
Keiko berpikir untuk meminta tolong pada Daming . Mereka pun janjian bertemu di ke esokan lainnya.
" Kei...," ujar Daming berlari mendapati Keiko.
" Koko udah lama sampai ?".
" Udah Kei."
" Beneran udah lama ".
" Maaf ko, tadi ada tugas tambahan."
" Gak apa apa Kei, koko hanya bercanda ".
" Kita ke cafe santai aja yuk ko."
Daming mengangguk.
Mereka pun menuju cafe santai.
" Pesan apa Kei ?".
" Seperti biasa, steak beef kesukaan mu kan Kei."
Kei mengangguk.
Mereka pun memesan makanan, dan minuman.
" Apa kabar Da fu sudah ada ko ?".
" Belum ada titik terang Kei."
" Sebenarnya, sewaktu ke Korea, Kei bertabrakan dengan orang dan di tolong oleh seorang pria. Matanya mirip ko Da fu".
" Terus ?".
__ADS_1
" Kei tersadar sosok itu sudah gak ada ,hilang gitu aja."
" Cerita sewaktu Da fu pindah, tiba tiba aja. Sama seperti kepindahan kamu Kei. Dan koko juga selalu mendatangi rumah Da fu, mereka tidak pernah kembali.Koko sampai pesan ke tetangga disana, hasilnya nihil, dan rumah itu tidak pernah di jual, terbengkalai begitu saja, hingga hari ini, bibi dan paman selalu koko tanyai."
" Koko mau temani aku ngelacak toko kue di Korea?".
" Emang toko kue nya kenapa Kei ?".
" Kei ada makan cup cake di pesta teman ko Ming Hao. Rasanya mirip kue mami Da fu ko."
" Yang bener Kei ?, masa kue dari Korea sampai ke Canada Kei, cup cake lagi ,pengirimannya pasti ruwet kan?".
" Namanya orka ko, orang kaya. "
" Trus dari mamanya yang punya pesta , info nama tokonya, di Wa gak balas, di Email juga, di telepon selalu sibuk."
" Itu sih toko kue gak mau jualan Kei."
" Menurut Aira teman Mitha, toko itu rame ko, beli aja antri, dan home made. Pegawainya gak banyak."
Kei mengangguk.
" Koko bisa bantuin lacak, apa ada teman koko di Korea ?".
" Korea apa dulu nih, hehehe".
" Korea Selatan la ko."
Daming dan Keiko pun tertawa.
" Koko akan berusaha bantu ya Kei. "
" Ya ko....".
" Ming Hao kenapa gak kamu minta tolong Kei ?".
__ADS_1
" Ko Ming Hao sepertinya menghambat gerak Kei. Kei tahu perasaan nya pada Kei sejak dia ngomong sendiri, jika Kei nyari soal Da fu, Ko ming Hao selalu bilang, Kei..., itu masa lalu, gak usah di ingat. Terus pasti deh alasan ko Ming Hao ada aja , padahal sewaktu ke rumah Da fu dulu, ko Ming Hao mau bantu kesana singgah."
" Pemikirannya mungkin gak mau lihat kamu sedih terus Kei. Jangan semuanya pandang dari sisi negarif. Iya kalau kamu ketemu Da fu, kalau gak ?, kamu bakalan terus mencari sampai kamu lelah, jika ketemu, dia gak kenal kamu gimana ?".
" Kamu pasti bingung juga kan Kei ".
Kei hanya menunduk.
" Gak apa apa ko, yang penting Kei bisa bertemu, walau dia mungkin sudah punya pacar, sudah menikah atau gimana pun, gak apa apa ko, yah hati Kei udah siap buat nerima. "
" Terkadang itu hanya di mulut aja Kei, tidak di hati."
Kei pun menunduk.Dia juga tidak tahu, jika bertemu dengan Da fu apa yang dia rasakan. Apa rasa itu hilang, atau rasa itu malah semakin kuat, entahlah.
" Koko akan berusaha bantu kamu Kei."
" Makasih ko."
" Gimana pelajaran kamu Kei ?".
" Seperti biasa Ko."
" Kamu ulang tahun bulan depan Kei, koko mau datang , apa boleh ?".
" Boleh, ingat gak ko, waktu sama Da fu, kita rayainnya ber 3.Makan mie aja , sudah bahagia benget."
Daming mengangguk.
🥰😍🥰😍🥰😍🥰
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment