Sistem Kultivasi Terkuat

Sistem Kultivasi Terkuat
ch 126. anak itu tidak biasa


__ADS_3

hari-hari Fei Ying lalui dengan melatih Liam yang kini tadi nya kurus kini badannya mulai membentuk otot-otot kecil, Liam juga sudah hampir menguasai kitab yang telah ia berikan.


Liam sekarang berada di Qathering qi tahap akhir, hanya butuh satu langkah lagi Liam akan memasuki tahap pondasi, "Liam latihlah fisikmu nanti akan guru akan ajari bagaimana cara untuk mengolah energi Qi yang ada di sekitarmu." ucap Fei Ying yang sedang melompat ke pohon satu ke pohon lainnya.


"kapan itu guru." tanya Liam.


"saat guru bilang cukup maka guru akan mengajarimu cara mengolah energi, dengan fisikmu yang seperti ini kau bahkan sudah mampu untuk mengalahkan lawan yang berada di dua tingkat di atas mu, Liam di dunia kultivator terdapat tiga bagian penting yang harus di latih pertama adalah fisik, kedua tulang, penyucian darah, saat darah sudah di bersihkan maka akan nampak Meridian di sekitar pusar mu jika kau bisa membukanya itu akan meningkatkan berkali-kali lipat energi Qi yang ada di dalam tubuhmu." jelas Fei Ying lalu berhenti di salah satu dahan pohon.


"aku masih tidak paham lah guru ?."


"huh sudah kuduga, Liam tunggu hingga umurmu cukup maka Liam akan paham dengan sendirinya, sekarang ayo guru akan melanjutkan latihan untukmu." ucap Fei Ying lalu meloncat turun ke bawah yang di susul dengan Liam.


"Liam makanlah ini, ini akan membantu mu mencerna semua apapun yang ada dalam kitab." ucap Fei Ying lalu memberikannya pada Liam.


glek


"pahit"


"coba kau pelajari lagi kitab ini." ucap Fei Ying lalu menyerahkan kitab yang sama.


selang beberapa saat Liam membuka suara, "wah guru i-ini sangatlah luar biasa, kenapa guru tidak memberikannya dari awal." ucap Liam yang senang karena dapat memahami kitab tersebut.


tuk


"dasar bodoh, jika aku memberikannya dari awal kau tidak akan semangat berlatih dan hanya dapat mengandalkan jurus yang hanya diasah satu kali."


"iya guru maaf." ucap Liam lalu mempelajari lagi kitabnya.


sedangkan Fei Ying mematikan peningkatan otomatis, jadi Fei Ying bisa kapan saja menerobos ke tahap imortal dewa dan Fei Ying bisa masuk kapan saja di dunia realm mortal dunia para dewa.


tingkatan fisik sendiri di bagi beberapa tingkatan


- mortal flesh


- pembentukan jiwa

__ADS_1


- penghamburan pikiran


- sarira


- permunian tulang


- nirwana


terkadang seorang kultivator melupakan itu semua dan hanya fokus pada tingkatan kultivasi mereka, salah ? tentu tidak salah tapi jika seorang kultivator dapat melatih keduanya hingga puncak mereka bisa bertahan di pertempuran lebih lama jika di bandingkan seorang kultivator yang hanya pada fokus untuk berkultivasi.


"guru aku sudah selesai membaca kitab ini, apa ada latihan lagi untukku." ucap Liam sambil menyerahkan kitab tadi pada Fei Ying.


"ada ayo kita cari sungai dulu, dan apakah kau sudah menghafal isi dari kitab itu semua ?." ucap Fei Ying pada Liam.


"tentu guru aku sudah menghafalnya" setelah itu Fei Ying mengajak Liam untuk mencari sungai.


setelah mereka menemukan sungai Fei Ying langsung melepas baju Liam dan menyuruhnya untuk berkultivasi di dalam sungai itu, "fokuskan konsentrasi mu agar nanti kau dapat mengerahkan semua energi Qi saat pertempuran sesungguhnya di mulai." ucap Fei Ying pada Liam.


****


walau begitu Liam dapat mengalahkan seorang pengembara jiwa awal dengan mudah jika seorang pengembaraan jiwa itu tidak melatih fisiknya atau hanya permulaan fisik.


"dulu kau sangat lemah sekali benar Liam ?" ucap Fei Ying yang kini tengah berada di kedai makan di suatu kota.


"iya guru setelah guru melatih Liam, Liam sekarang bisa menjadi kuat" ucap Liam dengan senang lalu melahap makanannya.


"saat nanti kita istirahat di hutan kamu sudah tau kan latihan mu sendiri, jangan tunggu perintah guru untuk latihan" ucap Fei Ying sambil meminum arak nya.


"iya guru Liam tau, Liam akan berlatih hingga Liam mencapai apa yang Liam inginkan"


"bagus guru suka dengan semangat mu sekarang habiskan makananmu kita lanjutkan lagi perjalanan." ucap Fei Ying lalu Liam segera menghabiskan makanannya.


******


markas utama pasukan darah (pasukan Fei Ying)

__ADS_1


"selamat datang untuk kalian, bagaimana lancar sudah kan ?, apa ini pertumbuhan kalian cepat sekali." sambut Li Hua serta memuji ke ahlian mereka semua.


"hehe kami hanya ingin berterimakasih pada ketua Fei jadi selama ketua Fei dalam perjalanannya kita sudah siap dengan kekuatan yang penuh." ucap Xian Zu.


"yah kalian benar bagaimana perkembangan pasukan kalian aku harap ada peningkatan juga" ucap Tora sambil menyesap teh nya.


"untuk pasukan ku hanya ada ratusan saja dengan ranah kultivasi tahap hampa, tidak kurang tidak lebih." ucap Xin Yuan lalu menyesap teh nya.


"hei itu jumlah yang banyak bahkan satu orang pasukan mu sudah setara dengan puluhan orang jiwa baru." sahur Xia Zu.


"kalau aku sudah lima ratusan pasukan dengan ranah ratusan tahap hampa dan sisanya penyatuan tubuh serta jiwa baru itu saja gabungan dari pasukan ku dan ching Ziyi." ucapnya lalu menyesap tehnya.


"kalau untuk ku sendiri hanya ratusan pasukan ahli formasi array itu juga hanya tahap penyatuan tubuh." ucap Hua liang dengan menghela nafas.


"untuk pasukan ku sendiri hanya ratusan tahap acsencion" ucap Xin Yuan dengan santai


"hei kau ini hanya bilang ratusan acsencion!! dengan santai ? bahkan satu orang acsencion dapat mengalahkan 5ranah tahap hampa apa kau tau ?." ucap mereka semua hampir bersamaan.


"santai dulu saudaraku, itu hanya utama sisanya baru jiwa baru aku tidak langsung melatih mereka semua karena jika aku latih mereka semua secara bersamaan akan menimbulkan bentrok sesama energi" ucap Xin Yuan yang menenangkan mereka.


"apa kalian tidak penasaran dengan pasukan jenderal Tora dan Li Hua?" tanya Xin Yuan yang mengalihkan pembicaraan.


"kalian tidak akan bisa menebak pasukan kami, lebih baik kalian fokus pada pasukan kalian masing-masing di saat gejolak tidak terbendung lagi pasukan kalian sudah siap." ucap Li Hua lalu mereka semua mengangguk setuju.


setelah itu mereka semua pamit di antar mereka yang hadir adalah, Xin Yuan, Xian Zu, Zhan Haifeng, Hua liang, hu Zhan untuk rekannya mereka tidak ikut.


****


saat sedang mengawasi Liam Fei Ying merasakan sepasang mata yang mengawasinya, saat mengedarkan persepsi nya tiba-tiba ada telepati yang masuk, "terimakasih telah melatih anakku dan mengajarinya teknik bertarung, suatu saat jika anakku sudah berkembang pesat aku akan mengambilnya aku juga akan membalas kebaikan mu."


"tepati janji apa kau tidak kasihan pada anakmu selama ini dia merasa kesepian dan selalu menangis atas kesendiriannya apa kau juga tau bahwa anakmu juga di tindas di kota nya" ucap Fei Ying yang membalas telepati orang itu.


di salah satu dahan pohon nampak berdiri sebuah bayangan orang, "maafkan aku Liam, aku akan menjemputmu jika kau telah berkembang cukup kuat, aku berjanji jika gurumu berhasil untuk menjadikan mu seorang yang kuat aku akan membalas kebaikannya." ucap sosok itu lalu menghilang.


"siapa sebenarnya anak itu aku merasakan energi orang tadi sangatlah kuat dan berbeda dari orang-orang di benua ini." ucap Fei Ying sambil menatap Liam dengan dalam-dalam.

__ADS_1


Fei Ying juga bertanya pada sistem nya tapi sistem juga tidak tahu, [kemungkinan anak itu berasal dari realm mortal atau mungkin kekuatan di segel kemungkinan juga anak itu memiliki tubuh yang langka.]


__ADS_2