
Da fu memeluk Kei, Kei sangat terkejut, begitu buka pintu ,langsung sebuah sosok memeluknya, sudah pasti syok. Sore ini, Kei di tugaskan Dokter David menangani Da fu. karena dokter David berhalangan. Dia mengikuti seminar sedari siang sampai beberapa hari kedepan.Sebagai mahasiswa magang , Kei selalu extra buat mencari nilai dan pengalaman.Mau gak mau ,gak bisa menghindar.
Kei menatap tajam Da fu.
" Marilah kita berjuang bersama Kei."
" Bukankah selama ini aku yang berjuang sendiri Da fu !".
" Baiklah , sekarang aku yang berjuang ,kembali meraih .
" Maaf Kei.....".
" Kamu pasien dokter David paling nakal.Dia mengakuinya."
" Yah Kei...".
" Awas kalau kamu kelayapan,duduk di taman mondar mandir, lain ngecek saya bertugas dimana. Kamu gak tahu, polisi mengawasimu, ibarat buron aja, atau memang kamu buronan."
" Apa kamu begitu yakin aku buronan Kei ? Aku tuh hanya bucin sama kamu Kei."
" Jangan nge halu, soal bucin . Hallo....kamu aja kali. Aku kan udah bilang ,kita putus aja."
" Itu kan kamu yang bilang, bukan aku yang bilang," ujar Da fu tersenyum.
" Gak usah tebar senyuman mu Da fu, kamu tuh datang mirip gelandangan, kumal, brewokan, hiduplah sesukamu, jangan seret aku dalam duniamu yang aneh bin ajaib."
" Kamu iklas ngatakan begitu sayaaaang ?".
" Sayaaaang, palamu sayang. Stop panggil sayang, saya ini dokter anda ."
" Jangan galak galak sayanggg".
" Stop....., " ujar Keiko dengan gemes menyubit tangan Da fu .
__ADS_1
" Sakit Kei....".
" Biarin, artinya jangan ganggu orang, kalau gak mau di ganggu."
" Kamu jutek juga ya Kei ...".
" Jutek kalau di permainkan orang, emang enak jadi bahan permainan kamu."
" Aku gak ada permainkan kamu Kei, tulus."
" Stop..., saya masih banyak pekerjaan. Berbaring , saya mau cek suhu kamu."
Kei pun mengecek suhu Da fu. Sesekali tangan Da fu mendekap Kei dari belakang, namun kembali Kei mencubit nya.
" Perih Kei....".
" Manusia normal."
" Besok kamu sudah boleh keluar ".
" Istirahat tuh, di apartemen,bukan di rumah sakit, tempat tidur ini , juga banyak yang ngantri, banyak yang mau di obati.Kamu memang super egois."
" Aku disini karena aku mau sama kamu Kei, mau ketemu sama kamu terus."
" Aku yang gak mau ketemu sama kamu, ennnek banget."
" Apa gak kangen Kei ?".
" Enggak."
" Jangan munafik Kei."
" Gak munafik, aku gak mau lagi, ada urusan sama kamu."
__ADS_1
" Kamu masih marah sama aku ya Kei ".
" Gak....".
" Beneran kamu mau pisah sama aku Kei ?".
" Beneran....".
" Bukankah hilang satu, tumbuh seribu."
" Jangan Kei....".
" Jangan tega gitu ya yaaaang, selepas tugas ini, aku bebas tugas. Kita bisa jalani hidup kita, aku sudah dapat bekerja di bagian manajemen rumah sakit ini."
" A...apa kamu bilang ?".
" Kita akan sering bertemu, aku bekerja di sisi kamu ".
Kei membeku.
" Aku tahu Kei, aku banyak buat salah, dan mulai saat ini, kamu bisa menilai ketulusan aku.Kita jagan pisah yahhhhh".
" Manisnya kata katamu, gak mempan lagi buat memperdayai ku," ujar Kei mencatat angka dan membuat diagnosa kedokteran di selembar kertas yang ada di bagian meja."
" Aku nekad mencintainya sedalam lautan , padahal aku tidak bisa berenang.Dan sebenarnya akhirnya akupun tenggelam. Padahal sebelum tenggelam pun sudah tau aja sebetulnya...tapi.....??? , rasa itu susah di kendalikan, tenggelam dengan tumpukan rasa sakit 😩, ujar Keiko dalam hatinya.
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment