
Siang itu, sang mami susah menelepon Kei. Sang mami memesan 2 tiket penerbangan, dan Kei pun terbang bersama nya.
Sesampai di tempat wisata teduh, sepi, dan sangat privasi, setelah siap makan dan mereka pun menikmati malam pekat,tanpa bintang.
" Kei...., apa kamu serius pacaran dengan Da fu ?", tanya sang mami.
" Ya mi.....".
" Mami tidak melarangmu nak,karena kamu yang menjalaninya kelak, namun mami wajib mengatakan padamu, Da fu sosok misterius , dan walaunkita mengenalnya sedari kecil, namun saat kita terpisah dengan nya,kita gak tahu nak, rentan waktu itu, membentuknya menjadi seperti apa, pertimbangkanlah nak, agar tidak ada penyesalan kelak ."
" Ingat Kei....., cinta memang dapat menahlukkan segalanya, namun seiring berjalannya waktu, cinta itu akan hilang.Banyak wanita mengalami nya nak, dan ibu salah satunya.Bukan kaeena ibu gak bahagia , makanya ibu nakut nakutimu nak, setiap orangtua memang wajib melepaskan anak,namun pertimbangan sebagai orangtua juga ada nak."
" Ya Mi....., Keiko tidak menyalahkan mami, mami selalu ingin yang terbaik bagi Kei."
Benar saja, dari jenjang penjajakan, pacaran , dan pengenalan, saling dekat sudah Kei dan Da fu lalui. Bahkan saat Da fu melamar Kei, Kei merasa yakin dan menerima lamaran itu. Bahkan Da fu berjanji pada mami Kei ,akan membahagiakan Kei dan selalu melindungi dan ada buat Kei.
Daming juga nampak tidak jauh berbeda dari Ming Hao. Daming yang sedari kecil menyukai Kei, sangat sedih saat mengetahui, Kei akan melabuhkan hatinya pada Da fu . Untuk soal perasaan , Daming tidak pernah mau mengalah pada Da fu . Namun namanya pilihan, Kei sedari dulu hanya menganggapnya teman,padahal Daming sangat berharap, mereka dekat, bahkan Daming rela berpindah tugas ke rumah sakit dimana Kei bekerja.
__ADS_1
Siang itu, acara lamaran resmi, dilakukan keluarga Da fu. Kedua orangtua Da fu, kakek dan neneknya ,beserta kerabat dekat. Dari pihak Kei, hadir Kakek, nenek, mami Ming hao dan papi nya.Daming, Ming Fen dan suaminya ,Ming anchi juga hadir.
Seserahan itu begitu mewah, wajar, Da fu putera tunggal dan sekaligus anak tunggal. Seperangkat berlian langka , berharga sangat mahal, Jam tangan, beraneka tas brended dan sepatu, lain seserahan dalam bentuk uang, apartemen dan villa.
Keiko sampai bengong melihat peberian keluarga Da fu. Semua atas nama Kei mereka berikan.
Sesudah acara lamaran, keluarga Kei menjamu keluarga Da fu untuk makan bersama.
" Kenapa seserahan nya sangat banyak Ko ?", bisik Keiko.
" Hmmmm......, papi dan mami sudah sepakat sedari dulu Kei, siapapun wanita yang aku pilih, mereka akan menyetujui, asalkan baik. Dan mereka sudah lama kenalin koko sama banyak perempuan, selalu koko tolak, selalu gak mau. Mereka terkejut saat koko bawa kamu, mereka sangat bahagia. Liat koko bahagia.
" Kuping Kei naik 5 cm ko, hehehehehe ".
Da fu tertawa.
Kei juga mendengar orang tuanya menanyakan seserahan yang begitu banyak buat Kei, terlihat papi Da fu menjelaskan niat baik mereka.Semua pun memahami dan mengangguk.
__ADS_1
Ming hao setidaknya lega, Kei di hargai, di berikan seserahan yang lumayan besar, semua atas namanya.Dan sungguh niat baik keluarga Da fu , Ming hao hargai .
Da fu sangat disiplin, tepat waktu. Dan sangat menomorsatukan Kei.
Bahkan Ming Fen, Ming Anchi pun akhirnya luluh, melihat perhatian Da fu pada Kei ,tiada duanya. Mereka hanya bisa mendoakan semoga rumah tangga Kei dan Da fu diberkati Tuhan.
Tidak ada papi Kei datang, karena Kei dan maminya tidak mau hidup mereka amburadul lagi, karena papi Kei bukan orang baik, ada saja yang mau dia ributkan. Ada saja mau dia hancurkan,tidak punya malu. Kakek dan nenek Ming hao juga pernah papi Kei peras, dengan pemberitahuan di kepolisian, kasus itu sangat alot selesai. Uang hanya itu di mata papi Kei.Bahkan pernah memeras gaji Kei, dan Ming hao mengambil tindakan keras.
Keluarga Ming sangat melindungi Kei dan maminya.
Terlihat saat acara ini, mereka juga banyak membantu mami Kei dalam banyak hal.
🥰😍🤩🥰😍🤩😛
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment