Suamiku Swat

Suamiku Swat
Di Tembak


__ADS_3

Keiko terkesima saat memasuki pintu gerbang ,seorang cowok pendiam, selalu melihat ke arah Kei, dan berani memberikan pagi ini buket mawar begitu gedek, sehingga Kei di perhatikan banyak murid lain.


Kei sangat gugup, gak tahu harus bagaimana agar penolakan nya tidak melukai hati sang cowok yang udah berani mengungkapkan perasaan nya.


Kei meraih tangan sang cowok, namanya Devon.


" Ikut aku yah."


Devon mengangguk.


Kei bersyukur, membawa mobilnya pagi ini.


Membawa Devon ke parkiran.


" Makasih bunganya ".


" Aku menyukaimu Keiko."


" Makasih perasaan sukanya, "ujar Keiko menunduk.


" Apa kamu mau jadi pacar aku ?".


" Maaf Devon, aku ...aslinya rapuh, aku punya trust Issues tinggi banget, apalagi pada Pria. Aku belum bisa lepas dari semua itu, dan aku minta maaf, tidak bisa menerima kamu. Latar belakang papiku membuat aku tidak percaya pada sebuah hubungan. Maaf....," ujar Keiko menunduk , air mata Kei mengalir tanpa bisa dia bendung.


" Makasih Kei...., kamu perempuan yang baik, tidak mau mempermalukan aku di depan umum, kamu jaga in aku, harga diriku. Kamu memang wanita baik, bertapa beruntungnya pria memilikimu Kei, dan aku akan berjuang mendapatkan kamu. Kamu harus ingat, aku menyukaimu bukan hitungan bulan, tahunan Kei. Sejak kamu masuk SMA, dan aku baru pindah ke sekolah ini."


" Aku yangbpendiam, kutu buku, bisa tertawa mendengar canda tawamu dengan teman teman sekolah, aku yang kaku, berusaha dekatin kamu seperti orang bodoh, dan kamu memang baik, saat airku jatuh di kantin, kamu langsung beli, tidak menertawakanku, saat jatuh bukuku, kamu memberinya ke tanganku. Kamu sangat baik."


" Sama siapaoun aku melakukan itu Dion, bukan sama kamu aja, karena aku diajarkan buat menolong tanpa membeda bedakan siapapun."


" Aku tahu Kei, kamu sangat baik."

__ADS_1


" Aku masih banyak kekurangan Devon, aku masih banyak perlu belajar."


" Selamat ya Kei, kamu akan berangkat ke Canada."


" Makasih Devon, kamu juga sukses yah...".


Devon mengangguk.


" Bunganya terima ya Kei, bukan maksud apa apa, aku belinya buat kamu dan mamiku, aku melihat sosokmu, jadi merindukan mamiku."


" Mamimu kemana Devon ?".


" Mamiku baru meninggal 1 minggu yang lalu karena kanker. Bahkan video kamu begitu ceria aku tunjukkan sama mamiku, dia sangat bahagia melihat aku bisa menyukaimu, kata mamiku kamu cantik ."


Kei langsung refleks memeluk Devon.


" Kita sama Dev ,kamu malah lebih beruntung masih punya papi dan aku masih beruntung mempunyai mami."


" Kita dahabat ya Devon."


Keiko meraih handphone Devon dan men save nomornya di handphone Devon.


" Kamu wajib sukses ya Devon."


Devon tersenyum dan mengangguk.


Kei memasukkan buket bunga ke dalam mobilnya.


" Aku duluan balik ke kelas ya."


Devon mengangguk.Keipin bergegas kembali, untung saja bel sekelah baru berbunyi.

__ADS_1


Banyak siswa yang memandang Kei, namun Kei tidak peduli, bahkan ada yang kepo menanyakan apa Kei menerima Devon atau tidak. Kei hanya berlalu.


Kelas sudah heboh dengan rencana perpisahan, dan yang yang di kumpulkan selama 3 tahunan, membuat mereka bisa liburan ke Luar Negeri.


Kelas.mereka sesaru dulu kompak. Mereka pun sangat bahagia akan gerbang ke Korea.


Semua sudah di atur guru beserta beberapa murid.


Baju bahkan sudah selesai mereka sablon.


" Gimana ,kamu di taksir sama cowok.cool, pintar banget Kei."


" Gak gimana gimana juga Mith."


" Kamu tolak ?".


" Ya , aku belum kepikiran pacaran."


" Hmmm.... Kamu gak mau mencoba dekat sama Devon atau lainnya ?".


" Aku hanya ingin mencari pria masa kecilku, aku hanya menyukainya."


" Hidup dalam negeri dongeng kamu Kei, sudah terpisah bertahun tahun, dia dimana kamu dimana ".


Kei hanya tersenyum menanggapi kata kata Mitha.Kata kata Mitha memang ada benarnya.Kei menghembuskan nafasnya dengan berat.


🥰😍🤩🥲😍🤩😋🤒🤒


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2