
"tinggal lah 1 Minggu di sini untuk menyempurnakan kitab yang aku berikan, tidak harus semua yang penting kalian sudah hafal separuh dari kitab itu, kalian juga akan di bimbing oleh guru yang profesional" ucap Fei Ying lalu memanggil Tora dan Li Hua.
"ada apa saudara Fei Ying" ucap Tora.
"latih lah mereka bersama Li Hua di tempat tertutup selama 1minggu" balas Fei Ying pada mereka.
melihat ada dua orang yang berada di tahap alam asecion akhir mereka sangat terkejut apa lagi tekanan yang di berikan sangat kuat, Fei Ying sengaja menyuruh mereka berdua menekan nya sampai tahap alam asecion.
'sebenarnya siapa tuan muda Fei ini' tanya Xi Yun pada dirinya sendiri.
"itu kalau kalian mau tapi kalau tidak akan aku singkat menjadi 3 hari bagaimana" tanya Fei Ying pada mereka.
"kami siap" ucap mereka serempak
"bagus saudara Tora dan Li Hua silahkan bawa ke sebelas orang ini ke tempat tertutup" ucap Fei Ying lalu Tora dan Li Hua segera melakukan perintah nya.
"lalu untuk mu Xi Yun kau boleh datang pada Qiau Yun dia alchemist sekaligus kakak ku, kau boleh belajar tentang obat-obatan di sana" ucap Fei Ying.
"untuk itu aku akan tanya dulu pada manager" balas nya.
tidak terasa kini sore telah tiba pesanan Fei Ying juga sudah sampai tinggal menunggu proses pembuatan bangunan baru atau kandang.
"baiklah tuan muda aku akan kembali, kalau aku sudah dapat izin, aku akan menemui Qiau Yun" ucap nya lalu naik ke atas siluman rajawali milik pengawal paviliun rembulan darah.
"huh sendiri lagi Xian Zu apa mendapat misi ya dari kemarin aku tidak melihat nya" gumam Fei Ying lalu pergi berjalan-jalan.
"mphh hah segar nya udara sore ini" ucap Fei Ying menikmati udara sore hari.
__ADS_1
saat sedang menikmati udara sore tiba-tiba kantung nya bergetar dan mengeluarkan batu jiwa yang menyilaukan.
setelah sinar itu hilang Fei Ying melihat tubuh Xian Zu sudah bercucuran darah.
"apa yang terjadi pada mu, jangan bergerak aku akan mencoba mengecek keadaan mu" ucap Fei Ying lalu membuka telapak tangan nya dan menyentuh nya pada dada Xian Zu.
seketika dari telapak tangan Fei Ying keluar cahaya berwarna biru dan menyembuhkan luka pada tubuh Xian Zu.
perlahan-lahan darah yang keluar sudah mulai kering dan luka nya sudah mulai menutup secara perlahan.
"sekarang buka matamu" ucap nya lalu Xian Zu membuka kedua matanya.
"terimakasih tuan muda telah menyelamatkan ku"
"tidak masalah sekarang ceritakan pada ku apa yang terjadi" ucap Fei Ying.
"jadi begini saat aku sedang menjalankan misi tiba-tiba aku di ikuti oleh seorang yang memakai jubah hitam dan topeng berwarna putih, aku kira hanya ada satu ternyata mereka menyebar mengelilingi ku" ucap Xian Zu
"maaf telah lengah menjalankan misi" ucap Xian Zu lalu menekuk salah satu kakinya dan memberikan hormat pada Fei Ying.
"sudah lah bangun sebagai hukumannya kau tidak boleh menemui istri mu selama satu bulan kau hanya boleh fokus berlatih, sesekali berlatih dengan murid Xin Yuan" ucap Fei Ying pada Xian Zu tegas.
"baik aku sanggup"
"sekarang ayo kita pergi ke sekte menemui tetua"
setelah sampai Fei Ying lalu menjelaskan pada tetua apa yang terjadi setelah selesai Fei Ying lalu mengantar kan Xian Zu ke salah satu gua.
__ADS_1
"oh ya Xian Zu siapa yang menyerang mu" tanya Fei Ying pada nya.
"aku juga tidak tahu tapi sebelum aku memudar dan di turun kan tepat di depan mu aku sempat mendengar mereka berbicara tentang lembah" balas Xian Zu.
"baiklah aku akan mengutus orang setiap 1minggu sekali untuk mengantarkan makanan untuk mu, sekarang aku pamit dulu" ucap Fei Ying lalu melesat pergi dengan cepat.
setelah cukup jauh Fei Ying lalu menggunakan teknik teleportasi nya, untuk pergi ke paviliun rembulan darah di benua tengah.
"paman" ucap Fei Ying lalu mengeluarkan lencana khusus yang di berikan manager Ming.
lalu Fei Ying masuk kedalam dan mencari manager Ming, setelah menemukan nya Fei Ying lalu menunjukkan batu tembaga mistic.
"apakah kita bisa melakukan penawaran" tanya Fei Ying.
melihat batu itu manager Ming terkejut tapi dia berusaha tetap tenang, "penawaran yang bagaimana" balas manager Ming.
"aku akan memberikan lokasi batu ini tapi hasil nya kita bagi aku 40% dan paviliun rembulan darah 60% bagaimana, tentu saja yang 10% nya adalah saham" ucap Fei Ying.
"tidak-tidak itu terlalu banyak bagaimana 45% nya kamu dan 55% nya paviliun darah jadi kau mendapatkan 5% saham bagaimana" balas manager Ming.
"Hm bagaimana ya, baiklah tapi setiap kali penempa sekte pedang seribu menghasilkan barang dari batu mistic tembaga akan di jual di sini bagaimana" balas Fei Ying.
"dill jadi sekarang kau sah mendapatkan 15% saham dari paviliun rembulan darah" ucap manager Ming lalu menjabat tangan Fei Ying.
lalu Fei Ying menggambar lokasi kordinat dimana lokasi batu mistic tembaga setelah selesai Fei Ying lalu pergi sebelum pergi Fei Ying memberikan beberapa bahan penting untuk paviliun rembulan darah.
"satu lagi apa kau bisa mencari informasi tentang kelompok atau organisasi yang berkaitan dengan kata lembah" ucap Fei Ying lalu di balas dengan anggukan oleh manager Ming.
__ADS_1
"akan ku usahakan"
lalu Fei Ying pergi keluar dan berjalan jalan di ibukota benua tengah.