Suamiku Swat

Suamiku Swat
Menanti


__ADS_3

Di kota ini, mereka pun berkeliling menikmati kuliner beraneka ragam. Jujur Keiko tidak menikmati sepenuhnya ,karena dia sangat merindukan Da fu dan Daming,juga sang kakek.


Namun Kei tidak mau mengecewakan orang orang yang sudah sangat baik padanya.


Kei sangat merindukan Da fu dan Daming ,dua teman cowoknya yang selalu ada bersamanya sejak sedari dia kecil.


abeberapa tahun ini, Kei sudah mencoba merayu sang mami agar dia di ijinkan kembali ke desanya ,namun sang mami tidak pernah berkenan.


" Apa kamu baik baik aja Kei ? ," tanya Ming Hao.


Kei hanya tersenyum memandang di kejahuan.


" Kamu sudah gak sabar ,melihat desa kamu dan bertemu dengan teman teman mu?".


Kei mengangguk.


Ming Hao menggenggam tangan Kei.


" Semoga kamu bertemu dengan sahabatmu Kei. Namun jangan rusak liburanmu, okey !!!!".


" Ya...," ujar Kei.


Kakek membawa mereka mencoba beberapa menu makanan enak yang terkenal disana. Kei dan lainnyanpun melahap makanan tersebut.


" Setelah ini ,istirahatlah, kalian sudah lelah, ujar sang kakek."


Kei dan lainnya pun mengangguk.

__ADS_1


Benar saja, setelah sore tiba, hujan mengguyur tidak berhenti, udara terasa lebih dingin, Kei dan lainnya pun hanya bergolek dan menonton televisi,terkadang bermain game.


" Perjalanan besok, kalian harus siapkan stamina, selesai makan ,kalian jangan larut tidurnya yah," ujar sang kakek.


Semua pun mengangguk patuh.


Ketika pagi tiba, Keinorang pertama membangunkan Ming Hao, ming Fen dan Ming Anchi.


Mereka bergegas bersiap dan memasuki mobil .Kakek berpesan mereka akan sarapan di perjalanan.


Setelah menempuh jarak 3 jam, mereka oun sarapan di sebuah restoran bihun bebek terkenal, mereka lahap memakan beberapa menu.Terutama Kei, Kei sangat senang, pengen bertemu temannya.


Kei bercerita akan mentraktir ming Hao, ming fen dan anchi beberapa jajanan anak di kotanya.Kei juga bercerita beberapa resto hot pot ter enak.


" Kei....., beneran kamu akan bawa kami kulineran dan menikmati jajanan?, " tanya Anchi antusias.


" Idara sangat cerah, kita 5 jam lagi sampai ke kotamu Kei, dan tenang saja, kakek akan merahasiakan keberadaan kita,hanya kamu wajib menutupi identitasmu , agar papi kamu gak mengusik kalian."


Kwi mengangguk.


Di sepanjang perjalanan, Kei pun bernyanyi, semua lagu kesukaan Da fu dan Da ming. Kei selalu terbayang sosok mereka, Kei tidak menduga ,kepergian nenek Ming membuat mereka terpisah.


Sungguh bagi Kei itu sangat berat.


Kei tersenyum melihat para petani memanen ber aneka sayur dan buah, disana sangat subur, buat hasil jeruk dan sayuran.Kei keingat memetik hasil panen kakek Daming. Jeruknya sangat manis dan Kei menyukainya.


" Kei lihat pemandangan danaunya sangat indah," ujar Anchi.

__ADS_1


" Ya Anchi, itu danau sangat luas ,sampai ke desaku, kami sering naik perahu ,temanku Daming bisa membawa perahu milik kakek nya".


" Indah babget burung bangau nya Kei, uhar Ming Fen."


" Hmmm...tentu saja, burung burung itu mencari makan."


" Damai banget suasana di pedesaan ya Kei."


" Benar, kontras dengan tempat kita , macet, hiruk pikuk perkotaan , sangat kental ya ko, " ujar Ming Fen.


" Ya dek...., disini keliatan sangat asri."


" Aku akan membawa kalian ke sekolahku."


" Wajib dong," ujar Ming hao.


" Ihh...si koko mau ketemu saingannya si Da fu dan Daming, iya kan Ko...," ledek Ming Fen.


Ming Hao hanya tersenyum ,tanpa menjawab apapun.


🥰😍🤩🥰😍🤩😍


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2