
Sesudah makan, Kei dan Da fu masih di parkiran. Da fu bolak balik mengusap wajah Kei. Tentu saja manja Kei kumat, menyandarkan kepalanya ke lengan Da fu. Dan dengan gerak refleks , Da fu memutar tubuh Kei , perlahan menyusuri wajah Kei dengan bibirnya, perlahan mencium Kei dengan penuh perasaan. Kei dan Da fu saling bertautan, saling belajar .
" Jujur Kei, hanya kamu yang mendapatkan First kiss dari koko."
" Gombal....".
Kei tersenyum.
" Kei juga ko ".
" Masih banyak waktu buat kita belajar tentang ciuman mematikan Kei...".
Keiko tertawa dengan wajahnya memerah.
" Untung Kei pakai lipstik tahan air dan tahan ciuman ko, kalau gak disini, bakal banyak noda lipstik, " ujar Kei menyusuri dengan telunjuk tangannya.
Kembali Da du meraih tengkuk Kei ,kembali ******* Kei lebih dalam sampai nafas mereka ter engah engah ketika saling melepaskan.
" Ini rapel ya yaaang, karena koko akan berangkat."
Kei mengangguk.
" Bagus bagus kuliah, dan jaga hati buat koko ya Kei".
Kei mengangguk.
" Apa gak mau ketemuan sama Daming ko ?".
" Kalau ada waktu ,koko pasti bertemu.Jaga diri ya sayaaang.".
Kei kembali mengangguk.
" Sudah mau masuk kan Kei, jangan sampai telat."
__ADS_1
Kei mengangguk, refleks memeluk Da fu dengan erat dan kuat. Da fu juga megusap punggung Kei , mengecup puncak kepala Kei.
" Koko antar ke kampus ya ."
Kei mengangguk.
Kei menyisir rambutnya , memperbaiki penampilan nya.
Da fu tersenyum.
" Kalung, anting jangan lepas ya Kei."
Kei mengangguk.
Da fu pun melajukan mobilnya. Keyika berada di depan pintu masuk fakultas kedokteran, Kei pun membuka pintu dan keluar. Kei melambaikan tangannya, Ds fu mengangguk dan keluar dari area kampus melaju keluar dari kampus ke jalan raya.
" Kei , siapa tuh cowok, cakep banget, keeen ,pakai kaca mata lagi, kenalkan dong Kei....".
" Dia siapa Kei..., Kei....cerita.....".
Kei hanya senyum dan membuat gerakan menutup mulut.
Kei memasuki kelas dan megikuti pelajaran. Beberapa dokter berusaha mendekati Kei, menanyakan apa aja pada Kei. Mereka berusaha mendekati Kei, namun Kei tidak menanggapi.
Da fu melajukan mobilnya , kembali ke apartemen dan mengganti dengan motor sport nya.
" Semangat banget kapten...".
Da fu tersenyum sangat bahagia.
" Latihan fisik, bersiap , "ujar Da fu mengarahkan bawahannya .
Da fu berlari bersama para pasukan ,kekudian latihan fisik beragam.
__ADS_1
" Semangat banget kapten, amunisi nihhh ye...dapat amunisi ," ujar Robien ngeledek Da fu .
" Kapan kakak iparnya dibawa main ke tempat ini kapten, seperti para pacar dan isteri kami kaoten."
Da fu hanya tersenyum Begitu banyak waktunya terbuang sia sia sejak perpisahan mereka, Da fu dalam dunia sepi tanpa bercahaya. Saat ini beda ,dia sudah menjadi kebahagiaan Da du, yah Kei sosok kebahagiaan itu.
Da fu dan para pasukan lainnya beristirahat. Mereka besiul saat ada pacar teman mereka datang.
Da fu sangat membayangkan Keiko datang mengunjunginya.Pasti kecantikan Kei, membuat anggotanya mengakui nya pandai milih pacar.
Suitan dan gangguan pun merkumandang menyambut pacar teman mereka.
" Dengar kabar, mereka dijodohkan dan akan menikah."
" Kita bakalan makan besar ".
Mereka pun mengangguk.
" Bersiap..., " ujar Da fu dengan suara baritonnya.
Para pasukan pun bersiap mendengar aba aba sang kapten.
Da fu hanya tersenyum di salah satu sisi, kemudian mereka pun mandi dan sudah tentu siang itu seperti biasa , suara hiruk pikuk dimana mana , anggota SWAT sangat jarang perempuan dan Da fu selalu dikejar para wanita SWAT. Ada selevel Kapten sepertinya dan juga ada SWAT yang baru masuk.
Seperti biasa Da fu stay cool, tidak ada wanita manapun berani mendekatinya.
Sehingga teman temannya tertawa melihat aksi para wanita.
🥰😍🤩🥰😍🤩😍🤩
Jangan Lupa
Like yang banyak, agar semangat author nyari ide dan update🤭.
__ADS_1