Suamiku Swat

Suamiku Swat
Acara Ulang Tahun


__ADS_3

Keiko semakin terbiasa tinggal di Canada. Makanan disana mulai terbiasa dia makan. Namun Kei sangat beruntung, Ming Hao sering memasak makanan Chines food di malam hari, terkadang di weekend.


Kalau Keiko membantu, Mitha juga membantu, namun ada saja perdebatan Mitha dan Ming Hao, Kei terkadang tertawa melihat perdebatan mereka.


" Pakai piring putih Mith."


" Gak, bosan, biasa aja, pakai piring yang hitam, baru eksotis, " ujar Mitha meraih piring bewarna hitam.


" Aku gak suka sajian masakan menggunakan piring hitam," ujar Ming hao.


" Kamu gak nanya selera Kei dan aku kan, kami suka pakai piring hitam, lihat aja semua barang kami warnanya hitam, benar kan Kei?".


Keiko hanya tertawa.


" Makan yukk, jangan berantem mulu, aku udah lapar nihhh," ujar Kei.


Akhirnya piring hitamlah yang mendarat di meja.


Mereka mengunyah fokus dengan makanan. Sementara Ming Hao dan Mitha saling beradu pandang dengan tatapan sengit.


" Kalian tuh serasi, ibarat Tom and Jerry ," ujar Keiko akhirnya ngakak .


" Aku tuh paling serasi sama kamu Kei ,kita tuh klop , gak pernah berantem, benar kan Kei."


" Kei kagak mau sama kamu deh Ming Hao, Kei itu udah punya seseorang dalam hatinya, Kei tipikal pecinta sejati, kalau kamu ngenal dia, ngertiin dia , kamu juga bakalan tahu, bukan tempe, " ujar Mitha menahan tawanya .


" Kamu emang ngenal Kei semana amat sih ? "


" Nanya aja sama Kei, aku ini rumah tempat curhatnya."


Ming hao kemudian hanya diam ,membalas Wa dari teman nya.


" Kei, weekend temani koko ke ultah teman yah."

__ADS_1


" Aku boleh ikut ?, "tanya Mitha.


" Gak...., " jawab Ming Hao.


" Ikut aja pelit banget."


" Aku tuh di undang bawa patner , yah bawa patner satu, bukan sekampung juga ," ujar Ming Hao.


Tawa Keiko pun pecah.


" Kalian dua tuh, kayak guru dan murid. Buat ngakak aja."


" Kei, please kenapa kedamaian hidup kita, di rusak oleh 1 mahluk jadi jadian, beneren pusing koko."


" Enak aja bilang aku makhluk jadi jadian, dokter sakit jiwa kali nih..., calon dokter tuh, harus wajib sabar, wajib ramah, wajib baik, ini gak ada ramah ramahnya ,gak ada baik baiknya, gak ada care nya ,minus semua dehhh," oceh Mitha membuat Keiko kembali ngakak.


" Kei makanlah, jangan sampai kesedak."


" Bisa kan Kei ?".


" Ngebet amat....., " sindir Mitha.


Kei pun tertawa.


" Aku sebenarnya gak suka pesta ko, apalagi nanti koko gandeng aku, di liat mahasiswa wanita lain, trus aku di Bully, aku masih mahasiswi junior Ko."


" Coba aja, berani ganggu kamu, awas, "ujar Ming Hao.


" Ikut ya Kei..., please."


Kei mengangguk.


" Pakaian kamu ,udah koko pesan, nanti coba yang mana kamu suka."

__ADS_1


Kei dan Mitha bengong.


" Sampai segitu nya?", cerocos Mitha.


" Sepatu juga sudah koko pesan, suka yang mana Kei, ini lihat modelnya, pilih beberapa."


Keiko dan Mitha saling pandang pandangan.


" Tas pestanya gak sekalian ommm, " ujar Mitha.


" Gak ...gak usah Ko....".


" Tas dari kakek banyak, dari mami juga ,sepatu juga gak usah ko."


" Gak Kei, pilih lah, ini keluaran terbaru."


" Udah Kei, aku bantu pilih, kan lumayan, sepatu baru dan dapat baju baru, kapan lagi, " ujar Mitha menaik turunkan alisnya


Kei pun mulai memilih sepatu buat dirinya.


Dan sudah pasti dengan Mitha sangat heboh.


Ming hao hanya bisa menggaruk kepalanya.


😅🤣😅😊😂


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2