Suamiku Swat

Suamiku Swat
Rindu


__ADS_3

Da fu sangat jago dalam memasak , Kei hanya memandangi sosok Da fu yang pembersih.


" Kenapa bengong Kei ?".


" Rindu.....".


Da fu langsung mengecilkan api kompor, mencuci tangannya ,dan mendekati Kei.


" Koko juga sangat merindukanmu Kei , " ujar Da fu .


" Kenapa koko gak punya handphone, pasti punya kan ?".


Da fu hanya menggaruk kepalanya.


" Apa ada yang koko tutupi dari Kei ?".


" Koko gak bisa sembarang memakai Handphone Kei, handphone koko hanya buat kerja."


Kei hanya diam ,memandang di outdoor apartemen Da fu.


" Kamu marah sama koko Kei ?".


" Kei hanya bingung sama koko ".


Da fu memeluk Kei.


" Inilah menjadi salah satu pertimbangan koko, bersamamu Kei, koko gak bisa menghubungimu ,seperti pacar orang lainnya, gak bisa ketemu sama kamu terus menerus, kamu akan bosan sama koko ," ujar Da fu menunduk.


" Gak ko....., Kei hanya sangat merindukan koko ".


Da fu langsung mendekap Kei dalam pelukannya.


Lama mereka saling berpelukan, sampai Da fu memandang Kei dengan penuh kesungguhan.


" Satu hal kelemahan koko dari dulu adalah kamu Kei. Koko gak bisa tanpa kamu, kamu itu sangat berarti, bahkan ketika menemukanmu, jantung ini berdetak dengan cepat, dia tahu pemiliknya."


" Gombal...., " ujar Kei dengan wajah memerah .


" Beneran Kei...".


Kei mengusap wajah Da fu.

__ADS_1


" Awas ,masakannya gosong ko...., "bisik Kei.


Da fu tertawa , kembali ke masakannya.


" Kamu suka masak Kei ?".


" Gak ko, yang masak semuanya mami, kalau Kei masuk dapur, semua berantakan, mami marah.Apalagi kalau masakan Kei keasinan.Kalau ko Ming hao ,mau makan buatan Kei."


" Ya ,dia dalam banget mencintai kamu Kei."


" Dan koko cemburu, iya ?".


" Sangat Kei...., dia dokter juga kan ?, sama dengan kamu Kei dan Daming ".


" Ya ko...".


" Kamu suka pangsit kan Kei, koko sudah belajar buat pangsit. Nanti coba ya."


" Baiklah ko, masak yang enak."


Da fu tersenyum.


" Wangi .....".


" Tentu aja Kei....".


" Koko udah suka makan ikan ?".


" Hmmmm....".


" Hebat dongg...., dulu kalau makan ikan muntah muntah."


Da fu tersenyum.


" Sejak sakit, koko wajib makan buah, makan makanan sehat, terus di pekerjaan koko sering juga mancing, jika senggang, trus hasil tangkapan kan sayang di buang, yah koko masak, lama lama jadi makan deh."


" Koko sering pulang ke Korea ?".


" Gak Kei, kadang sampai bertahun tahun mau juga gak pulang."


" Apa?, gila deh ko, bertahun tahun gak lihat orangtua. Kalau koko punya isteri dan anak, karena pekerjaan juga mau gitu ?".

__ADS_1


Da fu hanya menunduk, itulah yang dia takutkan selama ini.


" Yuk makan Kei."


Keiko perlahan turun dari meja dapur , kemudian berjalan ke meja makan.


Da fu menyuapi Kei satu pangsit kuah.


Kei mengacungkan jempolnya


Kei juga memakan ikan, semua masakan Da fu sangat enak.


" Makanlah Kei, selesai makan , cuci piring ", tawa Da fu pun pecah .


Kei menyuapi Da fu daging ikan, dan benar aja, Da fu udah terbebas dari daging


" Ko, kalau kamu akhirnya tahunan gak pulang, gimana ?".


" Gak Kei, koko sudah naik tingkat, akan lebih banyak waktu "


" Tiap level beda ya ko tugas nya."


" Iya sayang, memang begitu".


" Syukurla Ko, Kei sangat merindukan koko, sangat kesepaian."


Da fu mengelus wajah Kei ,kemudian mengecupnya.


" Koko sangat mencintai kamu Kei, jika orangtuamu menentang kita gimana?."


" Kei hanya mau sama koko, " ujar Kei manja.


🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2