulang" ucap Fei Ying mengajak Mei Ying pulang.


"Tunggu kak kita tidak boleh pulang tangan kosong kita harus bawa oleh-oleh buat ibu dan yang lainnya"


"hampir saja aku lupa baiklah ayo kita cari hadiah buat yang di rumah" ucap Fei Ying mengajak mencari oleh-oleh.


saat mencari oleh-oleh Fei Ying menemukan pemuda yang lusuh bahkan dia di bully oleh orang-orang yang ada di sekitarnya.


"berhenti kalau tidak kalian akan berurusan dengan sekte pedang seribu" ucap Fei Ying, seketika orang yang membuly itu nyali nya langsung ciut karena mendengar nama sekte pedang seribu.


bagaimana tidak semenjak sekte pedang seribu memenangkan pertandingan tahun silam banyak bermunculan kultivator hebat dari sekte pedang seribu.


"apa kau tidak apa-apa" tanya Fei Ying sambil mengulurkan tangannya.


"tidak apa-apa terima kasih tuan muda telah membantu saya" ucap pemuda lusuh itu.


"jangan panggil tuan panggil saja Fei Ying kita seumuran, ayo kita ke toko pakaian setelah itu kita baru mencari makan" ucap Fei Ying pada pemuda itu.


"kalau aku panggil saja Chian Hay" ucap pemuda lusuh itu.


lalu mereka pergi ke toko langganan Fei Ying untuk memesan pakaian untuk Chian Hay.


"selamat datang tuan muda" ucap penjaga itu lalu di balas anggukan oleh Fei Ying.


setelah membeli baju untuk Chian Hay serta keluarga nya Fei Ying dan Chian Hay serta Mei Ying mencari restoran.


setelah memesan meja Fei Ying Chian Hay serta Mei Ying langsung duduk di meja nya.


"bisa kau ceritakan bagaimana kau bisa sampai di sini maksud ku aku tidak pernah melihat mu sama sekali di kota xumei ini"


"benar aku bukan asli penduduk sini tapi penduduk pesisir barat benua ini tepat nya desa karang, tapi sayang desa itu sudah hancur karena serangan dari kelompok aliran hitam, semua keluarga di sana serta warga di sana sudah tewas, hanya aku saja yang hidup jika ada kesempatan aku ingin sekali membalas dendam" balas Chian Hay.

__ADS_1


"kalau begitu ikut lah dengan ku tujuan kita memang sama, bagaimana apa kau mau ikut dengan ku" ucap Fei Ying sedikit tersenyum.


"tentu saja aku mau" balas nya lalu mereka saling berjabat tangan.


"Haii Mei Ying"


"eh bibi Mo bibi juga mau makan di sini" tanya Mei Ying polos.


"tidak bibi di sini ada urusan bisnis, eh ada tuan muda juga di sini" ucap manager Mo dengan hormat.


"santai saja kita lagi di luar, perkenalkan ini Chian Hay, apakah toko yang kau kelola maju dengan pesat" balas Fei Ying.


"tentu aku juga merekrut banyak pengelana hebat, rencananya aku akan bekerjasama nanti sama paviliun rembulan darah" jelas manager Mo.


"bagus kau juga harus meletakkan beberapa pengawal mu di setiap sisi kota kita"


"ya kita kesampingkan dulu masalah bisnis aku mau bermain dulu sama adek Mei Ying yang menggemaskan ini" ucap manager Mo lalu mencubit pipi Mei Ying dengan lembut.


lalu mereka bercanda dan bercengkrama, "baiklah manager Mo ini sudah larut malam adek ku Mei Ying seperti nya sudah lelah, oh ya tolong antar kan Chian Hay ke massion ku" ucap Fei Ying lalu berjalan keluar pintu.


malam hari berlalu kini berganti pagi yang cerah,"hoam" geliat Fei Ying lalu pergi mandi, setelah sarapan dia pergi ke massion yang dulu di tepati Zhan Haifeng.


tok tok tok


"sebentar ketua" ucap Chian Hay dari dalam, lalu membukakan pintu untuk Fei Ying.


"seperti nya kau sudah tau identitas ku ya"


"hehe iya manager Mo sudah memberi tau semuanya" balas Chian Hay.


"dasar tidak bisa di ajak kompromi, oh ya Chian Hay aku ke sini untuk melatih mu, kau sudah berada di jalan kultivasi tinggal menyempurnakan kemampuan beladiri mu saja" ucap Fei Ying lalu mengeluarkan kitab yang umum di lingkungan sekte.

__ADS_1


"ambil lah salah satu buku kau tertarik bela diri jenis apa"


setelah berpikir Chian Hay lalu memilih jenis kitab pedang, "pilihan yang bagus pedang ombak karang, kitab itu berjenis untuk memukul orang yang bergerombol atau kau terkepung, kau bisa menyempurnakan nya nanti jika kau sudah mahir" ucap Fei Ying lalu mengeluarkan pedang kayu.


"berlatih lah"


tak terasa Fei Ying sudah menemani Chian Hay berlatih hingga matahari berada di puncak nya.


"sudah dulu Chian Hay ayo istirahat" ucap Fei Ying yang sudah menyiapkan minuman dan camilan.


"latihan yang keras memang penting tapi kau juga harus istirahat sejenak untuk memulihkan tenaga" lanjut Fei Ying lalu Chian Hay berhenti dan menghampiri Fei Ying.


"Baik ketua"


"setiap gerakan mu sudah bagus tinggal menyempurnakan saja, ingat Chian Hay dunia ini luas jangan terlalu cepat berpuas diri, masih ada orang kuat di dunia ini kita hanya sebutir debu kalau di bandingkan dengan luas nya dunia ini"


"baik ketua aku akan selalu mengingat pesan mu baik-baik"


saat sedang menikmati obrolan tiba-tiba sekelebat bayangan muncul di depan mereka.


"ketua"


"kau ini Xin Yuan mengagetkan saja, ada laporan apa, sebelum itu kenalkan ini Chian Hay tujuan nya sama seperti kita"


lalu di balas anggukan oleh Xin Yuan, "begini ketua aku mendapatkan informasi bahwa kelompok aliran hitam akan menyerang pesisir bagian timur wilayah kita" ucap Xin Yuan.


"apaaa, apa kau tau mereka dari kelompok mana aku tidak tahu, tapi mereka membawa bendera dengan gambar kuda berwarna merah"


"organisasi iblis kuda merah, dia juga yang meratakan desa ku dengan tanah" ucap Chian Hay pelan tapi masih terdengar oleh mereka.


"sudah Chian Hay jangan kau ingat-ingat lagi sekarang fokus pada tujuan mu, Xin Yuan segeralah membentuk pasukan aku rasa di benua tetangga kita juga sudah ada kelompok aliran hitam, bersiaplah menghadapi perang yang akan pecah" ucap Fei Ying pada Xin Yuan.

__ADS_1


"tinggal lah satu Minggu di sini setelah itu kau boleh pergi, bawalah juga Chian Hay untuk mendapatkan pengalaman, waktu ini kau gunakan untuk berlatih" lalu Fei Ying memberikan sumberdaya pada Xin Yuan.


"baiklah ketua aku akan berlatih lagi"ucap Chian Hay lalu memainkan pedang nya lagi.


__ADS_2