
"Mereka berdua adalah kedua orang tua dari juara satu kita pemenang IMPC Academy di musim kali ini. Mari kita sambut dengan penuh kehormatan, Pak Farhan dan Bu Rianti selaku kedua orang tua Shae." ucap Kak Cakra menyambut Pak Farhan dan Bu Rianti.
Mereka berdua naik keatas panggung diikuti oleh Rachel dan Evi. Mereka berempat merasa sangat bahagia dan juga bangga karena mereka masuk TV dan dilihat oleh banyak orang yang menonton konser kemenangan IMPC Academy malam ini.
Pak Farhan dan Shae langsung berpelukan dengan hangat. Pak Farhan menangis penuh rasa haru. Air mata mengalir menetes dari kedua mata sendunya. Bu Rianti berdiri di belakang Pak Farhan. Meski sebenarnya Bu Rianti tidak suka melihat kemenangan Shae tapi Bu Rianti ingin terlihat bahagia dan ikut senang dengan kemenangan yang diraih oleh Shae.
Setelah itu Shae berpelukan dengan Bu Rianti, Evi, dan Rachel. Evi berkata dalam hatinya,
"Uuh seneng banget bisa masuk TV. Gue yakin rating acara kompetisi ini pasti bagus banget besok karena ini adalah malam grandfinal." batin Evi merasa bangga.
Rachel melambaikan tangan kearah kamera, ekspresi wajahnya terlihat sangat gembira karena bisa ikutan masuk TV juga.
"Kita lihat betapa bahagianya juara satu kita pada malam hari ini. Mari kita sambut pula kedua orang tua dari Mila, Pak Yudi dan Bu Inara!" sambut Kak Cakra.
Akan tetapi kedua orang tua Mila terlihat cemberut ketika naik keatas panggung itu. Mereka berdua merasa malu dengan ulah jahat yang dilakukan oleh Mila dengan memfitnah Shae selama ini. Bahkan mereka berdua hanya berdiri saja dipinggir Mila tanpa mau memeluk Mila. Rasa kecewa yang teramat dalam benar-benar mereka rasakan.
Momen pembagian hadiah pun dimulai. Clay tersenyum melihat kemenangan orang yang dia cintai, meski dirinya telah habiskan puluhan juta untuk voting SMS buat Shae.
"Aku bangga, aku bahagia, kamu memang layak mendapatkan kemenangan ini sayang. Kebusukan Mila terkuak di malam penutup kompetisi. Cita-citamu akhirnya tercapai. Semoga setelah ini karirmu akan semakin bagus sayang." harap Clay didalam hatinya.
***
3 BULAN KEMUDIAN
Shae sudah menjelma menjadi bintang besar. Tawaran manggung membanjiri dirinya. Honor ia kumpulkan dan ia tabung di bank. Shae yang dulu kesusahan mencari uang sekarang sudah berubah menjadi orang kaya yang punya banyak uang.
Shae sedang duduk santai didalam apartemen miliknya. Shae mencicil apartemen itu pada setiap bulannya. Shae sedang minum es jeruk segar sembari mengingat momen sebulan yang lalu ketika Clay menyatakan cinta kepadanya diatas gedung dimana diatas gedung itu adalah sebuah cafe privat yang bisa disewakan lengkap dengan fasilitas-fasilitas yang ada.
"Aku mencintaimu Shae. Aku tahu aku tidak pantas menyatakan ini karena sekarang kita ini berbeda. Aku hanya seorang laki-laki biasa dan kamu adalah superstar baru yang karirnya sedang meroket dengan indah. Selama ini aku memendam rasa ini. Apakah kamu mau menjadi calon istriku? Terserah kamu mau jawab apa. Aku terima dengan lapang dada kalau kamu menolakku."
__ADS_1
Shae jelas tidak menolak itu. Shae juga mencintai Clay dengan tulus.
"Aku mau menjadi calon istri kamu Clay. Kalau kamu mencintaiku dengan tulus, aku juga akan mencintaimu dengan tulus. Tidak peduli perbedaan kita sekarang. Bahkan aku sendiri yang gak pantas bersanding dengan laki-laki dengan ketampanan yang memukau sepertimu."
Clay mengusap rambut Shae. Angin malam yang dingin menerpa mereka diatas gedung. Disekitar mereka ada lampu kerlap kerlip dan kursi meja yang tertata dengan rapi.
"Jangan katakan itu. Wajah yang tampan tidak lebih penting dari ketulusan dalam mencintaimu." ucap Clay membuat Shae menangis terharu.
Flashback selesai. Shae tersenyum senang mengingat momen itu. Shae betul-betul mencintai Clay.
Tiba-tiba manajernya telepon, namanya adalah Iwan, manager laki-laki yang galak dan rempong.
"Good morning honey? How are you today? Kamu lagi apa penyanyi papan atas?"
"Lagi santai aja sebelum latihan nyanyi mas, ada apa ya?"
"Hari ini ada pertemuan dengan seorang produser film terkenal. Kemungkinan besar kamu akan dapat tawaran main film honey. Gimana, keren kan?"
"Tenang, masalah akting itu gampang kok bisa diatur. Oh iya, ngomong-ngomong kamu udah punya pacar belum sih?"
"Udah mas, emangnya kenapa?"
"Siapa? Ganteng gak? Kaya gak?"
"Emangnya penting ya buat mas Iwan tahu?"
"Ya penting dong say!"
"Clay, seorang youtuber cukup terkenal. Dia selama ini udah banyak bantu aku."
__ADS_1
"Oh aku belum pernah denger youtuber Indonesia yang namanya Clay. Yaudah, siang nanti kita ditunggu di Cafe Rarawo. Kamu harus dandan secantik mungkin honey."
"Tapi aku ini kan gak cantik mas. Mau dandan seperti apa muka aku yang pas-pasan ini ya bakal gini-gini aja."
"Tenang, masalah itu masih bisa diatur. Masalah kecantikan kamu itu nanti biar aku yang mengurusnya."
"Maksud mas Iwan?"
"Udah, nanti kamu juga tahu. Oke honey, sampai ketemu di Cafe Rarawo?"
"See you mas Iwan."
Siangnya, panas matahari yang terik terasa begitu menyengat. Shae dan Mas Iwan pergi ke Cafe Rarawo dengan naik mobil mewah. Seorang sopir mengemudikan mobilnya. Ketika Shae keluar pasti akan banyak orang yang minta foto. Jelas saja karena nama Shae sedang begitu naik daun.
Shae dan Mas Iwan sama-sama membuka pintu mobil. Mereka bersiap buat melangkah masuk kedalam cafe itu. Didalam cafe sudah menunggu produser film itu. Shae melangkah masuk kedalam cafe, dirinya langsung disambut dengan meriah oleh para pengunjung cafe yang ingin minta foto dengannya.
"Wah itu ada Shae, penyanyi baru yang lagi naik daun itu."
"Wah itu sang pemenang IMPC Academy musim ini ya? Kuy minta foto sama dia mumpung lagi naik daun nama dia."
Shae pun dikerubuti oleh banyak orang bak gula yang dikerubuti oleh banyak semut. Setelah selesai melayani permintaan foto dengan fans, Mas Iwan lekas membawa Shae bertemu dengan produser film itu.
"Halo Pak Bandi? Apa kabar Pak?" tanya Mas Iwan seraya menjabat tangan produser film itu.
Kemudian Shae dan Mas Iwan duduk diatas kursi yang bersebelahan dengan produser film bernama Pak Bandi itu.
"Kabarku baik Wan. Kabarmu gimana? Ngomong-ngomong ini penyanyi baru yang lagi naik daun itu kan?" tanya Pak Bandi.
"Kabarku baik juga Pak. Iya ini adalah Shae, penyanyi kebanggaan semua orang. Ngomong-ngomong gimana soal proyek film bertema musikal itu? Jadi gak kalau proyek film itu buat penyanyi saya?" tanya Mas Iwan.
__ADS_1
"Ya jadi dong. Sebenarnya tujuan utama saya berniat menggaet Shae menjadi pemeran utama wanita dalam film terbaru PH saya karena saya ingin karir anak tiri saya, Radith Pratama naik lagi. Apalagi Shae ini sedang viral kan? Shae, kamu pasti tahu kan seorang aktor yang namanya Radith Pratama itu?" ucap Pak Bandi mengejutkan Shae.
Bersambung...