
Kei dan Da fu melewati hari hari begitu indah. Yah Da fu bekerja di malam hari, melacak melalui komputer jaringan rumah sakit, bekerja bak IT handal, bagi prajutit khusus ,semua hal mereka memang mampu memalkukan dan mendalami nya, karena memang mereka belajar banyak hal ,dan sistim pekerjaan mereka di tuntut keberanian.
Da fu bekerja sangat cekatan , seperti saat ini. Memang rumah sakit ini, bekerja sama pada kepolisian, untuk membasmi peredaran penjualan organ secara ilegal,karena biasa korban penjualan adalah orang susah secara finansial, dan kasus penculikan anak anak dan orang dewasa juga lumayan meningkat.
Jam menunjukkan pukul 3 pagi, Akhirnya Da fu menyelesaikan beberapa hal yang dia curigai. Men save beberapa hal dan perlahan meninggalkan rumah sakit.
Udara lumayan dingin, membuat dirinya mengancingkan jaketnya. Memakai topi hitam dan masker nya.
Perlahan , Da fu menyusuri jalanan, mengambil rute tercepat, dan kembali ke apartemen nya. Da fu bersih bersih dan sudah berada di pembaringan.
Da fu tersenyum ,melihat CCTV apartemen Keiko. Da fu memasang beberapa tempat, CCTV dan kamera ,buat melindungi Kei. Kamera dan CCTV tidak begitu kentara terlihat, tujuan Da du, dia ingin, Keiko selalu dalam perlindungannya ,dan buat berjaga jaga ,apapun yang terjadi kedepan ,siapapun gak akan tahu.
Teman tema Da fu selalu cerita, mereka mempunyai anak, isteri ,kekasih, lebih waspada dan lebih menjaga mereka dengan berbagai metode.Dengan tugas pentig seperti saat inj, Ds fu lebih fokus melindungi Keiko. Bagi Da fu ,Keiko adalah jantung hidupnya.
Dan ketika pagi, Da fu sudah terbiasa disiplin, Da du bergegas mandi , dan membeli sarapan buat Kei. Jarak apartemen Kei lumayan juga dari apartemen nya. Da fu sudah mencari apartemen berdekatan dengan apartemen di tempat Keiko.
Da fu ingin menjaga Kei lebih lagi.Karena profesinya memang rentan bahaya buat orang terdekatnya.
Da fu langsung memeluk Kei, begitu Kei membuka pintu apartemen nya.
__ADS_1
Dan tentu saja Ming hao mengerutkan kening ketika melihat aksi Da fu yang tiba tiba.
" Pagi Ming hao."
Ming hao hanya diam dan berlalu.
Ming hao tidak membiarkan Kei pindah apartemen ,apalagi seperti saat ini, Kei pacaran, mami Kei lebih khawatir dan menyuruh Ming hao menjaga Keiko lebih.
" Ko..., gak kerja ?".
" Agak masuk siangan Kei, nih koko ada beli sarapan, makanlah ."
" Koko mau gym Kei, renang juga, selesai baru koko sarapan, sesekali kita bareng olah raga ya Kei, di rumah juga ada alat gym koko ."
" Kalau di rumah ada alat gym, koko ngapain ke tempat gym gitu."
" Kamu cemburu ya yaaaang ?".
" Cemburu dong, disana kan banyak cewe cewe sexy, pakai laging, trus body ala barbie dan body goals semua."
__ADS_1
" Koko sama teman gym disana, gak mavam macam, kami kesana juga ada pekerjaan Kei, kamu percaya sama koko yah, beneran koko serius sama kamu. Kita jangan berantem ya Kei, 3 bulan gak ketemuan, itu sangat menyiksa bagi koko".
Kei mengangguk, sambil memakan sarapannya di mobil.
" Kei, apa gak mau ikut kelas judo, taekwondow, buat pertahanan diri , itu sangat bagus."
" Kegiatan Kei banyak ko, tugas numpuk, kuliah,lain masuk ruang operasi, lain lagi bedah kasus dari profesor,di UGD aja , gak ada santainya ko, apalagi bertugas di jam pagi."
Da fu menggenggam tangan Kei. Wanita nya sangat lembut, gak ada sangar sangar nya, wanitanya sangat minim basic pertahanan diri, lemah lembut, namun apapun Kei, Da du sangat suka. Tidak ada satupun bagi Da fu, Kei itu membebaninya. Da fu suka wanita yang dia lindungi.
Mereka berteman, ada beberapa orang saja yang berjodoh, dengan polisi wanita. Ada yang berjodoh dengan orang yang tomboy, kalau pacaran dan ber isteri lemah lembut, layaknya orang biasa ,mereka ada juga.Walau warrior, hati juga hello kitty kan, pengen ada yang kalem dan manja manja di rumah, yah...begitulah selera pria terhadap wanita, selalu beda beda.Karena Tuhan menciptakan manusia berpasang pasangan dan saling melengkapi.
🥰😋🤩🥰😍🤩🤩🥰😍🤩
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment