Suamiku Swat

Suamiku Swat
Suka


__ADS_3

Waktu terus bergulir, Keiko berusaha menikmati hidup yang dia jalani, namun hatinya tidak pernah lepas dari kenangan akan sosok Da fu, meskipun di setiap liburan, Daming selalu mengunjungi Kei.


Bahkan terjadi persaingan antara Ming Hao dan Daming . Ming Hao sangat tidak menyukai Daming, karena Ming hao tahu, Daming juga menaruh hati pada Kei .


Ming hao akan mengikuti ujian testing ke perguruan tinggi, demikian juga Daming.


Ming hao selalu kekeh menanyakan Kei dia minat masuk di universitas mana. Beberapa pilihan universitas Ming Hao pilih ,terbaik di beberapa negara.


" Kei ...., kalau kamu sekolah kedokteran juga, kamu mau sekolah kedokteran dimana ? ," Tanya mami Kei.


" Di Canada mi...".


" Boleh sekolah di Canada, asal ada koko mu, kuliah disana."


" Yah mami....., " ujar Kei


Sedangkan Ming Hao sangat girang mendengar angin segar dari mami Kei.


" Mami percaya pada Ming hao, dia sosok koko yang jagain adik adiknya dan sopan ."


" Kalau satu kampus ,mami bisa tenang lepaskan kamu kuliah jauh Kei, kamu tahu sendiri, mami hanya punya kamu di dunia ini."


Kei memeluk erat sang mami.


" Di kota besar, gak semua manusia baik, lain jika ada sesuatu Kei, seperti bencana gempa kebakaran, kalau kamu sendiri, gimana mami bisa mencarinkamu, jika koko Ming Hao ada ,mami bisa nyuruh lindungi kamu, nyariin kamu."


" Iya ....iya mi..., Kei akan masuk kampus dimana koko Ming Hao kuliah."


Ming Hao sangat bahagia mendengar kata kata Kei. Sedangkan Kei juga melihat senyuman ibunya pun mekar, kekhawatirannya sirna.


" Gimana pelajaran mu Kei ? Buat kelulusan memasuki SMA ?".

__ADS_1


" Seperti yang mami lihat, Kei selalu belajar, soal soal pembahasan nya extra kan."


" Jaga kesehatan kalian Ming Hao, dari tadi cengar cengir aja."


" Iya Ako....( sebutan tante dalam literatur orang tionghoa )".


Mami Kei pun tersenyum.


Pagi seperti biasa , Kei kadang mau ketinggalan mengambil tas nya dan sudah pasti Ming hao selalu memperhatikan apa saja barang Kei yang tertinggal dan dia membawa turun ke lantai 1.


" Kei , kamu selalu lalai bawa apapun, " ujar sang mami.


" Maaf mi, perut Kei sakit karena lagi palang merah."


" Kalau sakit nya mengganggu ,gak usah sekolah aja Kei, " ujar Sang Mami .


" Kei hari ini ada ujian mi, ujian Sains ,jadi gak ada istilah ujian susulan, guru nya ketat dan sangat disiplin."


Ming hao bergegas mengambil air dan memberikannya pada Kei .


" Makasih Ko...".


Ming hao mengangguk.


Kei pun meminum obatnya.


" Nanti koko akan jemput kalian."


Semua pun bersorak.


" Asal koko gak sama cewek jutek itu lagi, " ujar Anchi.

__ADS_1


" Itu sih agen mata mata ,penggemar koko blak blakan, dan sungguh sangat mengerikan, " ujar Ming fen.


" Mana ada lagi dia ikuti koko, koko udah lapor ke pihak sekolah, dan pihak sekolah menegur dia dan memanggil orangtua nya, sejak saat itu, dia gak berani nguntit."


" Baguslah ko, dikasari gak boleh karena wanita ,tetapi seperti psikopat gitu seram juga, apalagi dia curiga koko suka Kei, lihat Kei aja matanya sangat tajam pandangannya."


" Kakek sudah mengurus nya, kalian juga kan bisa taekwondow dan judo, kalian gak main anggar lagi ?".


" Iya , udah lama juga gak main anggar, akong pengen main anggar ?, " tanya Kei .


" Ya Kei, uji nyali sama kamu dan Ming Hao."


Kei dan Ming Hao pun tertawa.


Ming Hao meraih jemari tangan Kei , tidak memperdulikan apapun, kemudian Kei pun duduk di samping Ming hao.


" Ceritanya nih, aku di depan ko ?, " tanya Ming fen.


" Ya dek....".


" Gini nih ujung ujungnya jika kokoku lagi nge halu, hati hati Kei, ada maksud tuh ko Ming Hao, ngebet mepet kamu terus."


Kakek dan lainnya pun tertawa sedangkan Kei wajahnya memerah.


🥰😍🤩😘🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2