
"Mila? Jelaskan apa maksud dari video itu dan kenapa tiba-tiba video itu diputar di layar itu? Siapa yang memutarnya?" tanya Kak Mirza.
Clay naik keatas panggung. Clay langsung menerobos saja penjagaan lalu bisa berdiri diatas panggung. Ada beberapa kru yang mengejar Clay namun Clay lekas berlari dan merebut mikrofon dari Kak Cakra.
"Saya yang menyuruh orang dibalik layar buat memutarkan video itu, biar seluruh orang tahu seperti apa Mila yang sebenarnya. Video itu saya rekam baru-baru ini ketika saya keluar sementara dari dalam stadion ini, saya memergoki, melihat seorang wanita yang sedang membahas masalah bully yang dilakukan Shae kepada Mila. Saya langsung rekam saja dia. Tati ternyata orang suruhan Mila yang dibayar buat bikin nama Shae jadi jelek. Lalu saya bertemu dengan salah satu kru yang bertugas dibelakang layar, saya membayar mahal dia buat mau memutarkan video ini. Jadi sekarang kalian semua sudah tahu kan siapa Mila yang sebenarnya. Siapa yang bersalah dan siapa yang terfitnah dan juga termakan fitnah." ucap panjang Clay lalu menatap kearah Kak Indah.
Lutut Mila terjatuh keatas panggung, wajah Mila terlihat sangat-sangat cemas dan panik. Kejahatannya soal permasalahan bully di masa lalu ini sudah terkuak. Mila tidak tahu harus berbuat apa. Kak Indah juga seolah tidak percaya dan kaget dengan fakta ini semua. Lalu Tati didatang keatas panggung oleh seorang kru. Masalah ini harus segera diluruskan.
"Ternyata kalian berdua satu komplotan buat menjatuhkan nama Shae. Sejahat itu kalian sama Shae, selicik itu kamu Mila buat dapetin gelar juara IMPC Academy musim ini." ucap Kak Mirza dengan raut wajah kekecewaan.
Mila menangis kencang, semua mata tertuju kepadanya.
"Kenapa jadi seperti ini? Clay sungguh-sungguh kelewatan! Dia telah membuat namaku menjadi hancur sehancur-hancurnya." batin Mila pasrah dengan apa yang terjadi sekarang ini.
Semua supporter Mila merasa kecewa karena jagoan mereka ternyata selicik itu. Shae tersenyum kearah Clay sembari menangis karena Clay benar-benar seorang pahlawan untuknya dan bantuannya benar-benar sangat berarti untuk Shae.
Lalu Shae melihat kearah Mila yang terus bersimpuh diatas lantai panggung menggunakan kedua lututnya. Shae melangkah kedekat Mila lalu mengulurkan tangannya kepada Mila. Shae ingin membantu Mila berdiri tapi Mila membalas itu dengan tatapan tajam, lalu Mila bangkit dan lekas mendorong Shae sampai Shae terjatuh. Semua orang sangat geram dengan apa yang dilakukan oleh Mila.
Setelah itu Mila berlari ke belakang panggung. Mila merasa malu karena kebusukannya telah dibongkar oleh Clay. Kak Cakra ingin Mila dan Tati minta maaf kepada Shae agar semua permasalahan ini segera berakhir. Beberapa saat berlalu akhirnya Mila dan Tati minta maaf kepada Shae atas apa yang mereka lakukan.
__ADS_1
"Shae maafin aku ya? Aku udah jahat banget sama kamu?" ucap Mila sembari memakai mikrofon.
Shae mengangguk dengan penuh rasa haru, Shae memeluk Mila.
"Iya aku maafin kamu. Yang penting bagi aku sekarang adalah kamu minta maaf dan namaku sudah bersih dari fitnahan kamu Mil." jawab Shae memaafkan Mila dengan tulus tapi sebenarnya Mila gak tulus minta maaf. Mila hanya ingin namanya tidak semakin buruk saja jadi Mila terpaksa minta maaf kepada Shae.
Setelah itu mereka berdua saling melepaskan pelukan dan giliran Tati yang meminta maaf. Maka dengan ini masalah fitnah yang dituduhkan oleh Mila sudah berakhir dan semua orang tinggal menunggu pengumuman siapa juara 1 IMPC Academy tahun ini.
Sesaat lagi adalah pengumuman untuk siapa peraih juara satu IMPC Academy tahun ini. Juara 1 berhak mendapatkan hadiah sebesar 500 juta, 1 unit mobil, dan kontrak dengan label terkenal selama tiga tahun.
Juara 2 mendapatkan hadiah sebesar 300 juta dan kontrak dengan label terkenal selama dua tahun.
Ketiga besar grandfinalis dipanggil oleh Kak Cakra keatas panggung. Mila sudah tidak berharap kemenangan lagi semenjak kebusukannya diketahui oleh banyak orang. Mila yakin pasti semua orang akan berbalik mendukung Shae. Shae, Mila, dan Rizal, Rizal adalah juara ketiga yang tereliminasi minggu lalu berdiri bersama diatas panggung yang megah.
Semua orang penasaran siapa yang akan keluar menjadi pemenang IMPC Academy tahun ini. Pak Farhan memejamkan matanya, berdoa didalam hatinya semoga sang juara itu adalah Shae anaknya. Sedangkan Bu Rianti, Evi, dan Rachel rasanya sudah pasrah jika Shae yang menang. Pun bu Rianti berencana mendapatkan hadiah Shae jika Shae berhasil menjadi pemenangnya.
"Ketiga orang yang tengah berdiri diatas panggung ini mereka bertiga adalah pemenang. Tapi diantara Shae dan Mila akan ada yang berhasil menjadi juara satunya. Dia juga akan memegang dan memiliki piala kehormatan IMPC Academy. Untuk itu, juara satu IMPC Academy musim ini adalah," ucap Kak Cakra.
Mila dan Shae saling bergandengan tangan. Musik tegang dari para pengiring musik membuat suasana menjadi semakin mendebarkan.
__ADS_1
"Dia adalah SHAE PUSPITA SARI!" pekik Kak Cakra kencang.
"AAAAAAAAAAAAAA AAAAAAAAAA!" jerit histeris para pendukung Shae di stadion.
Mereka semua bahagia dan bangga dengan kemenangan yang diraih oleh Shae. Shae langsung sujud syukur ketika ternyata sang pemenang itu adalah dirinya. Para juri langsung berdiri dan melangkah kedepan buat memberikan selamat untuk Shae. Kak Indah yang pertama memeluk Shae. Kak Indah terlihat sangat menyesal karena selama ini sudah termakan omongan Mila sampai-sampai Kak Indah jadi benci sama Shae dan memperlakukan Shae dengan kurang baik.
"Selamat ya Shae, kamu adalah yang terbaik. Kamu sangat pantas menjadi pemenang. Maafkan saya kalau selama ini saya sudah keterlaluan, gak objektif sama kamu, dan termakan fitnah keji itu. Shae, you are winner, i'm so sorry Shae." isak sedih Kak Indah.
"Iya Kak, aku sudah memaafkan kakak. Kakak jangan nangis ya?" balas Shae memaafkan.
Setelah itu Kak Indah pun melepaskan pelukannya dengan Shae. Kak Indah sangat kagum kepada sosok Shae yang baik dan mudah memaafkan. Betapa merasa bodoh Kak Indah sudah terhasut fitnahan Mila selama satu bulan lebih.
"Jagoan kakak akhirnya menang. Kamu benar-benar bikin kakak bangga Shae." ucap Kak Mirza seraya menepuk bahu Shae.
"Makasih banyak Kak Mirza. Selama ini Kakak sudah jadi mentor yang baik untuk aku. Hingga aku bisa menjadi juara satu, ini juga berkat masukan dan kritikan dari Kak Mirza." balas Shae sembari tersenyum.
Pak Farhan dan Bu Rianti dibawa oleh kru untuk naik keatas panggung. Tapi Evi dan Rachel juga ingin ikut dibawa biar muka mereka ikut nampang di TV, dilihat jutaan orang di seluruh Indonesia.
Bersambung...
__ADS_1