
tak terasa matahari sudah berada di puncak nya, tapi Chian Hay masih giat berlatih di tengah terik nya matahari.
"Chian Hay istirahat lah dulu" panggil Fei Ying setelah menyiapkan minuman dan makanan ringan.
"baik ketua" lalu Chian Hay berjalan mendekati Fei Ying.
"Chian Hay tutup mata mu, jangan buka matamu saat aku belum menyuruh mu untuk membuka nya" ucap Fei Ying lalu di balas anggukan.
dengan duduk bersila Chian Hay menutup mata nya, lalu di jari kelingking nya muncul seberkas cahaya kecil berwarna biru dan masuk ke kepala Chian Hay.
"arghhhh" teriak Chian Hay saat cahaya itu masuk ke kepala nya.
"sekarang buka lah mata mu dan pelajari kembali kitab yang telah kau ambil kemarin" ucap Fei Ying lalu merebahkan tubuhnya.
mendengar ucapan Fei Ying Chian Hay terkejut dan merasa aneh, walau begitu dia tetap melaksanakan apa yang di perintahkan Fei Ying.
lalu saat membaca isi kitab itu Chian Hay terbelalak tidak percaya, karena dia bisa memahami nya dengan hanya satu lihat.
"ketua" ucap Chian Hay dengan mulut bergetar.
"keberuntungan saja cepat sana berlatih lagi jangan lupa latih juga teknik meringankan tubuh mu" ucap Fei Ying lalu di balas anggukan oleh Chian Hay.
dua hari berlalu dengan cepat, perkembangan Chian Hay meningkat pesat bahkan jalur kultivasi nya sudah berada di jiwa pengembara tahap awal.
"Chian Hay ayo ikut aku" ajak Fei Ying pada Chian Hay.
lalu Chian Hay mengikuti kemana perginya Fei Ying.
"Chian Hay kitab pedang karang mu sudah jauh lebih baik dari kemarin, kau juga harus bisa memadukan nya dengan teknik kitab lainnya" ucap Fei Ying sambil berjalan.
"maksudnya"
"kau harus memadukan nya dengan jurus lain jangan hanya bertumpu pada satu teknik saja, kau juga harus tau teknik apa yang cocok untuk teknik pedang mu itu" ucap Fei Ying.
"hm begitu ya, lalu ketua mau mengajak ku kemana" tanya Chian Hay.
"ikut saja" lalu Fei Ying melesat dengan teknik meringankan tubuh nya.
melihat ketua Fei Ying melesat tiba-tiba, Chian Hay lalu juga melesat mengejar ketua Fei Ying.
saat mengikuti Fei Ying Chian Hay tanpa sadar telah mengikuti Fei Ying hingga masuk hutan.
"ujian pertama di mulai" mendengar ada ucapan seseorang Chian Hay kaget.
ternyata itu adalah hutan ilusi buatan Fei Ying untuk menguji Chian Hay.
lalu tiba-tiba dari semua arah muncul serigala tingkat Meneg atau bisa di bilang jalur kultivasi jiwa pengembara.
__ADS_1
"auuuu" gerombolan serigala itu lalu langsung menyerang Chian Hay dengan membabi-buta.
mendapat serangan yang mendadak Chian Hay lalu menggunakan teknik pedang karang nya.
"gerakan ke tiga pedang karang pukulan ombak samudra" lalu Chian Hay melakukan gerakan memutar.
setiap satu tebasan Chian Hay pasti membunuh lebih dari satu ekor serigala.
di layar jiwa nya sendiri Fei Ying tersenyum puas, "tidak salah aku merekrut dia".
setelah Chian Hay menyelesaikan ujian pertama, lalu Fei Ying meningkatkan lagi ujian kedua bagi Chian Hay.
"ujian kedua membunuh gerombolan bandit"
setelah suara itu hilang tiba-tiba dari berbagai arah penuh dengan gerombolan para bandit.
"haish" ucap Chian Hay menarik nafas lalu menggunakan teknik yang sama seperti sebelumnya.
hingga akhirnya Chian Hay sampai ke ujian ke lima, "ujian terakhir melawan pasukan kekaisaran"
"gak lucu beneran gak lucu" ucap Chian Hay dengan panik.
lalu lesatan panah berterbangan menuju arah Chian Hay, dengan sigap ia membuat perisai energi Qi di sekitar nya.
lalu Chian Hay menggunakan teknik sebelumnya, tapi Serangan nya tidak seperti sebelumnya yang ada setiap serangan Chian Hay dapat di hindari dengan mudah.
lalu Chian Hay merubah gerakan nya dan memadukan dengan teknik meringankan tubuh nya.
serta mengganti gerakan nya setiap kali sudah menyerang.
tak terasa matahari sebentar lagi akan tenggelam akhirnya Chian Hay selesai juga menyelesaikan ujian dari Fei Ying.
"hahaha bagaimana apakah mudah" kekeh Fei Ying yang muncul dari atas dengan terbang.
"huh sungguh tidak lucu" gerutu Chian Hay.
"tapi kau sudah tau sendiri bukan kehebatan dari teknik pedang itu, anggap saja kau sedang berlatih melawan pasukan aliran hitam" balas Fei Ying lalu mengeluarkan kitab tingkat langit.
"Ambillah satu kitab tangan kosong yang cocok untuk di padukan dengan teknik pedang mu" lanjut Fei Ying.
setelah melihat - lihat mata Chian Hay tertuju pada kitab pukulan ombak samudra.
"pilihan yang bagus kalau begitu pelajari langsung menunggu apa lagi"
"hm hehe tidak ada senjata yang lebih bagus kah ketua"
"nanti akan aku berikan saat kau sudah mencapai jalur kultivasi jiwa baru, lebih baik kau bangun dulu fondasi akar jiwa mu" balas Fei Ying lalu memberi beberapa pill.
__ADS_1
di malam harinya Fei Ying kembali ke sekte nya untuk beristirahat dan bermain bersama sistem nya yang lucu.
saat hampir menutup matanya Fei Ying dikejutkan dengan orang berbaju hitam sedang berada di jendela kamarnya.
"ah ketua maaf telah menganggu" ternyata itu adalah Xin Yuan.
"bagaimana apakah kau sudah membawa pasukan mu" tanya Fei Ying pada Xin Yuan.
"tentu sekarang mereka ada di massion apa ketua ingin menemui nya" balas Xin Yuan.
"baiklah ayo kita kesana" ajak Fei Ying lalu turun dari ranjang nya dan melesat pergi bersama Xin Yuan.
"bagaimana pasukan mu yang di sana apakah ada perkembangan" tanya Fei Ying saat di jalan.
"tentu bahkan saat di benua Utara terjadi pertempuran pasukan ku sudah bergerak lebih dulu dengan menyamar sebagai pasukan salah satu benua" balas Xin Yuan.
"apakah kau sudah memberikan mereka penghargaan dan sumberdaya bagi mereka"
"tentu saja, tapi aku rasa tidak hanya pasukan ku saja yang ikut dalam pertempuran itu, mungkin Xian Zu, Zhan Haifeng dan Ching Ziyi sudah mengirim pasukan mereka juga" balas Xin Yuan.
tak terasa obrolan mereka sudah berhenti saat jarak Antara mereka dan massion Fei Ying sudah dekat.
"selamat datang kembali ketua" sapa Chian Hay.
"terimakasih banyak Chian Hay, apa kalian pasukan Xin Yuan" tanya Fei Ying kepada sepuluh orang dengan jalur kultivasi penyatuan tubuh tahap akhir dan hampa tahap awal.
"ya kami pasukan ketua Xin Yuan" ucap salah satu pemuda dengan sopan.
"kalau begitu ini terimalah sebagai hadiah karena telah bersedia datang kesini" ucap Fei Ying lalu mengeluarkan sumberdaya dan Pill tingkat tinggi
"tidak perlu ketua karena tujuan kami sama dan juga kami tidak pantas menerima nya karena belum melakukan apapun"
mendengar ucapan salah satu pasukan Xin Yuan Fei Ying tersenyum bangga.
"kalau begitu apa kalian siap menerima ini jika kalian menang di pertempuran desa Tiran" ucap Fei Ying.
"kami siap" ucap mereka semua dengan tegas.
lalu mereka mengobrol sambil menikmati arak, di tengah-tengah obrolan mereka tiba-tiba Fei Ying mendapat telepati dari Tora.
"ketua di desa Tiran status nya sudah tidak aman lagi lima ratus meter dari desa Tiran sudah ada pangkalan perang aliran hitam, bahkan salah satu pasukan ku tewas saat mengawasi pergerakan aliran hitam" ucap Tora lewat telepati.
"tunggu besok aku akan kesana secepatnya" balas Fei Ying.
setelah itu Fei Ying mengajak semuanya untuk istirahat, karena pagi nya mereka akan pergi ke desa Tiran.
di pagi hari nya Fei Ying menyiapkan semua nya, pasukan Xin Yuan juga sudah siap, "apa kalian sudah siap" tanya Fei Ying pada mereka.
__ADS_1
"siappp" ucap semuanya dengan penuh semangat.