
1 Minggu telah berlalu setelah penyerangan ke keluarga Han, sekarang di kediaman keluarga Fei, Fei Ying sedang mengajari Xin Yuan teknik seribu langkah angin " huh huh ternyata sulit juga menguasai teknik ini " ucap Xin Yuan sambil terengah-engah.
"memang benar teknik ini memang sulit seorang pemakai teknik seribu angin harus pandai memainkan ritme energi Qi nya agar tidak terpecah " ucap Fei Ying sambil menjelaskan cara mengatur energi Qi nya.
setelah beberapa waktu Fei Ying menghentikan latihan Xin Yuan " sudah cukup hari ini, sekarang kamu belajar teknik pernafasan agar kamu bisa mengatur laju energi Qi yang meledak di tubuh mu " lalu di jawab anggukan oleh Xin Yuan.
" baiklah terimakasih atas pencerahannya guru muda Fei Ying " kekeh Xin Yuan, sebenarnya Xin Yuan juga merasakan nya bahwa menggunakan teknik seribu angin harus pandai mengatur energi Qi nya.
siang berlalu sekarang Fei Ying sudah menembus tingkat 9 dari ensoulment, saat sedang santai di pinggir danau tiba tiba panutua pertama datang lalu duduk di sebelah Fei Ying " Fei'ir beberapa hari lagi keluarga Fei akan mengadakan latih tanding yang di adakan 3 bln sekali " ucap nya lalu Fei Ying berpikir sejenak dan berkata.
" baiklah panutua pertama aku akan menyeponsori acaranya agar jenius dari keluarga Fei bisa lebih berkembang atas hadiah yang kuberikan " ucap Fei Ying, lalu panutua pertama mengangguk.
" aku percaya pada mu Fei'ir " ucap nya dan menepuk pundak Fei Ying lalu pergi setelah panutua pertama pergi Fei Ying berdiri lalu menuju ke toko makanan.
saat sampai di toko makanan Fei Ying mengambil tempat duduk paling pojok, kenapa Fei Ying memilih tempat duduk paling pojok Yap karena untuk mencari informasi soal bandit dan informasi penting lainnya.
saat Fei Ying sedang menikmati makanan nya Fei Ying mendengar perbincangan para pengunjung " aku dengar ada paviliun baru di ibukota " jawab pengunjung
" ya kau benar kalau tidak salah nama paviliun nya rembulan darah, tapi sayang sekali kekurangan kekuatan walau sumberdaya banyak tapi itu tidak berguna di saat perang pecah paviliun tersebut juga akan kena dampak nya " sahut pengunjung yang
__ADS_1
lain.
di sela pembicaraan Fei Ying mempunyai ide ' ying'ir bisakah kamu membeli 10 penjaga dengan 5 tingkat ensoulment dan 5 jiwa baru permanen ' ucap Fei Ying dalam hati, " baiklah tuan "
[ Ding tuan telah membeli 10 penjaga dengan ranah ensoulment dan jiwa baru ]
setelah Fei Ying membeli 10 penjaga lalu Fei Ying keluar dan mengajak 10 pengawal nya pergi ke ibukota dengan menggunakan teknik teleportasi nya, 30 menit berlalu Fei Ying dan rombongan nya sudah tiba di ibukota lalu Fei Ying menuju ke paviliun rembulan darah.
setelah sampai di sana Fei Ying melihat lihat dan menuju ke kasir " nona bisa kah anda memangil manager paviliun rembulan darah, aku ingin melakukan penawaran khusus untuk nya " setelah mendengar perkataan Fei Ying penjaga kasir tersebut tidak lanjut bertanya karena aura penindasan ranah ensoulment.
" manager Ming Yuan ada seorang pemuda ingin bertemu anda katanya ingin melakukan penawaran khusus "
dengan suara lembut Ming Yuan menjawab " baiklah tunggu sebentar " , setelah beberapa saat Fei Ying menunggu akhirnya manager Ming Yuan datang.
" aku ingin melakukan penawaran yang menguntungkan untuk mu, bisakah kita bicara empat mata di ruangan nona muda " seketika seluruh ruangan di penuhi dengan aura penindasan yang sangat kuat.
" b-baik tuan muda mari ikut aku " jawab Ming Yuan dengan bergetar
" baik mari " jawab Fei Ying dengan senyuman manis.
__ADS_1
setelah sampai di ruangan manager Ming Fei Ying langsung mengangkat suara " tidak perlu berlama-lama aku akan meminjamkan mu 10 pengawal ku yang sudah di ranah ensoulment dan jiwa baru tapi tentu saja tidak gratis bagaimana "
saat mendengar penjelasan Fei Ying manager Ming terkejut dengan mulut menganga bukannya tidak percaya tapi manager Ming sudah merasakan sendiri saat di ruang tunggu yang merasakan adanya kultivator dengan ranah ensoulment dan jiwa baru, " memang tuan muda butuh apa nanti saya usahakan untuk mendapatkannya " tanya manager Ming
" tidak ada tapi aku mau 5% saham dari paviliun rembulan darah, aku tahu paviliun ini kekurangan pengawal kan kalau aku mau aku bisa saja menghancurkan paviliun ini dengan sekali jentikan tangan tapi aku tidak mau " apa yang di katakan Fei Ying memang benar
"lagi pula paviliun ini juga memiliki sumberdaya dan senjata dengan tingkat tinggi jadi aku rasa keuntungan paviliun ini sangat banyak " potong Fei Ying lalu manager Ming menghela nafas dan berkata
" bukan begitu tuan tapi kami harus mengirim surat dulu ke paviliun pusat " Fei Ying menghela nafas panjang dia sudah menduga bahwa mendapatkan saham paviliun rembulan darah memang sangat sulit.
" baiklah tidak papa aku hanya butuh sumberdaya tingkat tinggi untuk keluarga Fei di kota Xumei sambil menunggu jawaban paviliun pusat " mendengar ucapan Fei Ying manager Ming menghela nafas lega.
" Baiklah tuan muda tapi agak lama untuk pergi ke kota Xumei sekitar 5-7 hari kalau tidak ada kendala sama sekali " ucap manager Ming.
"tidak apa-apa tapi jangan coba-coba berkhianat, kamu harus mengucapkan sumpah darah agar aku percaya" mendengar ucapan Fei Ying manager Ming tidak keberatan lalu manager Ming meneteskan darah nya di batu giok jiwa.
" baiklah atas rasa terimakasih ku terimalah ini di cincin ini ada 500 pedang tingkat langit " ucap Fei Ying sambil menyerahkan cincin penyimpanan dimensi kepada manager Ming.
" sekali lagi terimakasih tuan muda, atas rasa terimakasih kasih saya kepada tuan muda ini terima plat rembulan darah dan ini ada pelatuk darurat jika tuan butuh bantuan darurat saat berkunjung di ibukota tarik saja pelatuk nya nanti saya akan mengirimkan pengawal " ucap manager Ming sambil menyerahkan plat emas dan pelatuk seperti Bambu.
__ADS_1
" terimakasih manager Ming aku akan pergi dan meninggalkan pengawal ku di paviliun rembulan darah " lalu Fei Ying pergi dan mengucapkan telepati ke 10 pengawal nya.
' tolong jaga paviliun rembulan darah dan manager Ming kalau ada yang berniat jahat atau melecehkan manager Ming kalian lumpuhkan saja kalau sudah kelewat batas bunuh saja ' lalu semua pengawal Fei Ying mengangguk, setelah cukup jauh dari ibukota Fei Ying menggunakan teknik teleportasi untuk kembali ke kediaman nya.