Suamiku Swat

Suamiku Swat
Bersama mu


__ADS_3

Sudah sebulan berlalu, tidak ada kabar dari Da fu, dia pergi begitu saja tidak menyisahkan apapun.


Kei sering menanti nya, namun harapan kosong.


" Kamu masih menantikan nya Kei ?," tanya Mitha.


" Yup, entah kenapa aku merindukannya Mith ".


" Memang kamu aneh Kei, Ming hao bertugas ke luar kota, selama 3 bulan, kamu gak rindukan, Da fu hanya datang satu hari, kamu begitu merindukan nya, kamu salah makan obat Kei," ledek Mitha.


" Entahlah Mith ...".


" Aku ke kampus dulu yahhhh".


" Ya Kei, baik baik belajarnya ,biar cepet selesai nya."


" Baik mak....., " ujar Kei tertawa.


Kei berjalan seperti biasanya, kemudian ketika di pengkolan perempatan jalan , Kei memesan secangkir kopi .Kei terkejut saat melihat ke arah pengunjung, yah dia Da fu, penampilannya elegan dan berkelas , dia duduk bersama seorang wanita, sangat cantik. Kei hanya bengong. Sampai sang kasir memberitahukan sejumlah uang, Kei pun membayarnya.


Kei pun meninggalkan cafe coffee tersebut.Perasaan Kei bercampur aduk.


Tatapan sedih Kei masih menghiasi wajahnya.


Kei mendengar apa yang di teangkan dosen pada setiap mata kuliahnya, bergiat belajar, karena akan mengikuti ujian .


Kei kembali ke rumah, membawa beraneka buah,sayur daging, udang dan ikan, kemudian memasak semangkuk mie.


Sambil makan , Kei menonton beberapa berita. Berita tentang pembunuhan pemilik diskotik, pembunuhan seorang pengusaha, berita kejahatan tidak pernah ada habisnya.


Kei meraih kunci mobil, sejak Ming hao bertugas di luar kota, Kei lebih menggunakan mobil, mempermudahnya bekerja di rumah sakit.


Kei duduk di ruangannnya ,setelah beberapa pasien di tanganinya. Penanggung jawab koasnya , seorang dokter pria yang cukup killer.


Kei hampir tertidur dan sangat terkejut saat sebuah tangan menopang wajahnya di bagian samping.Kei tertidur di kursi tunggu pasien.

__ADS_1


Kedua mata Kei menatap mata seseorang yang selalu dia mimpikan.Ahhh...aku berlimpi kali, dalam hati Kei.Kei kembali memejamkan matanya.


Namun tangan itu selalu menyanggah wajahnya, Kei perlahan membuka kembali kedua matanya.


Sosok itu meraih wajah Kei dengan kedua tangannya.Perlahan ******* bibir ranum Kei , Kei terbengong melihat aksi Da fu.


Lama Da fu mencium Kei, dan Kei pun perlahan membalas nya.Namun Kei tersadar , ini di rumah sakit, Star tersadar dan menjaga jarak dengan Da fu.


" Aku tidak bisa ,mejauhi kamu Kei."


" Aku sangat bahagia menemukanmu," ujar Da fu membelai rambut Kei dengan lembut.


" Kamu kemana saja ko, hilang dan timbul."


" Aku bekerja Kei, banyak hal aku gak bisa cerita ke kamu."


" Kamu kekurangan uang Ko ?, "


" Ini di dalam Atm ada isinya, gak banyak tetapi bisa bantu koko".


" Ini Atm, pin tanggal ulang tahun kamu, gaji koko, peganglah."


" Gak ko..., gak."


" Kamu menteri keuangan."


Kei tertawa terkikik. Dulu, sewaktu mereka kecil, memang Kei selalu kasir buat Da fu. Uang Ds fu, Kei selalu pegang, mereka jajan memakai uang itu.


" Koko gak terluka kan ?".


" Gak Kei, maaf aku hanya merepotkan kamu,setiap terluka ngerepotin kamu, aku mau jaitan di tubuku ,jaitan karya kamu."


" Kalau boleh tahu, kerja koko apa ?".


" Menurutmu ?".

__ADS_1


" Kalau koko polisi, pakaian koko gak pakaian kepolisian, kalau dibilang tentara, pakaian koko dan rambut gak begitu.Kokomsih tegap, kokoh gak tahu kenapa koko sering luka."


" Kamu takut sama koko Kei ?".


" Sedikit...," ujar Kei berterus terang.


" Jangan takut," ujar Da fu meraih tubuh Kei, dan memeluk dengan erat.


Detak jantung Da fu dan Kei saling berpacu.


" Koko sudah makan ?".


Da fu menggeleng.


" Makan dulu yukkkk".


Da fu mengangguk.


Perlahan Da fu makan, sambil menatap Kei.Dia sangat merindukan susasana bersama Kei .


" Sejak kamu pergi, hidupku sangat berubah Kei, bahkan aku terus berada di depan rumahmu, sampai aku sakit, tidak sadarkan diri."


" Maaf, nenek Ming meninggal, kakek Ming mengajak mami pindah, sesuai dengan permintaan nenek Ming. Kehidupan Kei berubah Ko, mami bekerja, punya rumah, dan tinggal lebih nyaman dan tenang."


" Yah Kei, namun kenapa gak pamitan ?".


" Mami melarang, takut ketahuan papi."


Da fu mengangguk.


🥰😍🤩🥰😍🤩🥰😋


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote.Koment


__ADS_2