STAR SYNDROM PENYANYI TERKENAL

STAR SYNDROM PENYANYI TERKENAL
Penampilan Perdana Shae


__ADS_3

"Sekarang bukan saatnya untuk menangis dan menyerah Shae, tapi ini adalah kesempatan emas buat aku membuktikan kepada semua orang bagaimana kualitas suara aku. Fitnah dari Mila akan aku jadikan sebagai motivasi terbesarku buat aku semakin semangat dalam berlatih dan menunjukkan kepada semua orang yang termakan fitnahan Mila bahwa aku ini bisa dan punya kualitas." ucap Shae menyemangati dirinya.


***


Seminggu kemudian tepat di hari Selasa, besok pada malam kamis adalah penampilan perdana Shae di panggung kompetisi. Waktu para kontestan untuk bermain HP hanya dikasih waktu selama satu jam saja perhari.


Yaya memanfaatkan momen ini untuk video call dengan ayahnya meminta doa dan dukungan dari ayahnya, pak Farhan.


"Assalamualaikum pak?"


"Waalaikumussalam nak. Anak kebanggaan bapak. Kamu sehat disana kan nak?"


"Alhamdulillah, aku sehat. Bapak gimana? Obatnya jangan lupa diminum ya?"


"Sebenarnya hidup bapak terasa hampa tanpa adanya kamu dirumah. Tapi setelah bapak tahu kalau sekarang kamu tengah berjuang mengharumkan nama kamu, nama keluarga kita, bapak menjadi kembali bergairah. Terimakasih ya nak? Perjuangkan kemenangan demi kamu sendiri, demi bapak juga, semangat nak."


"Makasih atas doa dan supportnya pak. Aku juga akan menjadikan bapak sebagai motivasi terbesarku buat meraih kemenangan. Yaudah, aku mau latihan dulu ya pak, besok malam aku tampil. Bapak jangan lupa nonton ya?"


"Iya nak. Semangat dan yang paling penting kamu harus selalu menjaga kesehatan kamu."


Shae menutup VC kemudian Shae pergi ke ruang latihan. Besok adalah penampilan perdananya. Penyelenggara sengaja memasukkan Shae kedalam grup neraka, grup dimana semua kontestan adalah pemilik suara terbaik.

__ADS_1


Itu adalah cara halus dari pihak penyelenggara buat menyingkirkan Shae secara halus karena imej buruk Shae setelah tuduhan dari Mila waktu itu.


Penyelenggara kontes yakin dukungan SMS untuk Shae akan rendah dan Shae bisa tersingkir dengan mudah jika satu grup dengan peserta lain dengan kualitas vocal terbaik.


Tiba saatnya peserta grup 4 tampil. Dua peserta yang tampil duluan sudah menunjukkan penampilan terbaik mereka. Mereka berdua adalah Yati dan Ian. Yati dan Ian mereka berdua mendapatkan standing applause dari para juri.


Penampilan peserta ketiga adalah Shae. Shae akan menyanyikan lagu bergenre mellow dari seorang penyanyi terkenal bernama Yuni Ajeng Purwanti.


"Mari kita sambut peserta ketiga kita pada malam ini, Shae Puspita Sari!" ucap sang host. Namun karena imej buruk Shae hanya ada sedikit orang yang bertepuk tangan untuk menyambut Shae.


Shae merasa sedih tapi Shae harus menunjukkan kualitas suaranya. Shae tidak peduli dengan apa kata orang. Sekarang adalah saatnya untuk menunjukkan siapa dirinya di panggung yang besar ini.


Alunan musik mellow mulai mengiringi Shae dalam bernyanyi.


Diluar keyakinan banyak orang kalau Shae yang mereka ketahui adalah pembully Mila. Tapi suara Shae memang benar-benar terbaik dan mengagumkan. Kak Mirza Pratama bahkan sampai menangis di kursi juri karena Shae benar-benar menghayati isi lagunya dengan baik.


Pesan kesedihan dari lagu itu benar-benar menusuk kedalam hati para penonton. Bukan kak Mirza saja yang menangis tapi hampir semua penonton yang hadir di studio, mereka juga ikut menitikkan air mata saat Shae sedang bernyanyi. Kamera merekam momen itu dan orang-orang diluar yang sedang menonton acara IMPC Academy grup keempat malam ini, banyak yang merasa terpukau dan ingin mengirimkan dukungan lewat voting SMS untuk Shae.


Ketika part bernyanyi Shae menjelang ending dari lagu, di part itu ada part nada tinggi sebagai puncak dari lagu itu. Shae menembak nada tinggi itu jauh lebih tinggi daripada penyanyi aslinya. Entah berapa oktaf tapi Shae berhasil membuat semua orang di studio berdiri memberikan tepuk tangan mereka untuk penampilan terbaik dari Shae kecuali seorang juri wanita berkacamata bernama Indah Setiani.


Indah Setiani satu-satunya juri yang tampak tidak senang dengan penampilan Shae. Indah adalah salah satu penyanyi papan atas saat ini yang didapuk menjadi salah satu juri IMPC Academy musim ini. Indah tidak berdiri untuk memberikan standing applause untuk Shae padahal semua juri lain sama-sama kompak memberikan standing applause kepada Shae.

__ADS_1


Diluar cap tukang bully yang sekarang disematkan kepada diri Shae, tapi kualitasnya memang benar-benar jempolan.


"Terimakasih semuanya?" ucap Shae terharu dari atas panggung. Shae berdiri dengan anggun memakai gaun berwarna putih panjang rancangan desainer terkenal Ihsan Galih.


Ihsan Galih yang juga ikutan duduk di kursi juri tampak bangga melihat rancangannya dipakai oleh peserta berbakat didepan matanya.


"Amazing!" teriak kak Irfan dari kursi juri.


Kak Irfan juga ikut memberikan komentar khusus untuk gesture para peserta dan aksi panggung mereka diatas panggung.


"Luar biasa sekali. Penampilan perdana tapi langsung mendapatkan banyak applause dari para juri kecuali kak Indah nih. Kenapa kak Indah tidak memberikan applause untuk Shae seperti juri-juri yang lain? Apa penampilan Shae tidak memuaskan kak Indah atau ada kesalahan yang dilakukan oleh Shae tapi tidak disadari oleh juri-juri yang lain?" tanya kak Cakra sang host yang sudah menjadi host selama lima musim di IMPC Academy.


"Nggak juga sih. Sebenarnya penampilan Shae itu bagus sekali. Cuman aku gak mau obral standing applause untuk para peserta apalagi ini masih babak awal kak Cakra." jawab kak Indah dengan raut wajah bete.


"Tapi kenapa tadi kak Indah memberikan applause untuk Ian dan Yati sedangkan untuk Shae tidak. Padahal menurut saya, sejauh ini penampilan Shae adalah yang terbaik. Itu menurut saya ya kak, hehehe." tanya kak Cakra lagi seorang host yang netral dalam menilai kualitas para peserta.


"Bagi saya Shae belum beruntung buat mendapatkan applause dari saya kak Cakra. Mungkin dilain waktu kalau Shae berhasil menampilkan penampilan yang lebih baik dari sekarang, kalau misalkan Shae bisa melaju ke babak yang akan datang, tidak menutup kemungkinan saya juga akan memberikan standing applause untuk Shae sama seperti kakak-kakak juri yang lain." jawab kak Indah kemudian kak Indah meletakkan lagi mikrofon diatas meja juri tanda kak Indah sudah tidak mau lagi mengomentari penampilan Shae pada malam ini.


"Terimakasih banyak kak Indah." ucap Shae berterimakasih kepada juri misterius itu meski kak Indah seperti kurang menyukai Shae.


"Baik terimakasih kak Indah atas komentarnya. Nah selanjutnya bagaimana dengan komentar kak Mirza untuk penampilan jagoannya pada malam ini? Kak Mirza masih jagoin Shae kan?"

__ADS_1


"Tentu saja selama Shae masih berdiri di panggung yang megah ini, selama itu juga saya akan menjagokan Shae. Saya konsisten dengan ucapan saya kak Cakra. Okey, baiklah saya akan berkomentar untuk penampilan perdana jagoan saya nih. Untuk penampilan Shae pada malam ini adalah, kamu..."


Bersambung...


__ADS_2