
Setelah pertemuan dengan mantan mertua kemarin kini Rani memilih menyibukkan diri bekerja. Rencana akan membuka cabang baru sudah mendapat tempat strategis,yaitu di kota B.
" Apa kamu yakin akan buka di kota B dek?" tanya David, disaat mereka sedangkan makan bersama.
" iyya kak,nti rencananya kakak sama kak Sinta yang mengelolanya." ucap Rani.
" dek,sudah saatnya kamu menunjukkan identitas aslimu." ucap David.
" aku rencananya lusa mengadakan konfrensi pers kak,bersamaan ulang tahun perusahaan kita." ucap Rani,kini dia ingin menunjukkan jati dirinya yang asli,dia sudah cukup di hina selama ini.
" kakak setuju,setelah kakaa mau keluar sebentar mau ketemu teman." ucap David pamit.
Setelah dari makan di luar,Rani kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaannya. Namun sialnya,dalam perjalanan malah ketemu lagi manusia manusia toxic,ya dia bertemu mantan mertuanya bersama bu Mayang.
" lihat deh menantu ku,dia baru aja belikan aku emas." pamer bu Retno,sedang bu Mayang diam saja. Baginya keluarkan uang buat bu Retno tidak masalah yang terpenting baginya dia bisa puas bersama pak Joni. Ya hubungan mereka semakin intens,saat Ardi ke kantor dan bu Retno ke butik maka bu Mayang pulang ke rumah biar bermesraan sama pak Joni. Dia sudah menyerahkan perusahaan di kelola sama Ardi.
Di cafe,David janjian bertemu sama Rasya,sejak peristiwa di mana dia meninggalkan Rasya baru mereka janjian lagi,itu pun David terpaksa.
" maaf menunggu lama. Gue lagi sibuk,gak bisa lama lama." ucap David to the point.
"Gue minta maaf Vid,atas ucapanku kemarin kemarin." ucap Rasya penuh penyesalan.
" gue akan kembali keluar negeri,dan tinggal bersama kakek. Di sini mama sudah gak peduli ma gue,dia sudah nikah tapi kelakuannya membuat gue jijik." ucap Rasya sambil menangis,membuat David iba melihatnya. Dulu mereka adalah sahabat saling berbagi suka dan duka namun entah kenapa hubungan mereka merenggang.
" Sya,lo masih sahabat gue,kalau lo butuh teman curhat gue masih seperti dulu." ucap David lembut.
__ADS_1
" hidup gue udah gak lama lagi Vid,kanker telah menggerogoti tubuh gue. Sebenarnya gue balik ke sini hanya ingin bersama nyokap di detik detik terakhir hidup gue,tapi nyokap gue sibuk dengan dunianya sendiri tanpa peduli akan gue." ucap Rasya sedih,dia benar benar tidak habis pikir kelakuan mamanya.
" lo tau kan Vid,nyokap gue dah nikah sama orang yang seumuran ma gue dan perusahaan peninggalan bokap sekarang dikelola ma suaminya itu. Yang bikin gue benci ma nyokap,dia selingkuh sama ayah mertuanya. Nikah sama anaknya tapi digenjot sama ayahnya." ucap Rasya marah.
" maksud loe apa?" tanya David penasaran. Pasalnya dia teringat sama keluarga Ardi.
"Ni suami nyokap gue,dan ini mertuanya." ucap Rasya sambil memperlihatkan foto keluarga Ardi.
" lo anaknya Bu Mayang??" teriak David terkejut.
" apaan soh lo,gak usah teriak.. Lo kok kenal nyokap gue?" tanya Rasya heran.
" dia teman bisnis gue,dan suami baru nyokap lo itu penggila harta,mereka sekeluarga hanya mengincar harta doang,pengen kaya dengan cara instan. Asal lo tau Ardi itu mantan suami Rani." jelas David membuat mata Rasya melotot.
" serius lo?" tanyanya gak percaya. Akhirnya David pun menceritakan semua kisah Rani dari awal membuat Rasya semakin sedih dan menyesal.
" ulang tahunnya masih lama bro,masih ada empat bulan lagi." ucap David berusaha menolak.
" please,waktu gue gak lama lagi Vid. Dokter menvonis hidup gue tinggal tiga bulan lagi,makanya gie balik ke sini namun malah kecewa sama kelakuan nyokap. Besok gue mau balik ke rumah kakek,untuk menanti malaikat maut." ucapnya bercanda.
" kenapa gak berobat Sya?" tanya David.
" sudah gak ada harapan,sudah stdium akhir. Salam buat Rani ya,titip dia dan katakan padanya selamanya gue mencintainya. Gue pamit dulu,mau nemui nyokap." pamit Rasya meninggalkan David.
Sampainya di rumah mamanya,Rasya di sambut pemandangan yang membuatnya jijik. Pasalnya mamanya bercinta di ruang tamu bersama pak Joni. Rasya benar benar marah,dia pun melempar vas bunga yang ada di rak samping pintu.
__ADS_1
" benar benar menjijikkan kalian semua. Mama kenapa menikah sama anaknya kalau sukanya sama ayahnya. Apa kalian tidak malu?" teriak Rasya penuh emosi,sedangkan pasangan mesum itu tidak tau harus melakukan apa,soalnya pakaian mereka tercecer di mana mana dan jauh dari jangkauan mereka.
" Sya,mama bisa jelasin semuanya,tapi bisa tinggalin kami dulu,kami akan berpakaian tolong berikan pakaian kami." pinta bu Mayang.
" Ma,aku malu melihat kelakuan mama,kenapa sih mama melakukan hal menjijikkan inj? Kenapa mama jadi murahan seperti ini." teriak kembali Rasya,sedangkan pak Joni kini mulai panik soalnya tidak lama lagi istrinya bu Retno tidak lama lagi pulang. Salahnya mereka karena melakukan di ruang tamu tanpa peduli resikonya.
" sayang,tunggu mama di ruang keluarga mama." ucap bu Mayang juga mulai panik,namun apa yang di takutkan pun terjadi,tampak mobil bi Retno memasuki pekarangan rumah. Kini makin paniklah mereka, dan Rasya menyingkirkan semua pakaian yang tercecer,dia akan membongkar perselingkuhan orang tuanya. Sungguh dia merasa jijik pada mamanya.
" Rasya apa yang kamu lakukan.?" tanya bu Mayang. Namun dengan cepat Rasya membuka pintu,tambah paniklah pak Joni,pasalnya mereka sekarang telanjang bulat,mau lari ke kamar oun tidak akan sempat. Tidak ada tempat untuk bersembunyi. Tak lama deru mobil bu Retno pun terdengar mati tandanya mobilnya terparkir canti di garasi bersamaan suara mobil milik Ardi memasuki pekarangan. Makin paniklah keduanya.
" Rasya,tolong kami nak,jangan biarkan mereka melihat kami seperti ini." pinta pak Joni.
" mereka harus tau kelakuan kalian yang sebenarnya di belakang mereka. Kalin sungguh biadab." teriak Rasya makin membuat pak Joni ketakutan,pasalnya dia mau keluar pakaiannya ada di tangan Rasya.
" mas gimana ini? Mereka pasti bakalan ngamuk melihat kita begini.?" ucap Mayang pada pak Joni.
" kita hadapi saja bersama,kalau Retno minta cerai jauh lebih baik,kita bisa nikah. Mungkin ini jalannya agar kita bisa bersama." rayu pak Joni.
" mas ada benarnya juga,kalau mereka mau marah bukankah jauh lebih baik,kita usir saja biar gak ada yang menghalangi kita." ucap Mayang senang. Kini dia santai saja menunggu Retno dan Ardi masuk,sedangkan Rasya dia diam dekat pintu kepalanya mulai berdenyut,hari ini dia lupa minum obatnya. Tak lama Bu Retno masuk bersama Ardi,dia pun melihat Rasya berdiri di pintu.
" ada apa Sya berdiri di situ?" tanya bu Retno yang hanya di jawab Rasya dengan menunjuk ke ruang tamu. Betapa terkejutnya bu Retno melihat pemandangan menjijikkan itu.
" apa yang kalian lakukan? Mas Joni,tega kalian melakukan hal ini padaku." teriakĀ bu Retno marah,Ardi pun masuk. " ada apa bu kenapa teri....?" tidak sampai selesai ucapannya dia pun shock mendapati ayah dan istrinya telanjang. Bu Retno pun jatuh pingsan.
" cepat pakai pakaian kalian,kita bicarakan semua ini." ucap Rasya melempar pakaian pada kedua orang itu. Dia kemudian berlalu masuk kamarnya dan segera minum obat.
__ADS_1
" hari ini juga akau akan kembali ke rumah kakek,di sini benar benar memuakkan." ucapnya pada diri sendiri.