
Ke esokan harinya, Kei bingung menjawab Wa pesan otomatis yang menjawab Wa Kei.Dengan bahasa Korea.Kei buta bahasa Korea, dia pun bergegas mencari temannya yang bisa berbahasa Korea .Hasilnya nihil.
Kei tidak putus asa begitu saja, dia mencari di akun google penerjemah .Dan Kei pun kembali menelepon toko itu.
Sungguh sulit menembus telepon selalu sibuk.Dan via Wa , Kei mengatakan dia hanya bisa berbahasa Inggris, namun belum ada balasan.
Kei dan Ming Hao seperti biasa pergi kuliah, Mitha duluan pergi hari ini, karena malas bertengkar dengan Ming Hao.
Mitha sudah janjian dengan Kei, nanti siang mereka akan nongkrong dinperpus guna memecahkan soal cup cake.
Kei mencatat tugas dan materi anatomi tubuh, beberapa penjelasan dosen , sangat berguna ,apalagi dosen senior menjelaskan selalu kompleks.
Ketika semua mata pelajaran selesai, Keiko bergegas menuju perpustakaan. Namun langkahnya terhenti saat melihat Ming Hao sudah di lantai bawah menunggunya.
" Mau jalan sama Kei ?".
" Kei punya tugas dan mau ke perpus, koko balik aja duluan."
" Koko tunggu kamu aja Kei ."
" Gak...gak usah ko, ada Mitha, nanti koko dan dia cerdas cermat di perpus ,kita bisa di usir ," ujar Kei secerdik mungkin menghindari Ming Hao bersamanya.
Beberapa mahasiswi senior pun mendatangi Ming hao, menatap Kei dengan tajam.
Ming Hao meraih tangan Kei.
" Kalian jangan coba berani mendekati Kei, melakukan apapun pada Kei, karena kalian akan menghadapi aku."
Beberapa mahasiswi itupun terdiam.Ming hao membawa Kei sampai ke gedung perpustakaan.
__ADS_1
" Belajar yang bagus ya Kei."
" Ya Ko."
" Ci Ming Fen akan balik lusa, " ujar Kei.
" Kita akan jalan ya Kei, nginap di beberapa tempat wisata, kakek udah ijinkan, mamimu juga."
" Beres Ko, " ujar Keiko.
" Koko ada di lab, kalau butuh apa apa ,info aja ya Kei."
Kei mengangguk.
Baru satu langkah Kei menginjak kan kaki di ruang perpus, setelah keluar dari lift, tangannya sudah di tarik Mitha.
" Kei, gimana ,apa Wa kamu di balas ?".
" Kacau..., " ujar Mitha.
" Aku ada sahabat ,orang Korea, nih dia Kei, siapa tahu bisa bantu."
" Aira....".
" Keiko..".
" Toko ini baru buka 1tahunan, rame, pegawai gak banyak, jadi antri.Karena pesanan kue nya para sultan."
" Mesan kue nya akan di ladeni penerjemah gitu, khusus yang orderan luar negeri, minimal order beberapa box gedek, kalau model kita sulit mesan karena minimum ordernya ada," ujar Aira.
__ADS_1
" Kamu bisa me Wa toko ini Aira."
" Bisa, aku udah Wa , namun belum di balas."
" Lemot amat sistim penjualan nya yah, ribet."
" Karena toko ini home made, ,bukan industrian, ujar Aira.
Kei pun hanya bisa terduduk lesu.
" Namun Kei ,kamu bisa masuk ke pertemanan mereka , hanya yah baiknya kamu belajar bahasa Korea ,jadi semua lebih mudah."
" Bahasa Korea sungguh sulit aku pelajari, ujar Kei menunduk.Dulu pernah uji coba ,namun aku gak suka, jadi aku belajar bahasa lain."
" Kei, kamu tuh gigih banget nemuin orang yang berarti bagi kamu, aku yang deg degan Kei, kalau dia udah ada pacar, isteri. Kamu akan kecewa."
" Setidaknya kami bertemu, sama seperti ketemu dengan ko Daming."
" Ada Daming kamu lewatkan Kei...Kei...".
Kei memilih beberapa buku, mencari tugas nya, lalu mengajak Aira dan Mitha pulang.
Bagi Kei semua menemukan jalan buntu. Kei kembali belajar, mempersiapkan ujian tengah semester, dan sibuk di rumah sakit, juga di tim relawan kampus.
🥰😍🥰😍🥰😍😍🥰
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment