
"Jadi buat kalian mau percaya tuduhan itu juga terserah kalian. Tapi yang pasti fakta yang sebenarnya aku memang gak pernah melakukan itu, membully Mila itu benar-benar tuduhan yang kejam buat aku. Merugikan nama baik aku sendiri" ucap Shae.
Beberapa pendukungnya Mila di kursi penonton ada yang saling berbicara.
"Si ular jelek lagi ngedrama tuh. Dia playing victim banget ya jadi orang? Makin ilfil aja aku tuh sama onoh. Wajah pas-pasan aja belagu banget."
"Iya tuh. Jijik sama onoh. Tetap Queen Mila yang bakalan jadi juaranya. Aku yakin di penampilan kedua Queen Mila nanti, dia pasti akan lebih keren penghayatan lagunya daripada si onoh. Karena belajar dari kisah hidup Queen Mila yang begitu malang di masa lalunya. Dia ditindas dengan kejam oleh si tukang drama busuk itu."
"Iya aku yakin juga begitu."
Bu Rianti, Evi, dan Rachel selalu saja memasang ekspresi cemberut ketika Shae sedang tampil diatas panggung. Mereka bertiga adalah bagian dari keluarga Shae. Kak Cakra menyapa mereka bertiga dan juga menyapa ayah kandung Shae.
"Hai yang dibangku penonton? Ayah, ibunya Shae? Apa kabar kalian?" sapa Kak Cakra.
Pak Farhan mengangguk sembari tersenyum sedangkan Bu Rianti hanya memberikan sedikit senyuman kecil saja. Setelah itu Kak Cakra mempersilahkan Shae untuk meminta dukungan lagi dan habis itu Shae akan kembali ke belakang panggung.
Tiba giliran Mila untuk tampil. Mila mulai bernyanyi diiringi alunan musik yang sendu. Namun Mila, penghayatan lagunya tidak sebagus Shae. Bahkan Mila juga cukup banyak terdengar fals dibagian lirik-lirik tertentu saat menyanyikan lagu ini.
Mila berusaha ingin menangis dan Mila pun menangis. Mila ingin menghayati lagu ini dengan semaksimal mungkin dan setelah selesai bernyanyi hanya Kak Indah yang memberikan standing applause saja untuk Mila. Kak Indah memberikan standing applause sembari menangis. Menangis bukan karena Mila bagus banget dalam penghayatan lagu ini tapi menangis karena Mila adalah pernah menjadi korban bullying yang sama seperti dirinya.
Kak Indah langsung naik keatas panggung sama seperti Kak Cakra tadi saat mengomentari penampilan kedua Shae. Kak Indah langsung memeluk Mila dengan hangat.
__ADS_1
"Kakak sangat bangga dengan kamu Mila. Kamu bagus banget saat menyanyikan lagu ini. Kamu sangat-sangat pantas menjadi winner." ucap Kak Indah dengan wajah terharu.
Selepas itu Kak Indah melepaskan pelukannya.
"Jadi penampilan kedua Mila berhasil membuat Kak Indah menjadi terpukau sampai menangis dan memberikan standing applause. Tapi kenapa 4 juri yang lain? Ada apa dengan kalian? Kak Gina silahkan komentarnya setelah Kak Indah ya." ucap Kak Cakra.
"Kak Cakra aku gak peduli dengan keempat juri yang lainnya, karena bagi aku penampilan Mila di babak kedua ini sangat-sangat spektakuler. Aku melihat sosok penyanyi profesional yang barusan sedang bernyanyi di depan kita, diatas panggung ini Kak. So speechless. Bagi aku pribadi buat yang lagi nonton, streaming, dirumah, dikantor, dimanapun kalian, kebangetan banget kalau kalian gak mengirimkan dukungan SMS untuk Mila pada malam ini. Mila cantik, suara bagus, attitude juga oke, dia gak pernah bully siapa-siapa, dia anak yang ramah dan santun, please banget yuk pada dukung Mila ya?" ucap Kak Indah si penyanyi berambut pendek sebahu itu.
"Kak Indah terlihat sangat menggebu-gebu sekali buat meminta dukungan kepada jagoannya. Terimakasih atas komentarmu untuk Mila Kak, silahkan kembali ke kursi juri." titah Kak Cakra.
Kak Indah kembali memeluk Mila lagu dan setelah itu Kak Indah melangkah menuju kursi juri.
Kak Gina adalah salah satu penyanyi wanita senior yang menjadi bintang tamu spesial sebagai juri pada malam kemenangan IMPC musim ini. Kak Gina adalah salah satu juri yang objektif, tidak menilai peserta karena lebih simpati kepada masalah pribadinya.
"IMPC Academy bukan tempat berkompetisi mencari ajang belas kasihan. Bukan tempat menilai siapa manusia yang paling menyedihkan kisah hidupnya. Bahkan saya tahu siapa yang sebenarnya paling menyedihkan kisah hidupnya diantara Shae dan Mila. Tapi mungkin kalian selama ini terlalu simpati kepada orang tertentu sehingga kalian lebih mengutamakan hal itu dibandingkan kualitas peserta. Untuk penampilan Mila pada malam ini, ini adalah malam penentuan, tapi kamu kok banyak sekali falsnya." ucap Kak Gina membuat Mila menjadi sedih dan cemas.
Banyak raut wajah pendukungnya Mila di stadion yang ditekuk atau kecewa karena Mila gagal menampilkan yang lebih bagus daripada Shae.
"Apa yang terjadi dengan kamu Mila? Penampilan kamu malah menurun jika dibandingkan dengan penampilan pertama kamu tadi. Banyak fals dimana-mana, penghayatan cukup bagus tapi falsnya ituloh cukup ganggu! Kamu bisa bertahan sampai disini bukan karena kamu bagus tapi karena dukungan yang mengalir untuk kamu itu sangat banyak sehingga posisi SMS kamu selalu menjadi yang paling tinggi pada setiap malamnya. Untuk malam ini, saya berharap semua orang lebih mementingkan dukungan untuk peserta yang bagus, benar-benar bagus dan layak menjadi pemenang, terimakasih." ucap Kak Gina lalu Kak Gina meletakkan kembali mikrofonnya diatas meja juri.
Kak Gina terlihat benar-benar kecewa, sangat tidak menyukai penampilan kedua Mila. Sedangkan Kak Indah melotot tajam kepada Kak Gina yang duduk di sampingnya.
__ADS_1
"Loh gimana ini? Penampilan kamu malah menurun Mila. Apa yang sebenarnya terjadi? Apa kamu sedang sakit?" tanya Kak Cakra.
Mila menitikkan air mata sedih.
"Aku keingat Shae mulu Kak. Dia emang lebih layak menang daripada aku meski rasanya aku selalu sakit hati kalau ingat perlakuan dia kepadaku dulu. Buat semuanya, dengar juri-juri, kalian dukung saja Shae, jangan aku, aku gak pantas buat menang karena suara aku jelek." isak Mila sedih.
Kak Indah langsung berdiri lalu melangkah keatas panggung lagi buat mensupport Mila.
"Kalian berdua sama-sama hebat. Sudah ya jangan membahas hal yang sudah berlalu terus. Jangan menangis Mila, kita semua sayang sama kamu." ucap Kak Indah menenangkan Mila.
Tiba-tiba dari deretan bangku penonton terlihat seorang wanita yang melangkah keatas panggung. Awalnya wanita itu dicegah oleh kameraman tapi wanita itu memaksa untuk dibolehkan naik keatas panggung.
"Bang kameraman, dia adalah teman sekolah saya. Kalau boleh izinkan dia naik keatas panggung sebentar saja Bang?" pinta Mila dari atas panggung sembari mengusap air matanya.
"Baiklah masih ada durasi sedikit sebelum commercial break. Silahkan teman sekolahnya Mila naik keatas panggung." ucap Kak Cakra.
Wanita itu adalah Tati. Tati naik keatas panggung sembari memasang wajah sedih.
"Sebentar lagi bom besar akan meledak dan tamatlah riwayatmu Shae! Ha ha ha." batin Mila tak sabar lagi.
Bersambung...
__ADS_1