
"hahaha keluar masuk hutan ku dan merusaknya sekarang kalian ingin pergi dasar manusia kurang pelajaran" ucap suara misterius yang tiba-tiba itu.
"kalau berani sini satu lawan satu, sini sini" ucap Fei Ying, dengan sikap petinju yang dia tonton di dunianya.
"cukup berani juga kau bocah tapi bagi ku membunuh mu itu cukup dengan serangan jarak jauh saja" balas suara misterius itu.
"ah yang benar, baiklah kalau kau mau nya begitu silahkan serang aku" ucap Fei Ying, lagi-lagi kilatan hitam berbentuk bulan sabit mengarah pada Fei Ying.
boom
"serangan lemah, ayo serang aku lagi" ucap Fei Ying dengan semangat.
"jangan sombong bocah aku hanya menggunakan separuh kekuatan ku tadi, kalau kau mau nya seperti itu baiklah akan aku kabulkan" ucap suara misterius itu, lalu tiba-tiba ada kilatan warna hitam pekat yang menuju arah Fei Ying.
boom
'apaan ini serangannya untung aku tadi tidak lengah sedikit pun' ucap Fei Ying dalam hati.
"apakah hanya ini saja kemampuan mu hah" ucap nya berpura-pura padahal tangannya sudah mati rasa karena serangan tadi.
"cih sebenarnya aku tidak mau menemui mu, tapi kau yang memaksa ku untuk turun melawan mu, jangan banyak omong lagi mari kita selesaikan ini" ucap pria misterius dengan baju emas pucat.
"apakah itu tadi suara mu" ucap Fei Ying dengan wajah datarnya.
mendapati pertanyaan Fei Ying orang misterius itu Semakin marah.
"jangan banyak omong lagi" ucap pria misterius itu lalu langsung menyerang Fei Ying.
"kau lebih baik cari tempat yang aman, aku takut pertempuran kami akan melukai mu" ucap Fei Ying pada rekannya.
"baiklah" ucap nya lalu mencari tempat aman tapi masih bisa melihat pertempuran Fei Ying.
Trang
"lawan mu adalah aku bukan dia" ucap Fei Ying lalu menggunakan teknik pedang naga api, seketika pedangnya langsung berwarna merah karena di selimuti kobaran api.
__ADS_1
swuhs
Trang
"haha kekuatan lemah seperti ini tidak akan bisa menyakiti"
"oh ya bagaimana kalau begini" ucap Fei Ying sambil memainkan jari tangan nya.
sret
"apa ini aku tidak bisa bergerak" ucap nya memberontak ikatan jiwa elemen.
"semakin kau bergerak benang-benang itu akan semakin menguat" ucap Fei Ying lalu mengangkat pedang nya.
jleb
'apa-apaan ini kenapa kulit nya tidak bisa di tembus " umpat Fei Ying dalam hati nya.
"haha jangan berharap anak kecil seperti mu bisa menembus kulit ku yang keras ini" ucap monster siluman manusia itu.
sebelum monster itu berkata sesuatu, mosnter itu sudah berteriak kesakitan.
jleb
jleb
"walau aku tidak kuat seperti mu tapi aku memiliki otak yang cerdik bukan monster dengan otak kecil seperti mu" ucap Fei Ying sambil menusuk kan pedang nya pada siluman manusia itu.
"hahaha hebat-hebat, aku rasa yang bodoh kau manusia" ucap Monster siluman manusia itu di belakang Fei Ying.
jleb
tanpa berbasa-basi monster siluman manusia itu menusukkan pedangan nya pada Fei Ying, melihat Fei Ying terluka orang yang dari tadi bersembunyi akhirnya menampakkan dirinya.
"tuan bangun jangan mati disini, kalau tuan mati di sini bagaimana aku mengatakan nya pada semua orang di desa" teriak pria itu.
__ADS_1
"apa kau lupa monster keparat aku juga seorang kultivator tidak mudah juga kau membunuh ku hahaha" ucap Fei Ying lalu luka-luka nya menutup.
"bisa kita lanjutkan lagi duel nya" lanjut Fei Ying lalu menyerang monster itu.
Trang
Ting
"teknik pedang elemen 'semburan kristal es' " ucap Fei Ying lalu di sekitarnya terlihat butiran kristal es.
swush
Trang
pedang Fei Ying dan pedang monster siluman manusia itu berbenturan dengan jurus pedang Fei Ying pedang siluman manusia itu menjadi retak.
'teknik semburan nafas naga' seketika Fei Ying melakukan gerakan pernafasan, lalu di sekitarnya menjadi panas.
"teknik apa ini ribuan tahun aku sudah hidup tapi aku baru pertama kali melihat teknik seperti ini" gumam siluman itu.
wusss
jleb
jleb
lalu Fei Ying menyemburkan api dan menusukkan pedang nya pada jantung monster itu, tidak di situ saja Fei Ying juga menusukkan pedang nya ke bagian lain hingga monster itu tewas.
sebelum Fei Ying pergi dia mengeluarkan inti monster itu terlebih dahulu.
"ayo kita pergi" ucap Fei Ying mengajak orang itu.
"ngomong-ngomong nama mu siapa" lanjut Fei Ying.
"nama ku Yu Ran" ucap pria itu.
__ADS_1
"baiklah Yu Ran ayo kita pergi" ucap Fei Ying.