
saat Fei Ying dan Tora masih terjun bebas Tora berusaha mengepak kan sayap nya, tapi entah kenapa gravitasi nya membuatnya semakin tertekan ke bawah hingga energi Qi nya habis.
blarr
kedua orang itu jatuh ke tanah dalam kondisi tidak sadarkan diri, di dalam gua ada seorang pria berkisar umur 90 tahun dengan janggut putih yang panjang.
"sudah saatnya dunia para dewa akan di guncang" ucap pria tua itu dengan tersenyum, lalu pergi dengan cepat.
saat Fei Ying dan Tora tidak sadarkan diri mereka di rawat oleh seseorang, "hanya luka kecil pemuda ini hanya kehabisan energi nya" ucap pria itu sambil mengelus janggut panjang nya.
setelah 2 hari di rawat Fei Ying akhirnya siuman tapi pemandangan yang dilihat pertama kali adalah sebuah sebuah gua.
"tempat apa ini, dan dimana aku sekarang aku hanya ingat bahwa aku sedang bertarung dengan seseorang"
"ini adalah jurang kegelapan, kau tidak perlu khawatir lagi pula kau juga harus masih istirahat, untuk teman mu dia dalam keadaan baik-baik saja tapi luka yang di terima nya masih membekas butuh beberapa hari untuk menghilangkan bekas nya" sahut kakek berjanggut putih panjang itu.
"apa itu jurang kegelapan kek" balas Fei Ying
"sebenarnya dulu ini adalah lembah yang damai dan asri tidak seperti sekarang, tapi semua itu hancur akibat ulah satu seorang yang mempunyai elemen kegelapan yang sangat mengerikan bahkan orang itu sampai tewas akibat di kendalikan oleh kekuatan nya sendiri, yah kau tau lah arti nya jasad nya kami kuburkan di sini untuk mencegah orang luar tau aku membuat ilusi seolah-olah jurang ini sangat dalam" jelas kakek itu.
"berarti energi yang aku rasakan memang benar dari sini, walau aku merasakan nya samar-samar"
__ADS_1
"bisa di bilang begitu, eh tunggu dulu bukan nya hutan ini jauh dari permukiman warga bagaimana kau bisa merasakan"
"kek di luar memang ada kota kecil yang dekat dengan hutan ini" balas Fei Ying
"walau begitu ilusi ku tetap menahan aura dari elemen kegelapan, tidak mungkin kau yang masih sangat muda bisa merasakan aura kegelapan dari jarak yang cukup jauh" jelas kakek itu.
"sebelum itu aku mau memperkenalkan diri ku dulu kek nama Fei Ying dari kota Xumei benua timur" ucap Fei Ying sambil memberi hormat.
"kau bisa memanggilku Petapa genit hahaha" ucap kakek itu sambil tertawa.
"apa julukan mu karena kau sering mengintip pemandian panas para perempuan" ucap Fei Ying dengan menggaruk kepalanya.
"hahaha kau benar sekali, berhubungan kau sudah tahu, aku akan menjadikan kamu murid ku hahaha" ucap Petapa genit.
"jangan melawan" ucap Petapa genit lalu memukul kepala Fei Ying sampai benjol.
"huhu baiklah-baiklah" ucap Fei Ying.
kruyuk
"apa kau lapar" tanya Petapa genit
__ADS_1
"hehe"
"tunggu aku akan mencari buah untuk mu" ucap Petapa genit itu lalu terbang dengan cepat.
"teknik apa itu cepat sekali bahkan aku saja tidak mampu terbang seperti itu" ucap Fei Ying.
sekte pedang seribu
"tetua walau sekte aliran hitam tidak melakukan pergerakan sama sekali, walau begitu di beberapa desa yang memiliki sekte aliran lurus sudah mulai bergejolak, di beberapa nya bahkan sudah di kuasai oleh sekte aliran hitam" ucap Xin Yuan yang telah kembali dari misi nya.
"baiklah kau sekarang aku tugaskan melatih para murid yang sudah berada di tahap alam jiwa baru dan alam penyatuan tubuh, kau pilih yang bisa di percaya lalu lakukan pelatihan untuk menjadi informan sisa, nya aku serahkan kepada mu dan satu lagi ini ada sumberdaya yang bisa kau pakai" ucap tetua sekte pedang seribu yang tidak lain kakeknya Fei Ying.
__ADS_1
"terimakasih aku akan undur diri" ucap Xin Yuan memberi hormat lalu pergi.