
2 hari lagi sebelum final
murid dari sekte pedang seribu sedang berlatih di hutan giok bersama Fei Ying serta para guru.
dan juga tuan putri Qing Ying ikut serta melihat latihan para murid dari Fei Ying, " apakah semua ini para murid mu Fei Ying" tanya Qing Ying.
"benar tapi yang melatih bukan aku tapi mereka" ucap Fei Ying sambil menunjuk para guru, para guru hanya tersenyum.
" ah jangan percaya sama adik ku ini, walaupun dia tidak melatih mereka tapi dia yang memfasilitasi kitab-kitab yang beberapa kitab itu adalah tingkat langit serta mistis " ucap Fei Jian sambil merangkul pundak Fei Ying.
"sudahlah tidak perlu di bahas, kumpulkan semua murid, aku dengar final kali ini para peserta akan memasuki portal reruntuhan bangunan kuno" ucap Fei Ying.
tidak perlu waktu lama semua murid yang ikut serta dalam pertandingan antara sekte sudah berkumpul.
"baiklah kalau semua sudah berkumpul di sini kemungkinan, Final kali ini akan sangat sulit bagi kalian karena semua peserta akan di di masukkan kedalam portal secara acak, untuk itu aku sudah mempersiapkan sesuatu agar kalian tidak berpencar" ucap Fei Ying sambil mengeluarkan batu giok berwarna putih.
"untuk pemimpin kali ini aku memilih Xing Ying, teteskan darah mu pada batu giok itu lalu salurkan energi Qi mu pada batu itu" lalu Xing Ying melakukan apa yang di katakan oleh tetua nya.
seketika cahaya putih terang muncul dan menghilang lalu batu giok tersebut berubah warna menjadi hijau muda.
"sudah selesai sekarang giliran kalian, cukup masukkan energi Qi kalian" perintah Fei Ying lalu di lakukan oleh para murid yang lain.
seketika cahaya putih kembali muncul,proses ini terjadi sampai para murid selesai mentransfer energi Qi nya pada batu giok itu.
" nah sekarang kalian berlima berpencar kecuali Xing Ying " perintah Fei Ying, lalu semua murid nya pergi berpencar.
setelah cukup lama Fei Ying lalu memberi perintah
"sekarang salurkan energi Qi mu pada giok itu lalu bilang aktif" perintah Fei Ying, lalu di lakukan oleh Xing Ying.
setelah Xing Ying melakukan apa yang di perintahkan oleh tetua pertama seketika batu giok itu mengeluarkan cahaya putih terang lalu ke lima murid itu muncul di samping Xing Ying.
melihat kejadian itu semua guru terkejut dengan mulut terbuka.
"sudah tidak perlu terkejut, untuk kalian aku tidak mempunyai strategi apapun yang terpenting kalian kompak satu sama lain jangan egois, silahkan sebutkan nama kalian masing-masing" ucap Fei Ying.
"aku Gian Ling" ucap pemuda kekar dengan rambut hitam pendek.
"aku Zhen Long" ucap pemuda dengan rambut putih sedikit panjang.
"aku Jian Hue" ucap pemuda berkulit sawo matang dengan rambut sedikit pendek.
"aku Yin Zu" ucap pemuda dengan rambut hitam panjang.
"aku Lin Fen" ucap pemuda dengan rambut merah sedikit panjang.
__ADS_1
"cukup sekarang kalian tunjukkan kemampuan kalian satu persatu" ucap Fei Ying berdiri sambil memegang kedua tangan nya di belakang.
"apa yang kau rencanakan sebenarnya" bisik Fei Jian yang sudah di belakang nya.
"menciptakan monster" jawab Fei Ying
"jangan terlalu fokus kasihan tuh dia" balas Fei Jian menunjuk Qing Ying.
"ah aku hampir lupa untung kau ingat kan"balas Fei Ying lalu menghampiri Qing Ying.
"maaf telah membuat mu menunggu, nanti akan aku berikan hadiah untuk mu sebagai permintaan maaf bagaimana" ucap Fei Ying lalu mengelus pipi Qing Ying dengan lembut.
seketika wajah Qing Ying memerah bagai kepiting rebus, untuk menyembunyikan muka nya Qing Ying berbalik dan berkata," aku tidak marah lanjut kan saja latihan nya nanti kita bicara lagi oke " balas Qing Ying.
Fei Ying tidak mempermasalahkan nya."baiklah tuan putri aku pergi untuk melanjutkan latihan nya" balas Fei Ying.
2jam berlalu Fei Ying sudah selesai melatih para murid nya serta sudah memberikan strategi untuk pertandingan final.
"oi adik kita kembali ke penginapan dulu" ucap Fei Zian.
"baiklah aku nanti akan menyusul" balas Fei Ying
"oke" jawab Fei Zian sambil mengacungkan jempol nya.
setelah mereka semua pergi kini hanya tinggal Fei Ying dan Qing Ying di sana.
"ehem, ini ada sesuatu untuk mu" ucap Fei Ying sambil menyerahkan kotak panjang.
"apa ini" tanya Qing Ying
"buka lah" balas Fei Ying
"hm" lalu Qing Ying membuka kotak itu, melihat isi kotak nya aja pedang berwarna biru tua dengan hiasan cantik di gagangnya.
"benarkah ini untuk ku" tanya Qing Ying dengan rasa keterkejutan nya.
"tentu buka lah sarung nya kau mungkin akan suka dengan pedang itu" ucap Fei Ying dengan senyuman hangat.
lalu Qing Ying membuka sarung pedang itu, setelah di buka ternyata pedang itu memiliki ukiran yang cantik sekali.
"terimakasih Fei Ying kau sudah banyak membantu ku" jawab Qing Ying dengan dengan nada sendu.
"sudah lah tidak apa-apa" ucap Fei Ying mengusap lembut rambut nya, tapi di benaknya Fei Ying memanggil Tora untuk datang.
"sudah bagaimana kalau kita jalan-jalan bersama Tora"ajak Fei Ying mengulurkan tangannya.
__ADS_1
"kalau kau yang mengajak, aku tidak bisa menolak" ucap Qing Ying lalu memegang tangan Fei Ying.
setelah Qing Ying naik Fei Ying melompat lalu duduk di belakang Qing Ying.
lalu mereka terbang saat di atas Qing Ying hanya bersandar pada dada Fei Ying.
"hoam" melihat Qing Ying yang mengantuk Fei Ying mempersilahkan Qing Ying untuk tidur di dada nya.
melihat Qing Ying yang tidur di dada bidang nya Fei Ying hanya tersenyum manis.
author GK pandai soal percintaan karena author sendiri juga jomblo 🤣🤣🤣
maklum kalo Kisa percintaan nya agak ngelantur
pembaruan tingkat kultivasi
-alam pengumpulan chi
-alam fondasi
-alam inti emas
-alam jiwa pengembara
-alam jiwa baru
-alam penyatuan tubuh
-alam hampa (Fei Ying)
-alam ascension
-alam kultivator
-alam Immortal langit
-alam Immortal emas
- alam raja Immortal
- alam kaisar Immortal
dewa ?
__ADS_1
👆 Tora