Suamiku Swat

Suamiku Swat
Datar


__ADS_3

Kei sangat gelisah di sepanjang hari, dan sangat lega ketika jam bertugasnya sudah berakhir. Kei mengambil tas nya dan bergegas memesan aplikasi taxi buat ke rumah.


Ketika sampai, Kei terkejut dengan sosok Da fu yang memakai topi dan penampilannya aneh, menurut Kei.


" Kamu mau makan Kei ?".


Kei hanya diam memperhatikan gaya penampilan Da fu aneh , seperti hidup di jaman tempoe doloe 🤭.


Ketika memesan makanan, tidak sedikitpun Kei meninggalkan meja, dia lebih waspada, takut Da fu ini, Da fu gadungan.


" Orangtuamu tinggal dimana Ko ?".


" Korea."


Jawaban singkat, dan cara makan Da fu juga sangat cepat.


" Ohhh..., " , hanya itu jawaban Kei.


" Koko kuliah di bagian sastra ?".


" Tidak."


Semua pembicaraan tidak panjang, jawaban singkat dan hanya Kei yang bertanya.


Pandangan nya juga sangat mengawasi ke segala arah.


" Dia kenapa sih, rada aneh, apa karena penyakitan rada ayan dehhh , dalam hati Kei."


Tampangnya terlihat kaku dan sangat tidak bersahabat.


" Apa ada foto kita ber 3 koko simpan ?".


Da fu mengeluarkan selembar foto dari dalam dompetnya.


" Terima kasih, sudah menemui saya," hanya itu yang dapat Kei katakan.


" Sama sama."


Da fu kemudian menerima panggilan beberapa kali.Dan Kei cukup tahu, handphone Da fu ada ,bahkan handphone nya edisi khusus. Kei merasa, mungkin diri nya salah dengar sewaktu Da fu berkata merindukan nya , dan entah apa lagi.

__ADS_1


" Maaf, saya harus pergi Kei."


" Kemana ?".


" Saya bekerja."


Sosok Da fu meraih ransel nya dan berlalu begity saja.


Kei hanya bisa menatapnya dari kejauhan.


Kei menyadari, cintanya hanya bertepuk sebelah tangan , rasanya bertemu memang melegakan, namun sangat sedih, sosok itu asing, beda dan terlihat super sibuk bekerja.


Kei pun meninggalkan lobi hotel dan pergi pulang ke apartemennya.


" Kaku kenapa lama pulang Kei ?," tanya Mitha.


" Aku ketemu dengan Da Fu ".


" OMG..., gimana ceritanya Kei ?".


" Sosoknya beda, jadul, terlihat terburu buru."


" Kayaknya aku aja mandangnya lebih, sewaktu ketemuan, dia beda banget, bicara 4 kata atau 5 kata, tidak banyak nanya, seperti waktu lalu."


" Kan akunudah bilang ke kamu Kei, waktu bisa mengubah seseorang."


Kei tersenyum.


" Dan aku salah dengar, mengenai dia merindukan aku, reaksi bertemu dengannya B aja, datar banget."


" Kamu menantikannya setelah gagal ketemuan beberapa kali ya Kei."


Kei pun mengangguk.


" Hasilnya zonk, hehehehe."


" Namun setidaknya sudah bertemu, namun dia pelit banget, nomor handphone dia gak info, trus dia bilang nelepon aku hanya pakai telepon umum. Sebelum aku pamit, dia nerima telepon, bayangkan dia pakai handphone. Yah aku sadar, dia gak mau dekat sama aku, yah udah, kesel sih Mith, namun hak dia juga kan."


Mitha mengangguk.

__ADS_1


" Penantianmu lama banget, acem banget, zonk ya Kei."


Kei mengangguk.


" Hatimu perih ?".


" Perih sih, namun aku sadar, waktu bisa mengubah segalanya."


" Benar kan ,apa aku bilang. Udah ..., Ming hao kurang apa sih Kei, hatinya hanya kamu."


" Tuh mamimu bilang, kamu wajib patuh, gak nolak, gimana apa di terima lamaran Ming hao?".


" A..aku...gak ada rasa."


" Cinta bisa tumbuh seiring waktu Ke, eenger nasehatku."


Kei hanya diam.


" Kamu ada suka sama orang Mith ?".


" Ada beberapa cowok, anakntehnik, anak fakultas seni pahat dannseni lukis."


" Kok banyak banget sihhhh?".


" Satupun gak ada mendekat Kei, aku kan malu malu kucing."


Keiko pun ngakak.


" Berani kasi saran, tapi kamu sendiri jomblo akut"


Kei dan Mitha pun ngakak ber dua.


🥰😍🤩🥰😍🤩🤩


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2