STAR SYNDROM PENYANYI TERKENAL

STAR SYNDROM PENYANYI TERKENAL
Golden Ticket Untuk Shae


__ADS_3

Shae berdiri mengantre di belakang banyak manusia yang menunggu giliran mereka mendapatkan nomor peserta dan tiket masuk kedalam tempat audisi. Tiket yang diberikan adalah gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun.


Shae berjuang dibawah teriknya sinar matahari, sesekali Shae melihat kearah Clay yang masih setia menunggunya sembari duduk diatas motor kesayangannya. Clay adalah satu-satunya orang yang mau menemani dirinya berjuang seperti ini.


"Kamu adalah orang yang paling baik yang pernah aku kenal, Clay. Seumur hidupku aku tidak akan pernah lupain jasa-jasa baik kamu, sahabatku." batin Shae sembari memberikan senyuman untuk Clay.


Hingga tiba giliran Shae mendapatkan nomor urut peserta, Shae dipersilahkan untuk menunggu dulu di kursi tunggu sampai tiba giliran dipanggil kedalam tempat audisi. Tiba saatnya Shae dipanggil masuk kedalam oleh panitianya. Shae tidak merasa gerogi atau deg-degan sama sekali karena biar tidak lolos sekalipun Shae pun tidak akan bersedih hati.


"Selamat siang semuanya?" sapa Shae sembari melangkah memasuki ruang audisi yang cukup luas dan ada tiga juri lokal yang duduk didepan matanya.


Mereka adalah penyanyi-penyanyi lokal yang didapuk buat menyeleksi para peserta audisi.


"Siang juga, mau nyanyi lagu apa?" tanya salah satu juri laki-laki berbadan gempal.


"Bulan yang indah yang dipopulerkan oleh Risa Cempaka." jawab Shae lembut.


"Silahkan." sahut juri lain seorang wanita jutek.


Shae mulai melantukan lirik demi lirik lagu tersebut. Tiga juri lokal itu terkesima saat mendengar kemampuan Shae dalam bernyanyi. Bahkan satu dari mereka sampai melakukan standing applause setelah Shae selesai bernyanyi yaitu si gempal.


"Ini nih! Ini dia! Pasti pihak TV atau penyelenggara kompetisi senang kalau mereka punya peserta bagus yang akan dipertandingkan saat kompetisi sudah mulai. Saya ingin langsung memberikan kamu tiket emas rasanya tapi itu juga harus menunggu keputusan dua juri yang lain dulu." ucap juri pria berbadan gempal itu.


Shae merasa senang atas pujian itu tapi Shae masih tidak menaruh harapan bisa lolos karena dua juri yang lain belum memberikan keputusan mereka.


"Tiket emas yang didapat oleh peserta, siapapun yang dapat sudah dipastikan dia akan tampil di panggung utama dimana siaran kompetisinya akan disiarkan secara live disaksikan oleh banyak orang dari seluruh Indonesia. Tapi bagi saya kamu belum layak buat mendapatkan tiket emas ini." ucap juri wanita jutek tidak sependapat dengan juri gempal.

__ADS_1


"Kenapa Surti? Kenapa Shae tidak layak dapet tiket emas? Kalau dia tidak dapat tiket emas belum tentu dia akan lolos ke babak utama yang akan disiarkan secara live di jam primetime KM-TV. Ayolah, peserta dengan suara langka ini? Masa gak dikasih tiket emas sih?" sahut juri gempal itu memperjuangkan Shae agar bisa dapetin tiket emas.


"Nggak Jono, visualnya itu loh. Nggak banget! Big no!"


"Hari gini masih mikirin visual? Suara tuh jualan utama Surti!"


Terjadi perdebatan diantara Jono dan Surti soal kelayakan Shae mendapatkan tiket emas biar bisa langsung lolos buat tampil di panggung besar tapi keputusan ada di tangan Rocky. Rocky adalah juri lokal yang satunya lagi dimana dia berstatus sebagai pacarnya Surti.


"Udah! Daripada ribut seperti ini, keputusan kan ada ditangan my baby Rocky. Kalau dia setuju Shae dapet tiket emas ya dia otomatis yang dapet tiket emas itu. Gimana beib?" tanya Surti kepada Rocky.


Rocky mengelus-elus kumis lebatnya. Rocky tengah berpikir akan keputusan yang tepat. Sebenarnya Rocky merasa bimbang jika meloloskan Shae dapet tiket emas otomatis Surti akan marah karena Rocky tidak sependapat dengan Surti yang notabene berstatus sebagai pacarnya.


Setelah beberapa menit berpikir akhirnya Rocky memutuskan untuk,


"Baiklah, saya memutuskan bahwa saya sependapat dengan Jono. Jika saya sependapat dengan Jono, maka kamu otomatis berhak untuk dapatin tiket emas atau golden tiket menuju panggung utama IMPC Academy. Selamat ya Shae, ini dia golden tiketnya." ucap Rocky membuat Shae terkejut bukan kepalang.


"Itu beneran mas? Aku dapet golden tiket!" tanya Shae seolah apa yang sedang terjadi sekarang adalah mimpi. Bahkan, Shae sampai mencubit kulitnya segala karena saking kagetnya diberi kesempatan mendapatkan golden tiket oleh Rocky dan Jono.


Tapi Surti tampak tidak sumringah melihat Shae mendapatkan golden tiket itu karena Surti merasa itu akan percuma saja.


Percuma memberikan kesempatan emas buat Shae tampil di panggung utama disaksikan secara live oleh banyak penonton TV di Indonesia. Karena wajah Shae yang biasa aja itu jelas tidak akan menarik atensi penonton walau Shae punya suara sebagus apapun itu. Itulah yang ada dalam benak Surti.


"Beib, aku yakin suatu saat kamu pasti akan nyesel karena udah kasih golden tiket ke dia." tutur Surti seraya memalingkan wajahnya dari Jono dan Rocky.


"No beib! Yang nyesel itu kamu. Karena kamu pernah meragukan Shae jika dia dapet golden tiket, suatu kemudahan buat dia bisa langsung tampil dipanggung utama." balas Rocky kemudian berdiri dan melangkah menghampiri Shae.

__ADS_1


Rocky menjabat tangan Shae memberikan ucapan selamat sekali lagi lalu memberikan golden tiket itu kepada Shae. Shae menerima golden tiket itu dengan senang hati.


"Makasih banyak kak Rocky? Semoga saya tidak mengecewakan kakak dan juga kak Jono yang udah bantu saya buat bisa tampil di panggung utama kompetisi menyanyi ini." ucap Shae sangat berterimakasih sekali.


"Sama-sama Shae, goodluck ya! Kamu akan mewakili Jakarta dalam kompetisi menyanyi nasional IMPC Academy." tutur Jono mendukung Shae dengan sepenuh hati.


"Satu hal yang harus kamu ingat jika kamu berhasil meraih kesuksesan nanti jangan pernah lupakan kak Jono ya? Kakak menobatkan diri kakak menjadi fans pertama kamu!" lanjut Jono berkata membuat Shae semakin riang didepan ketiga juri audisi itu.


"Apaan sih Jon! Lebay banget deh lu. Janji dia bakal sukses dengan mengikuti kompetisi ini? Kalau aku sih gak yakin ya." sahut Surti sewot sembari bersedekap tangan.


Rocky kembali duduk diatas kursi jurinya kemudian Jono membalas perkataan Surti.


"Belum tentu Shae akan gagal! Kalau sudah rezekinya pasti Shae akan meraih kesuksesan. Shae, jangan pernah minder ya! Kamu memiliki kelebihan dibalik kekurangan kamu. Semangat!" cakap bang Jono sembari mengangkat salah satu tangannya dengan mengepalkan telapak tangannya.


"Makasih kak Jono, makasih semuanya! Aku izin pamit keluar ya?" ucap Shae.


"Iya." sahut Jono dan Rocky kompak tapi tidak dengan Surti yang jutek mulu.


"Beib, hari ini kita putus!" marah Surti seraya bangkit berdiri dan menatap nyalang kepada Rocky.


"Kenapa beib? Aku selama ini kan udah jadi pacar yang setia buat kamu! Why?" balas Rocky terkejut kemudian melangkah kedepan Surti.


"Aku benci kamu! Kamu gak sependapat denganku! Memberikan gadis jelek itu golden tiket jelas kamu secara langsung udah raguin kredibilitas aku sebagai juri! Mulai sekarang jangan pernah cari aku lagi!" geram Surti berkata kemudian berjalan cepat keluar dari dalam ruangan audisi peserta.


"Oke fine! Aku gak akan cari kamu lagi!" pekik Rocky bodo amat.

__ADS_1


"Bagus sob! Lagian pacar lu eh sekarang udah mantan ya dia itu egois dan maunya menang sendiri! Bagus deh lu bisa lepas dari cewek toxic macem Surti." ucap Jono senang didekat telinga Rocky.


Bersambung...


__ADS_2