
setelah keluar dari ibukota Fei Ying memilih rute berbeda dari sebelumnya yang membedakan hanya rute yang di lewati Fei Ying di dominasi oleh pegunungan dan hutan.
"semakin banyak rintangan semakin seru" gumam Fei Ying lalu melesat dengan teknik meringankan tubuh nya.
waktu berlalu dan malam hari tiba, Fei Ying juga sudah mulai kelelahan, setelah mencari desa untuk singgah Fei Ying akhirnya menemukan sebuah desa tepat berada di kaki gunung.
setelah melangkah kan kaki nya di tanah desa itu tiba-tiba dari belakang Fei Ying ada lesatan panah beracun yang mengincar nyawa Fei Ying.
cling
"apakah kau yang melesat kan panah itu" tanya Fei Ying yang sudah berada di belakang pemanah tersebut.
melihat orang yang di panahnya sudah berada di belakangnya orang itu terkejut sekaligus takut, karena aura yang Fei Ying keluar kan sangat mengerikan apalagi di dominasi dengan suara Fei Ying yang dingin.
"a-ku hanya melindungi desa ku tolong lepaskan aku" ucap orang itu dengan ketakutan.
setelah mengunakan teknik pembaca jiwa Fei Ying lalu melepaskan pemuda itu, "aku percaya ucapan mu, sekarang ceritakan apa yang sebenarnya terjadi di desa ini"
"huh, beberapa hari yang lalu desa kami di serang oleh kelompok aliran hitam, serangan yang mendadak dari kelompok aliran hitam kami dan sekte Sinari tidak sempat melakukan persiapan apapun, yah seperti kau lihat kami kalah jumlah dan juga kekuatan, para wanita dan anak kecil di sandera sedangkan untuk para laki-laki di suruh kerja tapi hasilnya akan di serahkan semua pada kelompok aliran hitam, hanya aku lah yang berhasil lolos dari mereka dan bersembunyi di dalam hutan"
"tunggu-tunggu apa kau mempunyai ilmu menyembunyikan hawa kehadiran atau aura" tanya Fei Ying
"yah tuan muda benar, baik akan aku lanjutkan saat para kelompok aliran hitam terlena dengan kemenangan nya, sosok yang konon menjadi pelindung desa ini datang dan menyerang kelompok aliran hitam"
__ADS_1
" tunggu bisa kau ceritakan siapa sosok itu" potong Fei Ying.
" jadi dulu warga desa sering menggosipkan bahwa ada sosok yang sedang bersemedi di gunung Sinari selama bertahun-tahun, walau sedang bersemedi tapi sosok itu di yakini oleh warga sebagai pelindung desa, sekarang pertarungan mereka masih berlanjut di gunung Sinari itu" ucap nya lalu menunjuk sebuah gunung.
"baiklah kau tunggu di sini" ucap Fei Ying lalu menggunakan langkah bayangan nya.
tidak butuh waktu lama Fei Ying langsung mengacak pertahanan kelompok aliran hitam dan membuat musuh ketimpangan.
ledakan di mana-mana terjadi karena jurus pertama ~ naga malam mengoyak kegelapan ~ yang Fei Ying gunakan walau hanya berada pada tahap menengah tapi serangan Fei Ying sangat berbahaya.
"apa aku baru menyadari ya bahwa di malam hari ketajaman ku meningkat dan serangan ku juga meningkat" ucap Fei Ying dalam hati nya.
saat Fei Ying sedang bertarung pandangan Fei Ying tertuju pada orang yang menggunakan pakaian putih sedang melawan kelompok aliran hitam, "senior ayo kita gabungkan kekuatan kita untuk melawan mereka" teriak Fei Ying pada orang itu.
"senior aku akan akan membuka jalan, setelah aku buka jalan untuk senior, senior maju bunuh pemimpin nya dan bawa kepala pemimpin itu ke hadapan anak buah nya" jelas Fei Ying pada orang itu, dan di jawab dengan anggukan.
~teknik langkah bayangan~ , ~ naga malam mengoyak kegelapan~.
lalu Fei Ying muncul dengan tiba-tiba di belakang musuh nya dan menghilang dan begitu seterusnya, melihat teknik yang di gunakan oleh Fei Ying orang itu bergumam sendiri, "siapa anak ini semuda itu sudah memiliki keahlian bertarung seperti itu" gumam orang itu.
"senior pergi aku sudah membuka jalan untuk mu, sisanya serahkan saja pada ku" teriak Fei Ying pada orang itu.
"baiklah anak muda aku serahkan ini pada mu" balas orang itu lalu pergi ke markas pemimpin kelompok aliran hitam.
__ADS_1
"tidak masalah" ucap Fei Ying lalu memenggal kepala musuh nya dengan mudah.
sedangkan di markas musuh orang tadi sedang menyusup untuk membunuh pemimpin kelompok aliran hitam, "sebenarnya berada di mana pemimpin mereka" gumam orang sambil mengendap-endap menghindari para penjaga.
sedangkan Fei Ying di paksa mundur oleh situasi, karena musuh sudah hafal Medan pertempuran nya, "sial kalau begini terus aku pasti kehabisan tenaga" ucap Fei Ying sambil menangkis serangan musuh nya.
pertempuran masih berlanjut kini Fei Ying di kepung oleh musuh nya, "baiklah terpaksa aku harus menggunakan sedikit elemen kegelapan ku" ucap Fei Ying lalu seketika tangan kiri nya membentuk cakar.
"pusaran cakar naga kegelapan" lalu Fei Ying melakukan gerakan memutar seketika di sekitar nya membentuk pusaran angin yang tajam dan melukai para kelompok aliran hitam, pekikan kesakitan berada di mana-mana.
"naga malam mengoyak kegelapan" ucap Fei Ying lalu memadukan nya dengan teknik bayangan nya.
"akhhhh"
pekikan yang menyayat hati berada di mana-mana setiap Fei Ying melangkah pasti satu nyawa akan melayang dengan cepat.
setelah para musuh nya di habisi Fei Ying lalu menyadarkan diri nya sendiri, "hampir saja aku kehilangan kendali" gumam Fei Ying lalu melesat menyusul orang itu.
di markas kelompok aliran hitam sekarang menjadi arena pertarungan karena salah satu penjaga mengetahui kalau ada penyusup.
"sial kenapa aku harus ketahuan" gerutu orang itu sambil berjibaku melawan sekumpulan orang aliran hitam yang rata-rata sudah mencapai alam penyatuan tubuh.
blarr
__ADS_1
serangan tiba-tiba dan mendadak itu mengenai tubuh orang itu, "aku harap pemuda itu berhasil melawan mereka dan membatu ku" gumam orang itu sambil menyeka darah yang mengalir dari mulut nya.