
setelah mereka selesai mengumpulkan semua bagian yang penting, Fei Ying lalu menyuruh mereka kembali ke desa untuk beristirahat.
tak terasa pagi sudah menjelang, para warga sudah berkumpul dan bersiap untuk membangun pagar yang kokoh agar tidak ada lagi Monster yang datang menyerang desa itu lagi, walau hanya untuk sementara waktu.
"kalau semua sudah berkumpul mari kita kerja, sesuai dengan apa yang kita sepakati bahwa yang perempuan masak yang laki-laki bekerja membuat pagar" ucap Fei Ying.
"untuk yang laki-laki mari kita kerja" lanjut Fei Ying lalu berjalan menuju gerbang desa.
"sekarang kita pasang kayu yang sudah saya dapatkan dan sudah saya potong beberapa bagian, untuk tali nya kita pakai rotan jiwa saja yang sudah aku cari semalam di hutan" jelas Fei Ying.
"baik ayo semua kita susun kayu-kayu ini menjadi satu" lanjut salah satu warga.
untuk Fei Ying sendiri, dia sudah mempunyai janji dengan kepala desa untuk menyembuhkan luka nya.
"seperti kata ku tadi malam aku akan berusaha menyembuhkan senior" ucap Fei Ying lalu membuka kotak berisi jarum akupuntur.
"berbaring lah dan lepas kan pakaian nya" perintah Fei Ying.
setelah kepala desa itu melepaskan pakaian nya dan berbaring Fei Ying lalu menancap kan satu persatu jarum akupuntur itu sampai 99 jarum.
__ADS_1
setelah selesai Fei Ying duduk bersila lalu menyalurkan energi Qi nya pada jarum-jarum tersebut.
kepala desa itu hanya bisa berteriak kesakitan karena proses penyembuhan yang memang begitu menyakitkan.
boom
"selesai juga akhirnya, senior bagaimana perasaan Anda" tanya Fei Ying.
"bukan hanya sembuh tapi aliran Qi ku juga semakin lancar" jawab kepala desa itu.
"bagus lah aku harap setelah kau sembuh kau bisa mengajari anak-anak muda yang berbakat ini kultivasi dan juga teknik beladiri" lanjut Fei Ying.
"baiklah ngobrol nya kita sudahi dulu lebih baik kita bantu para warga dulu membantu membuat pagar" balas Fei Ying.
lalu mereka berdua berjalan menuju ke arah gerbang desa, kini tampilan kepala desa itu berubah drastis yang sebelumnya mempunyai wajah keriput sekarang sudah mempunyai wajah seperti berumur 30 tahun.
setelah berjalan beberapa menit Fei Ying dan kepala desa itu sudah tiba di gerbang desa untuk membantu membangun pagar.
"sebentar lagi tengah hari sebaiknya kita bagi tugas saja, inikan jumlah nya ada 30 orang kita bagi saja masing-masing 8 orang bagian barat, 8 orang lagi timur, 8 orang lagi selatan, dan sisanya Utara biar adil aku dan senior yang langsung membantu di bagian Utara" jelas Fei Ying.
__ADS_1
tidak terasa mereka sudah bekerja hingga tengah hari dan mereka melanjutkan pekerjaan nya setelah makan siang.
Fei Ying juga menyuruh mereka untuk berhenti sejenak untuk makan dan istirahat, "kalau seperti ini mungkin kita bisa selesai sore hari, jika salah satu sudah menyelesaikan pembangunan pagar di salah satu empat sisi, aku harap kalian juga membantu sisi yang belum selesai" ucap Fei Ying kepada warga desa yang ikut membantu membangun pagar.
"aku setuju" ucap salah satu warga lalu di ikuti yang lainnya.
setelah istirahat mereka selesai, mereka melanjutkan pekerjaan nya kembali hingga sore hari menjelang.
"akhirnya selesai juga, tapi aku harus melapisi pagar ini dengan jimat pengusir monster" gumam Fei Ying.
"baiklah semua silahkan istirahat aku mau melakukan sesuatu sebentar agar pagar ini bisa mencegah monster itu secara maksimal" ucap Fei Ying pada mereka.
"baiklah anak muda aku percaya pada mu" ucap kepala desa itu, lalu mengajak semua orang untuk beristirahat dan makan yang sudah di siapkan oleh para perempuan.
setelah mereka pergi Fei Ying lalu merapal kan jimat untuk mencegah monster untuk memasuki wilayah desa ini.
"selesai, dengan ini segala monster tingkat apapun tidak akan bisa memasuki wilayah ini" ucap Fei Ying.
sebenarnya bisa saja langsung menggunakan jimat itu tapi efeknya akan berkurang jika tidak ada perantara apapun.
__ADS_1