
setelah antek-antek dari iblis hitam tewas Fei Ying lalu menggunakan teknik jiwa untuk mendapatkan informasi dari ke lima orang itu.
"ternyata mereka hanya sebagian kecil di sini" gumam Fei Ying saat mengetahui keberadaan markas iblis hitam sudah ada di sekitarnya.
"kalau sampai mereka menguasai wilayah di sekitarnya akan bahaya, lebih baik aku kurangi saja kekuatan nya" lanjut Fei Ying lagi lalu melesat pergi mencari markas iblis hitam.
saat Fei Ying sedang mencari letak di mana markas iblis hitam berdiri ia menemukan ada pertempuran kecil di depannya.
lalu Fei Ying mengamati pertempuran itu dari atas pohon yang tak jauh dari lokasi pertempuran itu.
"tunggu dulu bukannya itu bendera iblis hitam bagaimana bisa mereka telah sampai ke sini" ucap Fei Ying saat mengamati jalannya pertempuran.
kenapa Fei Ying bisa tau bendera iblis hitam karena dia telah mengetahui nya dari ke lima orang dari organisasi iblis hitam.
kembali ke Fei Ying, saat ini Fei Ying sedang membuat pisau energi untuk di gunakan membantu mereka yang sedang melawan orang dari iblis hitam.
lalu Fei Ying melemparkan pisau energi nya ke arah orang-orang dari organisasi iblis hitam.
satu persatu orang dari organisasi iblis hitam tumbang ke tanah akibat serangan jarak jauh dari Fei Ying.
__ADS_1
"cara lama yang masih ampuh" kekeh Fei Ying
melihat lawan-lawannya terjatuh mereka sangat terkejut dan bertanya-tanya siapa yang telah membantu mereka.
di tengah kebingungan mereka Fei Ying datang dengan menggunakan pakaian hitam serta caping bambu nya.
"paman sekalian apakah di sekitar sini ada penginapan" ucap Fei Ying yang membuyarkan lamunan semua orang.
"i-ya tuan di desa kami ada penginapan kalau tuan mau tuan bisa ikut kami" ucap pimpinan itu.
setelah berjalan sebentar Fei Ying dan orang-orang itu telah sampai di desa bernama Zian Tu.
"baiklah tuan cari saja penginapan batu perak, dari sini tuan lurus saja nanti belok kiri" balas pimpinan itu lalu mereka pergi berlawanan arah.
setelah mengikuti jalan yang di tunjuk pemimpin itu Fei Ying lalu memesan kamar untuk nya.
setelah membuka kunci kamar Fei Ying lalu langsung merebahkan badannya yang capek.
"huh biarlah waktu yang menjawab kisah cinta kita berdua Qing Ying jika kita berjodoh kita pasti akan di pertemukan kembali" ucap Fei Ying sambil menatap langit-langit kamarnya.
__ADS_1
saat sedang tidur Fei Ying tiba-tiba mencium aroma darah di sekitarnya, "apa lagi ini" ucap Fei Ying lalu keluar dari kamarnya.
saat keluar kamar Fei Ying terkejut karena banyak lantai yang sudah bersimbah darah.
"jangan bilang ini adalah serangan senyap" gumam Fei Ying, lalu merasakan hawa membunuh di sekitarnya.
swush
benar saja pisau berukuran kecil hampir sama mengenai nya, "huft hampir saja" ucap Fei Ying lalu mencabut pisau kecil itu.
"kalau berani keluar lah kalian jangan seperti pengecut yang hanya bisa bermain dalam bayangan" ucap Fei Ying sambil melesatkan pisau itu ke arah salah satu orang itu.
"hahaha ternyata insting mu tajam juga anak muda" tawa seseorang yang muncul dari samping nya.
"cih langsung ke intinya saja apa yang kau inginkan" tanya Fei Ying yang malas meladeni seseorang.
"hahaha kami hanya ingin bermain-main saja, hahaha" tawa orang itu lagi.
"cih
__ADS_1