
Da fu memandang beberapa foto milik Keiko, hati Da fu sangat merindukan sosok Kei, baru bertemu, namun dia semakin merindukannya. Dejak pertemuan di Korea, Da fu tidak bisa melarikan diri, Keiko memang orang yang paling utama dalam hidupnya, dan Keiko membuat dunianya kembali bewarna.
Keputus asaannya dalam hidup, dia arahkan ke hal positif, merasa sendirian saat itu, diapun bergabung ke kepolisian dan lebih khususnya karena dia berkemampuan lebih menjadi pasukan SWAT ,yang tidak sembarang orang bisa dipilih menjadi anggota.
Tentu saja sebagai anak satu satunya, Da du di tentang kedua orang tuanya. Mereka saat itu berdebat, entah sudah berapa banyak tangisan sang mami , karena pekerjaan Ds fu yang beresiko, dari penjinak bom, bisa berkemampuan IT, bisa mendeteksti segala hal, pasukan SWAT mempunyai intuisi yang tajam, mereka lebih dari polisi biasa. Mereka lebih ditempa, lebih siap urusan keamanan negara .
Bahkan misi rahasia negara juga mereka emban, dan sudah ada perjanjian buat hidup dan mati buat negara. Penghadilan mereka juga tidsk sedikit, selain itu akses dsn fasilitas mereka juga lebih dari polisi biasa karena memang negara memprioritas kan tugas penting mereka.
Komunikasi se arah sungguh sangat menyiksanya. Bahkan hanya jam tangan yang mereka gunakan buat berkomunikasi. Da fu bisa melihat kegiatan Kei dengan camera dan alat deteksi tersembunyi di dalam anting dan kalung.
Da fu sulit untuk tidur, hatinya sangat merindukan Kei. Dan Da fu memejamkan matanya. Ketika pagi datang, Da fu bergegas mandi dan berpenampilan rapi. Tentu saja di ledek teman temannya.Da fu memakai mobil nya , bergegas melaju ke kampus Keiko.Keiko sudah memberitahukan letak kampusnya dimana.
Da fu hanya menunggu di dalam mobil . Ketika Kei melintas, Da fu bisa melihat begitu cantiknya paras Kei. Wanita ramah, mudah tersenyum, pintar dan lemah lembut.
Da fu melihat Kei dan teman teman nya berinteraksi.Da fu pun mengirim pesan memberitahu warna mobil dan plat nya.
Kei bergegas dan mengetuk kaca mobil.
" Masuklah Kei, " ujar Da fu membuka pintu mobil.
Kei menagngguk.
Da fu memperbaiki kaca matanya, kemudian menyusuri jalan keluar dan tidak jauh dari sana ada sebuah cafe sudah buka .
Da fu memarkir mobil , memakai topi hitamnya dan kaca mata nya.Tampilan Da fu sangat rapi ,berkelas ,tampan, apalagi Da fu posturnya tinggi.
Da fu meraih tangan Keiko dan mengajaknya masuk ke dalam cafe.
Mereka duduk.
__ADS_1
" Penampilan kokk gak berubah sejak kecil, kalau bepergian rapi, modis, dan cool."
Da fu tersenyum.
" Koko gak bisa tidur Kei."
" Kenapa ko?".
" Memikirkan kamu terus, rasa bahagia bertemu denganmu lebih Kei."
" Gomballll".
" Serius Kei...".
Wajah Kei memerah.
" Kamu kurus Kei, dokter makanan sehatnya gini ya Kei ?".
Kei mengangguk.
" Kalau koko, siang baru makan lumayan banyak."
Kei tersenyum.
" Kei....., kapan ada waktu, koko mengunjungimu, apakah kamu mau menjadi pacar koko, koko ingin hubungan kita tidak hanya sebatas pertemanan dimasa kecil."
" Apa terlalu cepat koko mengajakmu pacaran Kei ?".
" Gak ko..., Kei juga selama ini merindukan koko, sungguh."
__ADS_1
" Kei menerima koko jadi pacar Kei, dsn jaga kesetiaan koko, koko itu milik Kei."
Da fu teringat, dulu Kei selalu mengatakan , dia milik Kei.
" Makasih Kei, makasih Kei ku....".
" Koko bertugas gak tentu ,bisa harian,bulanan dan tahunan, apa kamu gak kesepian Kei ?".
" Kesepian, bangetttt, namun penantian panjang Kei sudah Tuhan jawab ko, disini, koko berada dekat dengan Kei, itu hadiah terindah."
" Minggu depan ulang tahunmu kan Kei ?".
Kei mengangguk.
" Di dalam lemari kamar, pasword nya tanggal lahir kamu Kei, disana ada surprice ."
Kei mengangguk.
Ds fu mengusap puncak tangan Kei. Menyuapi Kei dengan salad sayur kesukaan Kei.
🥰😍🥰😍🥰😍😍
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1