Sistem Kultivasi Terkuat

Sistem Kultivasi Terkuat
ch 110. membuka segel tubuh Phoenix es


__ADS_3

benar saja apa yang di pikirkan Fei Ying tidak salah lagi itu adalah Qing Ying, "kau kan Phoenix es kenapa kau tidak membuka segel di tubuhnya ?" tanya fei Ying saat melihat segel kuno di bawah pusar nya.


"sudah kucoba tapi hasilnya tetap saja nihil tidak ada perubahan sama sekali" jawab Phoenix es itu.


"kalau begitu biar aku yang coba" ucap Fei Ying lalu mulai duduk bersila dengan mentransfer energi nya pada Qing Ying.


'i-ini adalah segel kuno Phoenix es' dengan rasa terkejut Fei Ying membuka lagi mata nya.


"ada apa ?" tanya Phoenix es saat melihat Fei Ying seperti terkejut.


"i-ini adalah segel kuno Phoenix es, untuk membukanya aku butuh darah Phoenix es yang masih suci." balas Fei Ying yang tidak yakin jika Phoenix es itu mau memberikan darah nya.


"jika bukan karena gadis ini mungkin aku juga masih terkurung disini, baiklah aku akan memberikan sedikit darahku pada nya." balas nya yang membuat Fei Ying terkejut.


"kalau begitu ayo kita mulai lagi proses nya" ucapnya lalu menyuruh Phoenix es untuk meneteskan darahnya di bawah pusar Qing Ying.


setelah melakukan konsentrasi dan ketenangan tingkat dewa Fei Ying berhasil menerobos segel kuno itu.


"kwakkk, siapa kau anak muda." seru Phoenix es yang ada di dalam segel itu.


"kau tenang saja" balas Fei Ying lalu berjalan kedekatan segel Phoenix es itu dan menghancurkan.


di luar tubuhnya sendiri Qing Ying memuntahkan darah segar dari mulut, "guak, d-dimana aku." ucap nya saat pertama kali sadar.


"kau sedang berada di gua tempat tersegel nya aku dulu." balas Phoenix es itu yang tiba-tiba merasakan hawa leluhur nya berada dalam tubuh Qing Ying.


"hamba memberi hormat pada leluhur" lanjut Phoenix es itu dengan hormat, Qing Ying yang melihat tindakan Phoenix es menjadi bingung.


keadaan Fei Ying juga tidak jauh berbeda dengan Qing Ying, dia juga muntah darah karena menghancurkan segel itu.

__ADS_1


"guak"


"tuan Fei !" teriak Tora dan Li Hua yang di balas dengan isyarat tangan Fei Ying bahwa dia baik-baik saja.


"aku tidak apa-apa, Qing Ying bagaimana keadaan mu." tanya nya pada Qing Ying.


"Fei Ying kemana saja kau, aku cari di tempat mu tinggal kau tidak ada, aku berlatih dengan giat setiap hari untuk bisa bertemu dengan mu." ucap nya lalu berlari dan memeluk Fei Ying dengan erat.


"aku sedang menjalankan misi Qing'er, dan apa ini kultivasi mu meningkat dengan pesat sekali." balas nya yang memeluk Qing Ying.


"apa aku boleh ikut bersama mu Fei Ying." ucap nya dengan memelas.


"tidak-tidak misi ku sangat berbahaya, lagi pula kau juga harus kembali ke benua tengah, siapa yang akan melindungi rakyat jika tuan putri nya saja di culik." balas nya lalu mengelus rambut Qing Ying dengan lembut.


"hah ?, di culik aku tidak di culik aku hanya sedang berburu dan tiba-tiba kepala ku pusing lalu pingsan hanya itu yang aku ingat."


"kalau begitu ayo aku antar kau kembali ke benua tengah."


'aku setuju dengan Li Hua,jika kita dapat di percaya oleh kekaisaran tengah dan di beri jabatan tinggi di 3benua, pasukan kita akan lebih leluasa bergerak tuan.' balas nya yang mentransfer suara pada Fei Ying.


"baik kalau begitu kita di sini selama seminggu....Li Hua kau boleh kembali dan untuk Tora kau di sini teman ni aku" ucap Fei Ying pada mereka berdua.


"laksanakan" balas Li Hua lalu menghilang dari pandangan semua orang.


"Qing Ying lebih baik kau istirahat dulu, kebetulan aku membawa kasur di dalam cincin penyimpanan ku." ucap Tora lalu mengeluarkan ranjang kasur yang nyaman dan empuk.


setelah beberapa saat merebahkan dirinya di kasur Qing Ying sudah tertidur lelap, "Phoenix es bisakah kau merubah wujud mu menjadi manusia ?" tanya nya pada burung Phoenix es yang ukurannya sebesar gua itu.


"baiklah aku juga ingin menanyakan sesuatu" balas Phoenix es itu lalu dia berubah menjadi wanita yang cantik dan ****, kulit nya seputih salju tinggi 170 jalur kultivasi dewa.

__ADS_1


"menanyakan tentang apa"


"sebenarnya apa yang terjadi saat kau membuka segel itu." balasnya yang langsung ke poin nya.


"kau bisa tanya padanya...hei nenek tua keluar lah." ucap Fei Ying lalu dari dalam tubuh Qing Ying keluar wanita paruh baya.


"hehe persepsi mu tajam juga bocah....oh ternyata ada generasi ku di sini, jika kau penasaran kenapa aku berada di tubuh anak ini maka tanya saja pada dia." balas nya yang menunjuk pada Fei Ying.


"uhukk, aku ?."


"apa kau tidak ingat kejadian tahun-tahun yang lalu" lalu Fei Ying mulai mengingat kejadian tahun ke tahun.


"apa saat aku membuka dantian Qing Ying ?" tanya Fei Ying lagi.


"bisa di bilang begitu, gara-gara kau aku terbangun dan di masukan pada tubuh anak ini, untung saja dia memenuhi kriteria ku jika tidak sudah sejak awal dia tewas karena kedinginan." balasnya lalu menyeruput teh yang entah darimana asal nya.


"pantas saja waktu itu aku mendapat gejolak yang sangat besar, ternyata leluhur Phoenix es masuk kedalam tubuh Qing Ying. ya ya masuk akal juga"


"itu sebabnya aku menyegel sementara tubuh Qing Ying, tapi kau sudah menghancurkan nya mau tidak mau aku harus mengajarinya teknik dasar pernafasan yang cocok untuk tubuhnya."


"seharusnya kau sudah tau bodoh, bahwa aliran dantian nya tidak seperti kebanyakan orang." lanjut nenek tua itu yang memukul kepala Fei Ying.


"sekarang kan ada kau nenek tua, lalu apa masalah nya ?" tanya Fei Ying yang masih tidak faham penjelasan nya.


"dia belum membuka lautan spiritual nya, awalnya seorang kultivator dapat membuat lautan spiritual pada tingkat penyatuan tubuh tahap akhir. ada juga yang hampa dan di atasnya bahkan seorang jiwa baru dapat membukanya."


"lalu ?"


"bodoh jika orang normal kebanyakan akan sedikit mudah, tapi berbeda dengan kondisi Qing Ying saat ini jika ingin membuka lautan spiritual nya kau harus mencari daun 4warna, Bungan salju teratai dan darah Phoenix es." ucap nenek itu lalu melemparkan gulungan kertas.

__ADS_1


"setelah semua terkumpul kau murnikan sebagai energi Qi dan salurkan pada Qing Ying, apa kau paham."


"paham kau tenang saja secepatnya aku akan mendapatkan nya....kalau begitu aku bergerak sekarang." ucap nya lalu menghilang dari hadapan mereka.


__ADS_2