Sistem Kultivasi Terkuat

Sistem Kultivasi Terkuat
ch 94. memperkuat diri


__ADS_3

setelah rapat selesai Fei Ying lalu pamit undur diri karena Fei Ying ingin menemui ibunya dan Mei Ying.


di aula rapat sendiri Xin Yuan dan yang lainnya juga pamit untuk menjalankan tugasnya masing-masing.


pagi hari menjelang Fei Ying sedang singgah di desa Xi untuk istirahat, "hoamm" lalu Fei Ying menggeliat.


"setelah pulang aku akan pergi latihan di hutan yang banyak monster untuk meningkatkan kultivasi ku, serta melatih gerakan beladiri yang ku miliki" gumam Fei Ying lalu keluar dari penginapan.


***


di benua tengah


putri Qing Ying sedang berlatih dengan keras, bahkan setelah kejadian pertemuan antara dia dan Fei Ying yang sedang menyamar.


"aku tidak akan mengecewakan mu Fei Ying, setelah aku bertemu dengan mu kau akan kaget dengan perkembangan ku" ucap Qing Ying yang mengingat-ingat wajah Fei Ying.


melihat putrinya yang sedang tersenyum sendiri ayahnya ya itu kaisar tengah bernama Qian Qing.


"apakah kau sedang jatuh cinta putri ku" kekeh Qian Qing.


"tentu saja tidak aku memikirkan bagaimana cara agar aku menjadi lebih kuat daripada saat ini, apalagi saat mendengar tentang hancur nya kekaisaran Utara, aku tidak mau saat pasukan aliran hitam menyerang aku hanya menonton saja" elak Qing Ying.


"baiklah-baiklah apa kau mau ikut dengan ayah ke benua timur, ayah ingin bertemu anggota-anggota aliansi sekte di sana" balas Qing Qian.


"sebentar akan aku pikirkan terlebih dahulu" ucap Qing Ying dengan jarik telunjuk menyentuh dagu nya.


"aku akan ikut bersama ayah" balas nya.


***


di sisi lain Fei Ying sedang mencari sesuatu untuk di berikan untuk ibu nya serta keluarga nya di kota Qiran.


setelah selesai Fei Ying lalu langsung melanjutkan perjalanan hingga sampai ke kota nya dan bertemu dengan keluarga nya.

__ADS_1


tidak butuh waktu lama Fei Ying telah sampai ke kota nya dan menyapa ibu nya saat sampai di rumah.


"ibu maafkan anak mu yang selalu meninggalkan ibu" ucap Fei Ying sambil memeluk ibunya.


"tidak apa-apa Fei'er aku tahu kau pasti sibuk lagi pula di sini ada Mei Ying yang selalu menghibur ibu" ucap ibu nya.


"bentar ibu aku ada sesuatu untuk ibu" ucap Fei Ying sambil mengeluarkan kalung yang sangat indah, di sisi kalung tersebut juga di hiasi oleh butiran berlian.


bahkan batu kalung tersebut memiliki pola seperti merpati saat di lihat dengan teliti.


"terimakasih Fei'er" ucap ibu nya lalu mengambil kalung tersebut.


"sini Bu aku bantu pasangkan" lalu ibu nya menyerahkan kalung tersebut pada Fei Ying.


"selesai, ibu kalau begini semakin cantik pasti nanti ayah akan sangat bahagia sekali" canda Fei Ying pada ibu nya.


"sudah-sudah, sekarang ibu tanya apakah anak ibu yang tampan ini sudah memiliki kekasih atau belum" tanya ibu nya, seketika jantung Fei Ying terasa tersambar petir.


"e-ee itu aku terlalu sibuk berlatih dan juga mengurus ini itu dan ini itu" elak Fei Ying.


" iya ibu aku akan memikirkannya, apakah ibu sudah makan" tanya Fei Ying.


" ibu sudah makan sekarang giliran mu makan, sebelum makan bersih-bersih badan lah terlebih dahulu" ucap ibu nya lalu Fei Ying pamit pergi untuk membersihkan badannya.


***


setelah selesai makan Fei Ying lalu pamit pada ibunya untuk pergi sebentar, tapi kenyataannya Fei Ying sedang mencari tempat untuk berlatih di hutan.


"haish kenapa aku selalu mengingat-ingat wajah nya ya" gumam Fei Ying di sertai tarikan nafas yang berat.


setelah mencari tempat yang cocok Fei Ying lalu mendaratkan kakinya, "emmm ahhh" hembusan nafas Fei Ying yang sangat melelahkan lalu Fei Ying duduk bersila.


lalu Fei Ying mulai menggumpal kan energi di sekitar nya, setelah beberapa puluh menit duduk bersila Fei Ying sama sekali tidak merasakan apapun.

__ADS_1


"haishh aku lupa bahwa elemen cahaya ku sudah hilang karena benturan elemen kegelapan" ucap Fei Ying dengan helaan nafas.


[Ding tuan bisa membunuh monster untuk meningkatkan basis kultivasi dengan cara menyerap energi kehidupan, elemen kegelapan tidak butuh energi Qi untuk kultivasi melainkan mengambil energi kehidupan di sekitar]


"haishh kau ini datang tak di undang pulang tak di antar" kutuk Fei Ying.


lalu Fei Ying melesat dengan cepat sambil menarik perhatian para monster untuk menyerap energi kehidupan.


setelah para monster berkumpul lalu Fei Ying mengeluarkan bola api berwarna hitam keunguan.


lalu Fei Ying mengarahkan nya pada kumpulan monster tersebut seketika energi kehidupan mereka langsung lenyap.


[Ding membunuh seratus monster tingkat menengah 15k poin sistem+10%,basis kultivasi]


"kalau begini terus aku akan cepat kuat" setelah itu Fei Ying melatih teknik pedang nya agar lebih kuat daripada sebelumnya.


"lebih baik aku tingkat dulu teknik pertamaku hingga tahap mahir setelah itu baru aku akan naik ke level selanjutnya" gumam Fei Ying lalu melanjutkan latihan nya.


tak terasa Fei Ying sudah berlatih seharian penuh, "pedang naga mengoyak kegelapan" teriak Fei Ying lalu menyabetkan pedang nya ke arah batu besar di depannya.


boom


ledakan terjadi batu yang semula utuh kini sudah hancur berkeping-keping, "sedikit lagi" ucap Fei Ying lalu mengayunkan pedangnya lagi sampai ke 296.


"297_298_299_300 huh aku harus bersabar kerja keras tidak akan mengecewakan hasil" ucap Fei Ying dengan tersenggal-sengal.


tak terasa Fei Ying sudah berlatih hingga matahari mulai terbenam, "sebentar lagi akan malam lebih baik aku pulang untuk menemui ibu" lalu Fei Ying mencari danau untuk membersihkan dirinya dari seharian dia berlatih.


setelah selesai Fei Ying lalu memakai baju nya lagi dan melesat untuk kembali ke rumahnya.


sebelum pulang Fei Ying juga mampir ke suatu kota untuk membeli sesuatu untuk keluarga nya yang ada di rumah.


"aku rasa ini sudah cukup" lalu Fei Ying melanjutkan perjalanan nya lagi hingga sampai ke kota nya.

__ADS_1


"ini buat paman" ucap Fei Ying lalu melempar satu kantong berisi koin emas kepada pengawal di depan kota nya.


"terimakasih tuan muda" tanpa melihat kebelakang Fei Ying melambaikan tangan untuk isyarat sama-sama.


__ADS_2