
1hari kemudian
Fei Ying masih di dalam lautan spiritual nya, "apakah ini lautan spiritual kegelapan ?" tanya Fei Ying saat melihat di sekitarnya hanya ada kekosongan dan kehampaan.
"hahaha hanya bocah ingusan dapat mewarisi elemen kegelapan, jangan harap semudah itu jika kau ingin mewarisi elemen kegelapan maka kau harus menghadapi ku dulu" setelah suara itu menghilang muncul lah monster hitam dengan tanduk di kepalanya.
"bocah gunakanlah pedang mu" ucap monster itu dengan arogan.
"langkah bayangan" seketika Fei Ying menghilang dari hadapan monster itu.
"ckck lambat"
swush
"argh" pekik Fei Ying yang mendapatkan pukulan telak dari roh kegelapan.
"ckck kemampuan hanya seperti ini, hmph tidak pantas sama sekali memiliki elemen kegelapan" ucap monster/ roh kegelapan itu.
"benarkah ?... kalau begitu terima ini"
"naga malam mengoyak kegelapan" teriak Fei Ying lalu mengayunkan pedangnya ke arah roh kegelapan itu.
"ckck jurus kecil mu tidak akan mampu membuat ku terluka....bocah ingusan akan tetap menjadi bocah ingusan" ucap roh kegelapan itu lalu mengibaskan tangannya untuk menghalau serangan Fei Ying.
boom
"bagaimana mungkin"
"sudah kubilang kau tidak akan bisa melukai ku....kuberi satu kesempatan lagi serang aku dengan sepenuh kekuatan mu" ucap roh kegelapan itu dengan tersenyum.
" tuju cakar naga kegelapan", teriak Fei Ying seketika kilatan pedang Fei Ying menjadi tuju seperti cakar naga.
boom
ledakan terjadi ketika serangan Fei Ying menabrak tubuh roh kegelapan, "hahaha geli sekali serangan mu itu...biar ku beritahu Serangan yang sesungguhnya" ucap roh kegelapan itu dengan seringai, lalu roh kegelapan menghilang dan muncul tepat di depan Fei Ying.
"guak" seteguk darah menyembur keluar dari mulutnya. "ckck hanya serangan biasa kau sudah tumbang seperti itu, cih" ucap roh kegelapan itu dengan meludah.
"kau kira hanya itu saja jurus ku ?" ucap Fei Ying lalu membuat segel jiwa.
zrehs
"jiwa sutra api kegelapan" seketika benang-benang tipis melilit roh kegelapan.
"trik semacam ini hanya mainan buat ku" ucap roh kegelapan itu yang dengan mudah bebas dari lilitan sutra jiwa Fei Ying.
"oh ya ?... kalau begitu terima ini" ucap Fei Ying lalu seketika pedang nya di lapisi api.
__ADS_1
"tebasan naga api"
swushh
"perisai kura-kura hitam"
blarrr
ledakan besar terjadi sampai tubuh Fei Ying yang ada di luar terguncang, "kau cerdik juga bocah melawan kegelapan dengan api, ckck tidak buruk juga"
"benarkah kalau begitu coba tahan serangan ku kali ini" ucap nya seketika di belakang terdapat tangan yang siap untuk menghancurkan gunung.
"telapak Budha suci" teriak Fei Ying lalu ledakan besar terjadi lagi di lautan spiritual kegelapan.
"ckck kuat sekali, baiklah kalau begitu aku juga tidak sungkan lagi"
"tinju api kegelapan neraka"
"telapak Budha suci" teriak Fei Ying lalu kedua jurus itu bertabrakan hingga membuat tubuh Fei Ying di luar terpental dan mengeluarkan darah.
[ tuan harus tetap fokus ]
"baiklah, ayo kita lanjutkan lagi" ucap Fei Ying yang sudah bersiap menerima serangan.
"baiklah....tebasan api kegelapan" teriak roh kegelapan itu seketika kilatan hitam pekat mengarah kearah Fei Ying.
zrahss
"bagaimana nak ?, mau lanjut atau berhenti ?" ucap roh kegelapan itu.
"hah menyerah ? tidak ada katak menyerah di kamus ku"
"langkah bayangan"
"naga malam mengoyak kegelapan" ucap Fei Ying yang menggabungkan semua jurus nya.
"telapak tangan Budha suci !" teriak Fei Ying.
"sudah lama aku tidak merasakan juang yang tinggi" ucap roh kegelapan itu dengan tersenyum.
"perisai kura-kura hitam"
blarrr
ledakan lagi-lagi terjadi Fei Ying terpental jauh dan roh kegelapan hanya beberapa langkah saja, benar-benar kekuatan yang tidak sebanding.
"masih belum" ucap Fei Ying lalu melesat menyerang roh kegelapan lagi.
__ADS_1
"bocah ini sudah terluka parah masih saja melawan" ucap roh kegelapan itu dengan mendengkus kesal.
"tuju cakar naga malam"
"tinju api kegelapan neraka"
bam
"aku suka dengan semangat juang mu nak" ucap roh kegelapan itu dengan tersenyum puas.
"maksud mu ?"
"huh apa kakek tua itu tidak memberi tau mu ?" tanya roh kegelapan itu kembali.
"maksud mu yang ada di jurang itu, Petapa genit ?"
"ya apapun itu yang kau katakan, kau adalah orang ke 100 yang memiliki semangat juang yang tinggi" ucap roh kegelapan itu lalu dirinya merubah sebagai kakek tua dengan janggut putih panjang.
"ke 100 !, berarti dulu ada yang menguasai elemen kegelapan ini sebelum diri ku mendapatkan nya"
"benar tapi mereka tewas karena tidak memiliki juang yang lemah, apa kau tau nak roh kegelapan sebenarnya tidak memiliki kutukan, melainkan seperti yin dan yang melengkapi antara cahaya dan kegelapan"
"jadi kenapa ada yang mengatakan ada rumor bahwa elemen kegelapan terdapat kutukan ?" tanya Fei Ying.
"itu karena mereka yang memiliki elemen kegelapan tidak memiliki juang yang tinggi dan mudah di kendalikan oleh roh nya"
"tapi kau berbeda tidak terpancing dengan emosi, bahkan ketika kau mendapat tekanan dari ku, bagus-bagus aku ada hadiah untuk mu" ucap nya lalu melempar gulungan kitab.
"kitab pedang yin dan yang ?"
"ya kenapa itu teknik pedang dua sisi jika kau dapat menguasai sepenuhnya kitab itu bisa sama setingkat dengan teknik dewa, dan aku akan mengikuti mu kemanapun kau pergi"
mendengar perkataan nya Fei Ying sangat senang, "baiklah lalu aku menyebut mu siapa" ucap Fei Ying sambil menggaruk kepala belakang nya.
"terserah tuan sekarang aku sepenuhnya milik tuan"
"um, bagaimana dengan Zhi Tan"
"terserah tuan" setelah beberapa waktu Fei Ying keluar dari dalam lautan spiritual.
setelah sepenuhnya sadar Fei Ying bertanya pada sistem berapa hari Fei Ying di sini, [ 7hari tidak lebih tidak kurang ].
"aku harus segera kembali" ucap nya lalu melesat keluar ke portal.
cling
"senior aku sudah mengecek nya, sekarang sisanya serahkan pada ku" ucap Fei Ying lalu merubah beberapa formasi array yang di sambungkan dengan token yang telah ia buat.
__ADS_1
1jam kemudian
"selesai, ayo senior kita ke markas ku" ucap Fei Ying lalu mengirimkan transmisi suara pada Tora untuk kembali ke markas.