
" Mengapa harus gadis manja , gadis begitu lembut dan lemah yang kamu pilih ?".
Suara itu memecahkan keheningan suasana di balkon.
" Aku tidak butuh sosok sempurna untuk menemani hidupku, karena wanita yang ku pilih , sudah melengkapi hidupku.Tinggalkan obsesimu, kita patner kerja, tidak lebih.Sedari awal saya sudah tegaskan, wanita di hati saya, hanya teman masa kecil saya, saya tidak butuh wanita lain, walau orang katakan dia tidak sempurna ,dia lemah, dia gak cocok dengan saya, saya tidak peduli."
" Kamu tahu resiko pekerjaanmu, mengambil yang tidak ada basic ,kamu memang mencintainya,di saat dia di serang, kamu bisa selalu meilndunginya ?".
Da fu tertampar dengan kata kata ini. Selama ini itulah yang mengganjal di hatinya, namun rasa cintanya mengalahkan segala nya.
" Aku hanya bisa berbuat yang terbaik Emily, aku hanya bisa mendoakan keselamatanku dan keselatan nya. Aku sudah mengatakan pada yang lain, buat saling melindungi, sama dengan hal nya isteri teman dan anak teman kita.Anak anak mereka juga masih basic belum paham kan resiko pekerjaan kita apa, namun semua ter save tim gabungan."
Emily mengusap wajahnya.
" Aku ...aku sangat mencintaimu, bertahun tahun aku memendamnya , aku ingin kamu melihatku."
" Sedari dulu juga aku tegaskan, kamu patner ku di mana pun, sesudah Jeriko meninggal.Saat ini yang aku tahu, jangan libatkan diri dengan ku lagi, aku sudah menunjuk Leon menjadi patnerku , aku akan menikah, aku tidak mau isteri dan anak ku kelak menyalapahami pekerjaan aku."
Air mata Emily berjatuhan. Ketika Emily hendak pergi, sosok Keiko datang langsung memeluknya.
" Maaf.... ", ujar Keiko.
Hanya itu yang mampu Keiko katakan.
__ADS_1
Da fu terkejut dengan kehadiran Keiko, entah sudah berapa lama Keiko mendengarkan pembicaraannya dengan Emily
Emily hanya menatap tajam pada sosok wanita lembut di depannya, dan pergi begitu saja.
Da fu langsung mendekap Keiko dari belakang, menciumi pundak Keiko.
" Dia begitu mencintaimu, kenapa kamu memilihku ?".
" Kalau aku tidak memilihmu, kamu akan nangis sehari semalam.Kasihan banget ."
" Ya udah... Aku milih dia aja ya Kei..., " ujar Da fu pura pura ingin pergi.
" Enggak...,gak boeleh, kamu itu sudah milik aku, tunangan aku, "ujar Keiko dengan nada tegas.
Da fu langsung memeluk Keiko dengan erat, kemudian mereka pun tertawa bersama.
Upacara pernikahan begitu indah, mereka lakukan di sebuah kuil besar di daerah pergunungan.
Beberapa biksu memberkati kesakralan pernikahan mereka.Upacara menghormat orangtua pun di lakukan di kuil.
Terlihat orangtua Da fu ,mami Kei sangat bahagia.
Ming hao tidak henti hentinya menghapus air matanya, walau dari jarak yang cukup jauh.Ming hao memandang pemandangan alam .
__ADS_1
Ming Anchi dan Ming fen memeluk sang kakak.Memberi hiburan buat sang kakak.
" Kita doakan Kei bahagia bersama pasangannya ya ko, yakinlah jodoh setiap manusia akan ada.Dan koko orang baik, akan bertemu dengan wanita baik baik, dan mencintai koko."
" Rasanya , sakit di hati ini, melihat wanita yang dengan aku cintai, menikah dek.Namun asal dia bahagia, aku harus iklas."
" Benar ko....".
" Da fu sosok misterius , pekerjaannya juga kamuflase."
" Da fu sudah Kei kenal sejak kecil, apapun itu ko, rasanya aku yakin, dia orang baik, keluarga nya aja perlakukan Kei dengan baik, mereka sangat menyayangi Kei, koko lihat aja, begitu banyak hantaran buat Kei, setidaknya Kei tidak di sia siakan. "
Ming hao hanya mampu menunduk mendengar kata kata sang adik
🥰😍🤩🥰😍🤩🥲😋
Nb: Maaf jarang update, kesibukan saya full buat anak anak, dan kegiatan mereka.Apalagi anak baru selesai kompetisi bahsa inggris.Puji Tuhan, Sydney juara 5, sedangkan anak saya Melbour e juara 2, si bungsu.
Saya juga sibuk jualan buat menopang ekonomi keluarga, saya harap pembaca bisa memakluminya.🙏
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment