
Akhirnya mereka pun semua sudah sampai di rumah masing masing. Kalau Rani dan Sinta bisa langsung istirahat di apartemen,berbeda dengan bu Mayang. Dia yang tidak memberikan info kepada keluarga parasit tersebut akan kepulangannya, dia langsung menghubungi asistennya untuk mengetahui apa saja yang di lakukan para manusia gila harta tersebut.
" kemarin pak Joni datang bersama pak Ardi,mereka meminta uang yang lumayan banyak di bagian keuangan. Untungnya sebelum ibu pergi merubah sistem,tanpa tanda tangan tidak bisa melakukan penarikan." ucap asisten bu Mayang.
" karena gagal ambil di perusahaan mereka mencoba ke hotel,namun dia tidak bisa menemui direktur keuangan. Tapi,mereka berhasil mengambil uang di butik bu." ucapnya lagi.
" berapa banyak dia ambil.?" tanya bua mayang.
" sekitar 35 juta bu,dan ada kabar buruk dari art ibu,mereka juga mengobrak abrik kamar ibu dan mendapatkan satu set perhiasan ibu. Entah sudah terjual atau bagaimana,art juga belum mengetahuinya." ucap asisten menjelaskan.
" biarkan saja,lagian itu set perhiasan imitasi yang sengaja ku simpan di sana,ternyata mereka hanya benar benar menginginkan hartaku saja." ucap bu Mayang. Dia benar benar menyesal mengenal keluarga tak tahu diri itu hanya karena nafsu duniawi semata,kini dia berjanji akan memperbaiki kehidupannya seperti keinginan sang anak.
" apa ada lagi?" tanyanya lagi pada asistennya.
" selama ibu tidak ada,pak joni dan istrinya tidur di kamar ibu. Bahkan,baju baju ibu banyak yang di ambil sama istri pak Joni. Dan ada kabar entah ini baik atau buruk buat ibu." ucapnya lagi.
" katakan." perintahnya
__ADS_1
" anak tertua pak joni di tangkap polisi karena melakukan penipuan berkedok investasi,dia melakukan investasi bodong,dan banyak korbannya,rata rata wanita sosialita yang gemar investasi. Dia mengelabui para wanita itu dengan ketampanannya,dia juga pernah di siram air keras di wajahnya oleh salah satu korbannya saat penangkapan dirinya,alhasil sekarang wajahnya hancur dan dirawat di rumah sakit." jelasnya.
" lalu bagaimana sikap keluarganya?" tanya bu Mayang,dia benar benar penasaran akan bagaimana sikap keluarga yang dia tampung itu.
" mereka seolah tidak peduli bu,mereka awalnya minta agar anaknya di bebaskan,namun saat aparat kepolisian mengatakan ganti rugi mereka semua mundur dan tidak pernah menjenguk lagi." ucap asisten tersebut membuat bu Mayang semakin yakin untuk mengusir mereka.
" kalau ibu ingin memberi mereka pelajaran,ibu punya bukti kuat. Mereka bisa di penjarakan dengan tuduhan pencurian bu,serta penganiayaan terhadap art ibu." ucap sang asisten membuat bu Mayang kaget.
" siapa yang mereka aniaya?" tanya Bu Mayang.
" art senior,mbo Darmi." ucapnya membuat bu Mayang makin marah,dia kini akan membuat perhitungan pada keluarga tersebut.
Sesampainya bu Mayang di apartemen,dia pun menceritakan perihal keluarga tersebut kepada Rani. Tak lama datang pula David dan Gio,mereka datang setelah di telepon sama Sinta.
" kok kalian datangnya bersama?" tanya Sinta sedangkan Gio langsung mencium tangan bu Mayang,kebiasaan dari dulu tiap bertemu dengan tantenya itu yang sudah dianggap ibu kandungnya.
" kebetulan,kami tadi singgah ngopi makanya masih bersama." ucap David,Gio pun melihat koper bu Mayang masih utuh.
__ADS_1
"Tante belum pernah sampai rumah juga?" tanyanya. Kemudian bu Mayang pun menceritakan semuanya termasuk art yang saat ini butuh pertolongan membuat David dan Gio geram.
" sebaiknya mama jangan kembali ke rumah itu dulu karena aku takut mereka menyakiti mama." ucap Rani memeluk bu Mayang. Mereka pun semua setuju usul Rani,dan membuat rencana untuk membalas keluarga Ardi.
" Gimana kalau kita pindah ke rumah aku aja? Kan asemua sudah siap di tempati." ajak Rani karena merasa tidak enak kalau di apartemen terus, apalagi mereka sudah ramai. Semua pun setuju dan berencana besok mereka pindah. Bu Mayang pun istirahat di kamar Rani,mereka tidur bersama layaknya ibu dan anak.
Di rumah bu Mayang yang di tempati Ardi dan bu Retno berdebat soalnya mereka saat ini tidak memiliki uang lagi,dan tidak bisa melakukan penarikan uang.
" jadi gimana dong,ibu kan mau belanja dan ketemu sama teman teman ibu,malu kan kalau baju itu itu saja kita pakai." ucap bu Retno. Ardi pun makin pusing melihat kelakuan sang ibu,sedangkan pak Joni hanya diam saja. Entah apa yang dia pikirkan,dia akhir akhir ini terdiam saja dan hal itu membuat bu Retno makin kesal.
" kamu kenapa diam dari tadi? Sudah tidak bisa memberi uang tidak bisa membantu cari solusi. Dasar lelaki pecinta ************" omel bu Retno membuat pak Joni tiba tiba marah,dia pun bangkit dan segera menampar bu Retno..
" sekali lagi kamu membuatku marah aku akan membunuhmu. Kamu hanya tau menghabiskan uang tanpa bisa menghasilkan uang,lihat Mayang dia kaya raya dengan usahanya sendiri sedangkan kamu bisa apa hah?" ucap pak Joni mencengkram pipi bu Retno,sedangkan Ardi tidak bisa berbuat apa apa karena dia juga sangat takut kepada ayahnya saat marah. Dia juga sudah beberapa hari tidak masuk kerja,sejak jabatannya di turunkan dia jadi malas kerja. Namun pihak perusahaan masih menunggu Bu Mayang untuk menindak lanjuti perilaku Ardi.
" ayah,sudah lepaskan ibu." ucapnya ragu karena takut juga akan mendapat pukulan dari ayahnya. Di ujung ruangan bik Marni melihat semua kelakuan orang tersebut,dia benar benar jengkel melihat orang yang numpang malah seolah dia yang berkuasa.
" kapan ya nyonya kembali,aku sudah tak tahan melihat kelakuan mereka yang seolah berkuasa. Rumah ini sudah banyak barang berharga yang mereka jual." ucap bi Marni sedih apalagi keadaan mbo Darmi sekarang cukup memprihatinkan. Karena luka akibat dianiaya sama bu Retno dan pak Joni membuat dia tidak bisa bangun dan mengalami infeksi karena tidak mendapat perawatan yang semestinya.
__ADS_1
" sebaiknya aku menghubungi nyonya,mbok Darmi lukanya mulai infeksi." ucapnya dalam hati. Dia pun segera masuk kamar mbo Darmi dan menelpon bu Mayang memberi tahukan kondisi mbo Darmi. Bu Mayang pun meminta bik Marni untuk membawa mbo Darmi diam diam keluar dari rumah itu,karena saat ini bu Mayang ingin melaporkan keluarga itu sebelum dia kembali ke rumahnya.
# maaf sementara update seadanya dulu,karena kesibukan saat ini membuatku tidak bisa update rutin