Sistem Kultivasi Terkuat

Sistem Kultivasi Terkuat
ch 74.batu tembaga mistic


__ADS_3

setelah menyusul Zhan Haifeng mereka lalu pergi ke kediaman walikota, "senior aku rasa ini baru awalnya saja, bagaimana menurut senior" ucap Fei Ying sambil terus melaju dengan teknik meringankan tubuh.


"yang kau katakan memang benar dari pengamatan ku aku rasa mereka sedang mengukur seperti apa keamanan di setiap benua" balas Zhan Haifeng.


"kenapa aku tidak berpikiran seperti itu sebelumnya" ucap Fei Ying.


"kalau di pikir-pikir benar juga apa yang di katakan oleh senior Zhan Haifeng mereka menguasai salah satu wilayah hanya untuk pijakan saja atau bisa di sebut dengan pangkalan jadi saat kelompok mereka yang akan datang berikut nya tidak ada kendala, kalau kita amati kelompok aliran hitam hanya mengambil wilayah yang di pinggiran saja kan itu pendapat ku saja sih" tambah Ching Ziyi.


"tumben kau memikirkan hal-hal seperti itu" ucap Fei Ying lalu di susul tawa oleh Zhan Haifeng.


"hahaha, benar juga pendapat mu"


"baiklah ayo kita pergi ke kediaman walikota besok kita akan kembali" ucap Fei Ying lalu meningkatkan kecepatan nya.


setelah sampai mereka lalu di sambut oleh walikota serta pembantu nya serta para pengawal nya.


di meja makan mereka mengobrol mengenai masalah penyerangan dan beberapa hal lain nya, saat sudah selesai Fei Ying pamit untuk pergi tapi walikota mencegah nya dan bilang kalau dia sudah menyiapkan kamar untuk Fei Ying dan juga teman-teman nya, siapa lagi kalau bukan Zhan Haifeng dan Ching Ziyi.


pagi hari sudah menampakkan dirinya lalu Fei Ying membangun kan Zhan Haifeng serta Ching Ziyi sebelum walikota bangun.


di perjalanan perbekalan mereka habis, lalu mencari desa untuk mengisi lagi persediaan mereka, setelah selesai mereka melanjutkan perjalanan nya lagi.


tak terasa sekarang matahari sudah berada di puncak nya dan memaparkan terik nya matahari.


"senior aku sudah hampir kelelahan" ujar Ching Ziyi pada Zhan Haifeng.


"hais kenapa ilmu meringankan tubuh mu jelek sekali" balas Zhan Haifeng.


"sudah-sudah lebih baik kita istirahat dulu" ucap Fei Ying lalu berhenti.


"Ching Ziyi nanti setelah kita sampai kau sempurnakan lah teknik meringankan tubuh mu, karena aku pasti akan menyuruh mu menyelesaikan misi yang berbahaya" ucap Fei Ying yang duduk bersandar di pohon.

__ADS_1


"lalu"


mendengar jawaban dari Ching Ziyi Zhan Haifeng yang berada di dekatnya berkata "kalau teknik meringankan tubuh mu seperti, bagaimana kau akan kabur dari kejaran musuh, sedangkan tugas mu adalah membunuh secara diam dan sunyi, kalau kau tidak gesit yang ada kau hanya mengantar nyawa mu sendiri" jelas nya.


"tepat jadi berlatih lah bersungguh-sungguh aku akan memberikan sumberdaya yang cukup untuk mu" balas Fei Ying.


setelah selesai istirahat mereka melanjutkan lagi perjalanan nya, tapi berbeda dengan Fei Ying yang merasakan bahwa ada sesuatu di bawah kakinya.


"Ching Ziyi gali tanah yang ada di sini" perintah Fei Ying pada Ching Ziyi.


lalu Ching Ziyi melakukan apa yang di katakan oleh Fei Ying tanpa bertanya padanya, beberapa waktu Ching Ziyi telah membuat lubang di tanah tersebut.


"bagus" ucap Fei Ying lalu melihat kedalam, saat melihat ke dalam Fei Ying melihat batu berkilau lalu mengambil nya.


"sudah aku duga dari tadi aku telah merasakan" ucap Fei Ying lalu menunjukkan batu perunggu agak berkilau.


"apa itu batu" tanya Ching Ziyi.


setelah memotong batu perunggu Fei Ying terkejut karena di dalam batu itu mengandung besi.


"ya seperti kau lihat itu ada kandungan besi tapi aku tidak tahu jenis batu apa itu" balas Zhan Haifeng.


"sekarang ayo kita pergi, Ching Ziyi kau tutup lubang itu lagi, setelah sampai aku akan memberitahu tetua tentang ini" ucap Fei Ying lalu memasukkan batu itu pada jubah nya.


setelah semua selalu mereka berdua melesat pergi, 3hari berlalu Fei Ying dan Zhan Haifeng serta Ching Ziyi telah sampai ke kota.


saat Fei Ying mau memasuki gerbang sekte dia melihat keributan di depan gerbang sekte nya dan bergegas ke sana.


"hei-hei ada apa ini membuat keributan di sekte pedang seribu, kalau ketua sekte bisa tau kalian bisa habis" ujar Fei Ying dari belakang.


"ah tuan muda ini ada rombongan yang mengatakan mereka dari paviliun rembulan darah" ucap pemuda berperawakan tinggi putih berambut cokelat pendek.

__ADS_1


"biarkan salah satu utusan paviliun rembulan darah ikut aku, aku yang menjamin nya" balas Fei Ying.


"aku yakin manager kalian pasti menyuruh orang kepercayaan kan" tambah Fei Ying pada pengawal rembulan darah.


"b-benar sebentar aku akan memanggil nya" ucap pengawal itu terbata-bata lalu segera memanggil orang kepercayaan manager.


setelah menunggu agak lama akhirnya pengawal itu datang bersama wanita cantik, saat mereka bertemu Fei Ying memberikan kode.


"sekarang ayo ikut aku ke ruangan ketua sekte pedang seribu" ucap Fei Ying pada perempuan itu yang sebenarnya adalah Xi Yun.


para lelaki yang ada di pelataran hanya bisa iri karena Fei Ying berjalan di temani oleh seorang perempuan cantik.


setelah berapa lama berjalan akhirnya mereka sampai di ruangan tetua, "tuan muda dan senior kedatangan kami kesini mau mengirim kan pesanan nya tuan muda Fei Ying" ucap Xi Yun langsung saat memasuki ruangan itu.


tetua yang penasaran akhirnya angkat bicara "pesanan apa itu" tanya nya.


"dua puluhan ekor burung siluman yang jenis nya elang dan rajawali" balas Xi Yun.


mendengar itu tetua hampir tersedak nafas nya, melihat itu Fei Ying angkat bicara, "oh ya Xi Yun apa kau tahu batu ini" ucap Fei Ying sambil mengeluarkan batu perunggu agak berkilau.


"kalau tidak salah ini adalah tembaga mistic bahan paling penting untuk membuat pedang apapun, dimana tuan muda menemukan nya" balas Xi Yun saat melihat-lihat batu itu.


"aku akan memberitahu nya langsung pada manager mu tapi pesanan ku apakah sudah sampai" tanya Fei Ying.


"nanti sore kemungkinan akan sampai" balas nya.


"baiklah tetua siapkan latar untuk menampung burung siluman"


"untuk Xi Yun kau silahkan kembali dan memberitahu pengawal mu untuk kesini"


lalu Xi Yun keluar dari ruangan tersebut dan memberitahu pengawal nya, setelah sampai ke ruangan tetua Fei Ying membariskan mereka.

__ADS_1


setelah berbaris lalu mereka di berikan sumberdaya dan di beri kitab sesuai elemen orang itu dan keahlian nya.


__ADS_2