
Ardi pun keluar dari ruangan dan segera pulang ke rumah ibunya. Dengan tampang lesu bin kusut Ardi duduk di ruang tamu membuat sang ibu bertanya tanya.karena Ardi duduk melamun dengan pandangan yang kosong.
" ada apa Di,kamu ada masalah apa?" tanya bu Retno dan duduk dekat sang putra.
" Rani bu, dia...." terbata Ardi mengucapkan nama Rani,tak terasa dia pun meneteskan air matanya,dia pun memeluk ibunya dan menangis tersedu,membuat sang ibu marah terhadap Rani.
" apa lagi yang di lakukan perempuan sialan itu pada kamu nak sampai kamu seperti ini. Kamu kenapa nangis Di?" tanya sang ibu namun Ardi masih terus menangis dalam dekapan sang ibu.
" Rani,ternyata orang kaya bu,dia ternyata pemilik perusahaan tempatku bekerja." ucap Ardi setelah tenang membuat sang ibu terkejut.
" gak mungkin,paling dia membohongi kamu karena kamu sudah menikah dengan orang yang kaya dari dia." ucap bu Retno mencoba menenangkan sang putra.
" dia adalah adik sepupu pak David,sedangkan pak David mang selama ini hanya seorang asisten." terang Ardi pada sang ibu,tak lama datang bu Mayang,dia pun mendengar pembicaraan ibu dan anak itu.
" Rani memang pemilik perusahaan itu saya sudah lama kerja sama dengan perusahaan mereka,kalau David itu cuma orang kepercayaannya yang masih ada hubungan darah dengannya." jelas Mayang membuat sang mertua melotot.
" itu tidak benar kan May?" ucap bu Retno.
" aku serius bu." ucap Mayang.
" sudahlah Di,lagian kan kamu sudah cerai sama dia,kamu juga sudah menikah sama Mayang..tidak usah ingat dan berurusan sama Rani,lihat sampai sekarang dia masih sendiri,pasti gak ada laki laki yang mau sama dia." ucap Bu Retno. Ardi pun hanya diam,dia pun membenarkan apa yang di ucapkan ibunya,Mayang sendiri tidak ambil pusing tentang Ardi,karena yang dia incar adalah pak Joni ayah dari Ardi. Dia menikah denga Ardi hanya untuk menutupi hubungannya dengan Pak Joni.
Di tempat lain,Rani dan David serta Sinta makan siang di restoran dekat kantornya. Mereka pun berencana menghabiskan waktu bersama sebelum David ke kantor cabang di kota M.
" baiknya kak Sinta dampingi kak David ke kota M." ucap Rani memulai percakapan.
__ADS_1
" no..no...no Ran,kamu tidak bisa ku biarkan sendirian di kota ini,parasit dan pengganggu banyak di sekelilingmu kalau kak David aku percaya dia bisa membasmi lalat pengganggu." tolak tegas Sinta,baginya Rani lebih butuh teman dari pada David.
" betul kata Sinta Dek,kamu perempuan gak baik sendiri apa lagi sekarang Ardi tau status kamu yang sebenarnya." ucap David.
Saat asyik makan dan bercanda tiba tida seseorang menghampiri mereka.
" apa kabar semuanya?" ucap pria itu membuat mereka bertiga menoleh. Tak.lama kemudian pria itu kembali bersuara karena tak mendapat balasan
" kalian kenapa diam aku nanya kabar malah pada bengong.? " ucapnya lagi.
" Rasya" teriak David dan berdiri memeluk temannya itu. Ya Rasya Saputra,teman David yang dulu menghilang,dia juga adalah lelaki yang pernah dekat dengan Rani namun tiba tiba hilang,dia pula lah yang menyebabkan Rani menikah dengan Ardi,karena rasa kecewa di tinggal begitu saja dari Rasya
" apa kabar Ran.?" tanya Rasya,mengulurkan tangan pada Rani namun Rani tidak membalas.
" Ran,maafin aku waktu itu aku.." belum sempat selesai kalimatnya dengan cepat Rani memotong.
" semua sudah berlalu,tidak usah diungkit lagi." ucap Rani cepat,dia tidak mau membahas masa lalu yang hanya akan menyebabkan luka kembali berdarah.
" tapi Ran,izinkan aku menjelaskan semuanya." ucap Rasya mencoba bicara pada Rani.
" buat apa Sya? Apa dengan menceritakan masa lalu keadaan akan kembali seperti semula? Tidak akan Sya,semua tidak akan sama seperti dulu lagi." ucap Rani,dia kini merasa sedikit sesak,ingin segera berlalu,dia sudah tidak ingin lagi mengungkit kejadian masa lalu yang mana menyebabkan luka mendalam. Rani pun segera berdiri dan berlalu tanpa bicara apa apa lagi.
"Biarkan dia tenang dulu,nanti aku akan bicara padanya. Sayang,kamu ikuti dan temani dia ya." pinta David pada Sinta,dan Sinta pun menyusul.
" sebenarnya apa yang terjadi Sya hingga kamu ninggalin dia begitu saja,tanpa kata tanpa pamit kamu langsung menghilang. Kamu tau dia bahkan sempat depresi karena kehilangan kamu." ucap David membuat Rasya merasa bersalah.
__ADS_1
"Waktu itu aku memergoki papaku selingkuh dengan sekertarisnya,aku sangat marah pada papa. Namun sangat menyakitkan saat aku sampai rumah niat ingin mengadukan perbuatan papa pada mama,malah aku mendapatkan mama berbuat mesum dengan sopir pribadinya. Aku kacau saat itu,sehingga aku langsung kabir ke rumah kakek. Setelah aku menceritakan pada kakek,aku pun di kirim ke luar negeri dan melanjutkan kuliah di sana." cerita Rasya.
" namun seminggu setelah aku di luar negeri papa nyusul aku,dan menceritakan semuanya,ternyata mama lah yang memulai perselingkuhan itu,dia tidak mau peduli pada papa,makanya papa pun melakukan hal yang sama. Dan mereka akhirnya cerai. Aku pun sekarang di sini juga karena ku dengar mama menikah lagi dengan anak muda yang seusia dengan kita." ucap Rasya menjelaskan semua pada David,namun David tetap kecewa karena disini yang kena imbasnya Rani.
" tapi harusnya kamu cerita ke kita Sya,kita kan teman. Apa lagi Rani dia sampai depresi kehilangan kamu. Setelah sembuh dia menikah dengan laki laki matre. " ucap David membuat Rasya terkejut,pasalnya dia tidak tau kalau Rani sudah menikah.
" tapi,Rani sudah bercerai. Karena suami dan keluarganya ternyata gila harta semua. Kemarin Rani cuma nyamar jadi karyawan biasa dan bertemu dengan laki laki itu,pernikahan mereka cuma bertahan satu tahun,karena suaminya selingkuh dengan wanita yang dia anggap lebih kaya dari Rani. Sekarang aja suaminya sudah nikah lagi dengan wanita kaya yang seumuran dengan ibunya sendiri." terang David membuat Rasya makin terkejut. Dia tidak menyangka kalau Rani akan mengalami kepahitan setelah kepergiannya.
" aku tak menyangka Rani akan mengalami banyak penderitaan." ucap Rasya,dan tak lama kemudian seorang wanita seksi menghampiri mereka.
" sayang,kamu kok ninggalin aku." ucap wanita itu manja,membuat tanda tanya di kepala David.
" kenalin teman kencan aku." ucap Rasya tersenyum.pada David.
" halo namaku Dilla." ucapnya mengulurkan tangan pada David dan disambut sama David.
" david" ucap david singkat.
" sayang,aku pergi duluan ya soalnya aku ngantuk." pamit Dilla dan Rasya pun hanya mengangguk.
" ya seperti yang kamu lihat,kini aku bukan Rasya yang dulu,kini aku menjadi bejat setelah perceraian orang tuaku. Aku sering gonta ganti teman kencan,demi mengusir rasa sakitku." ucap sendu Rasya. " tapi jujur aku masih sangat mencintai Rani." lanjutnya. Namun David hanya bisa diam,dia tidak membenarkaN kelakuan Rasya. Entah gimana perasaan Rani jika dia bersama Rasya namun kelakuan Rasya begini.
" tapi,kamu tidak boleh begitu Sya, pasti Rani makin kecewa sama kamu kalau dia tau kamu kayak begini." nasehat David.
" lagian dia juga sudah menikah jadi dia tak perlu merasa tersakiti sama aku,toh dia juga sudah pernah berpaling dariku." ucap Rasya enteng membuat David emosi,dia pun segera meninggalkan Rasya dan mencari Rani.
__ADS_1