Suamiku Swat

Suamiku Swat
Pertemuan


__ADS_3

Keiko gak bisa memejamkan matanya, sangat menanti pertemuannya dengan Da fu dan Daming.


Dan ketika mobil berhenti di kota tempat mereka tuju, Keiko pun menikmati sekeliling kota. Keiko menyuruh supir ke rumah Da fu terlebih dahulu.Dan ketika sampai disana Keiko pun bergegas turun, namun rumah itu begitu sepi tidak terawat, seperti di tinggal penghuninya sejak lama.


Kei, Ming Hao dan lainnya memanggil manggil namun tidak ada satu orang pun keluar dari sana.


Kei pun menyeberang jalan, dan menanyakan ke sebuah warung.


" Nek.....,mau nanya ".


" Ya nak...".


" Keluarga Da fu apa tidak tinggal disini lagi ?".


" Sudah 3 tahunan tidak nak, mereka pindah."


" Pindah kemana ya nek ?".


" Nenek tidak tahu nak, sejak Da fu jatuh sakit, dan banyakan diam, dia berobat di luar negeri, kemudian mereka tidak kembali ke kota ini lagi."


" Da...Da fu sakit nek? sakit apa ya nek ?".


" Da fu kehilangan sahabatnya, oindah entah kemana ,dari situ awalnya, Da fu pemurung, malas makan dan lebih sering menangis dan marah. "


" Da ming ?".


" Da ming juga sama ,menjadi pemurung, kemudian mereka sering bertengkar sampai tinju meninju, sampai gak biss di lerai dan saling melukai. "


" Daming masih di rumahnya nek ?".


" Masih, dia tinggal bersama tetangga ,karena kakek nya baru 2 minggu lalu meninggal."

__ADS_1


Keiko menghapus air matanya, kemudian menyusuri jalan menuju rumah Daming, di temani lainnya.


Disana , Kei melihat Daming sedang menanam beraneka macam sayur.


Kei pun berlari dan jongkok dinhsdapan Daming.


Tentu saja ,bibit di tabgan daming jatuh ke tanah.


" Kai...,jerit Daming dengan suara lantang".


Kei memberi aba aba di tangannya. Agar Daming mengecilkan suaranya.


" Apa kabarmu teman ?".


" Kamu kemana aja Kei, aku merindukanmu,pergi gak bilang."


" Maaf Daming, mami menghendaki ini semua,agar terhindar dari papi, kami memulai lembar kehidupan yang baru, di negara lain, di kota lainm"


"Dan kamu tidak pernah ada Keiko."


" Maaf ko Da ming, maaf."


" Da fu.....?".


" Sejak kamu pergi, Da fu menjadi pemurung, mudsh marah, tidak mau makan, jadi kurus dan sering melamun. Aku dan dia sampai bertengkar, saling tinju meninju, saling menyalahkan kenapa kamu bisa pergi."


" Kalian kenapa sampai begitu Ko Daming ?".


" Rasa putus asa, papi da fu mencari kalian ,namun nihil hasilnya, kalian bagai raib di telan bumi.Dan aku kehilangan kakek Kei, tepatnya 2minggu lalu, setelah kakek lama sakit "


Keiko memeluk erat Daming.

__ADS_1


" Bagaimana sekolah ko Daming ?".


" Aku akan melanjutkan sekolah ke kota Kei, tanah ini akan di kelola paman, paman kehilangan anak nya satu satunya, dan dia sangat baik padaku. Menganggapku anak."


" Baguslah ko, koko menjadi ada keluarga."


" Bibi ,isteri paman juga baik, mereka mendengar kakek sakit ,langsung pulang, setelah melihat aku, mereka pun berjanji pada kakek ,buat menjaga ,merawat aku, mereka sangat sedih kehilangan anak."


Keiko mengangguk.


" Apa kabarmu Kei ?".


" Baik Daming.Aku juga kesini tanpa sepengetahuan mami.Kenalkan ini Ming hao, ming Fen , Ming Anchi.Dan ini akong Ming ,saudaranya nenek ming."


Daming pun menyalami mereka semua.


" Kamu punya handphone Daming ?".


" Ya Kei, bibi membelikan aku handphone, jika aku perlu menghubungi mereka."


" Add nomor aku yah, ini Wa aku."


Daming pun men save nomor Keiko.


🥰😍🥰😍😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2